Kultum Aparatur 04: “Wewenang dan Batas Moral”

lintaspriangan.com, KULTUR. Suatu hari, seorang petugas zakat datang menghadap Rasulullah ﷺ setelah menyelesaikan tugasnya. Ia membawa harta yang telah dikumpulkan dari masyarakat. Namun ketika menyerahkan hasilnya, ia berkata, “Ini untuk Anda (negara), dan ini dihadiahkan untuk saya.”

Sekilas, kalimat itu terdengar biasa. Hadiah, bukankah sesuatu yang wajar?

Namun wajah Rasulullah ﷺ berubah. Beliau naik ke mimbar dan bersabda dengan nada tegas, mengingatkan bahwa siapa pun yang diberi amanah tugas oleh negara tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan haknya. Jika memang itu hadiah, mengapa tidak diberikan ketika ia tidak menjabat?

- Advertisement -

Teguran itu jelas: jabatan tidak boleh menjadi pintu keuntungan pribadi.

Dalam riwayat shahih disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Mengapa seseorang yang kami tugaskan berkata: ‘Ini untuk kalian dan ini dihadiahkan untukku’? Mengapa ia tidak duduk saja di rumah ayah atau ibunya, lalu melihat apakah hadiah itu akan datang kepadanya atau tidak?”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Kisah ini menjadi standar etika publik dalam Islam: kekuasaan adalah amanah, bukan fasilitas.


Larangan Mengkhianati Amanah

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Yā ayyuhalladzīna āmanū lā takhūnullāha war-rasūla wa takhūnū amānātikum wa antum ta‘lamūn
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”
(QS. Al-Anfal: 27)

Dalam tafsir para ulama, ayat ini mencakup segala bentuk pengkhianatan: penyalahgunaan jabatan, manipulasi kewenangan, hingga pengambilan hak publik secara tidak sah.

Ramadhan hadir sebagai pengingat bahwa pengkhianatan bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi juga pelanggaran spiritual. Ia merusak hubungan dengan manusia sekaligus dengan Allah.


Etika ASN: Kekuasaan sebagai Alat Pengabdian

Dalam sistem pemerintahan modern, kewenangan diberikan untuk melayani. Jabatan adalah sarana menjalankan amanat konstitusi dan kepentingan publik.

Namun tanpa kendali nilai, kewenangan bisa berubah menjadi alat kepentingan pribadi.

Etika ASN bukan hanya soal mengikuti aturan tertulis, tetapi menjaga batas moral dalam setiap keputusan. Kadang yang membedakan antara pelayanan dan penyalahgunaan hanyalah niat dan integritas.

Ramadhan mengajarkan pengendalian diri. Ia melatih kita untuk menahan yang halal sekalipun demi ketaatan. Jika yang halal saja bisa kita tahan demi Allah, apalagi yang jelas bukan hak kita.


Pencegahan Penyalahgunaan Kekuasaan: Nilai Kebangsaan

Bangsa yang kuat adalah bangsa yang aparatur negaranya menjaga batas moral.

Penyalahgunaan kekuasaan bukan hanya masalah individu, tetapi ancaman bagi kepercayaan publik. Ketika rakyat melihat jabatan dipakai untuk keuntungan pribadi, rasa percaya terkikis. Ketika etika ditegakkan, legitimasi negara menguat.

Pencegahan penyalahgunaan kekuasaan dimulai dari kesadaran pribadi. Regulasi penting. Pengawasan perlu. Namun fondasi terkuat tetaplah karakter.

Etika publik bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan komitmen moral menjaga amanah rakyat.


Refleksi Hari Keempat

Ramadhan hari keempat mengajak kita bertanya:

Apakah kewenangan yang kita miliki telah digunakan sepenuhnya untuk pengabdian?
Apakah ada celah kecil yang kita anggap wajar padahal melanggar nilai?
Apakah batas moral kita tetap kokoh ketika peluang terbuka?

Karena kekuasaan sejatinya bukan ukuran kehormatan.
Yang membuatnya mulia adalah bagaimana ia dijaga dalam batas nilai.

Ramadhan mengingatkan: wewenang adalah amanah. Tanpa etika, ia melahirkan kerusakan. Dengan tanggung jawab, ia menjadi jalan pengabdian.

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer