Viral! Video Diduga dari Karyawan Endang Juta untuk Dedi Mulyadi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penangkapan pengusaha tambang Galunggung, Endang Juta, terus memicu reaksi lanjutan di lapangan. Sejak diamankan aparat kepolisian di area pertambangan pada beberapa waktu lalu, topik penangkapan Endang Juta jadi trending di pencarian Google. Dalam laporan yang beredar, penertiban itu dilakukan setelah pemerintah menyatakan aktivitas penambangan dinilai melanggar aturan yang berlaku.

Sebelum ditangkap, Endang Juta sempat menyampaikan pesan bahwa penutupan tambang dan proses hukum yang menjeratnya akan berdampak langsung kepada para pekerja yang menggantungkan hidup di sana. Ia menyebut ada sekitar 500 orang yang selama ini bekerja di tambang Galunggung. Endang mengaku khawatir mereka akan kehilangan mata pencaharian jika operasional pertambangan benar-benar berhenti total. Sepertinya, kekhawatiran itu kini mulai mengemuka.


Video 38 Detik Ramai di TikTok

Dua hari lalu, sebuah video berdurasi 38 detik menyedot perhatian warganet di TikTok, khususnya yang berasal dari Tasikmalaya. Video tersebut diposting oleh akun Edi Ipin, menampilkan aktivitas penambangan pasir sebagaimana lazim terlihat di lokasi tambang Galunggung. Namun yang membuat video ini mencuri perhatian bukan gambarnya, melainkan tulisan besar yang menimpa videonya.

- Advertisement -

Tulisan itu berbunyi:
“geura buka ded gunungna. ja geus kalaparan yeuh rakyat maneh.. coba ded ngerti saeutik mah ded 😭😭😭”

Jika diterjemahkan bebas, pesan itu kurang lebih berarti: “Cepat buka (lagi) gunungnya, Ded. Rakyatmu sudah kelaparan. Coba sedikit mengerti, Ded.”

Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi. Kata “Ded” diduga merujuk pada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang sejak lama dikenal menolak aktivitas tambang di kawasan Galunggung. Pesan bernada keluhan itu memperkuat dugaan bahwa video tersebut diduga dibuat oleh salah satu pekerja tambang Endang Juta yang mulai merasakan dampak penutupan operasional.

Hingga berita ini ditulis, Sabtu (01/11/2025), meski baru dua hari tayang, video itu sudah diserbu lebih dari 2.000 komentar dan meraih 1.000 like, angka yang terus bertambah dari menit ke menit.


Ribuan Komentar

Respons warganet terlihat beragam. Ada yang menanggapi dengan nada humor, ada pula yang serius menyoroti kondisi ekonomi warga dan faktor lingkungan di sekitar Galunggung.

Beberapa komentar yang mencuat antara lain:

  • “atuh bisi kalaparan mah Kadie we Aya sangu Sesa kamari iye,” tulis akun hyyvikz🇾🇪 dengan nada bercanda. (Kalau kepalaran, di sini ada nasi –Ind)
  • “tutup ketang pak.. kamari ge banjir gede,” komentar Teteh Konter menyinggung persoalan banjir yang belakangan terjadi. (Tutup saja, Pak. Kemarin juga banjir besar –Ind)
  • “dagang cilok boh mie rebus.. jeng kopi. sabari goreng pisangna.. eta halal moal d caram ku KDM ge,” tulis akun moci&niko, menyarankan alternatif mata pencaharian. (Dagang cilok, mie rebus dan kopi, serta goreng pisan. Halal itu, tidak akan dilarang KDM –Ind)

Ribuan komentar warganet ini menunjukkan betapa penutupan tambang Galunggung bukan hanya soal hukum, tetapi soal kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta persoalan ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut. Video viral ini menjadi potret baru bagaimana dampak penangkapan Endang Juta dan penutupan tambang Galunggung kini dirasakan secara nyata oleh para pekerjanya.

Perkembangan isu ini diperkirakan masih akan terus bergulir, terutama mengingat besarnya jumlah pekerja yang terdampak serta derasnya arus opini di media sosial. (GPS)


Video diduga dari karyawan Endang Juta dapati ditonton pada link di bawah ini:

“TONTON VIDEO”

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer