Datang untuk Tabayun Soal Ilmu Laduni, Pimpinan Pesantren di Sukabumi Mengaku Dikeroyok

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Seorang pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Sukabumi mengaku menjadi korban pengeroyokan saat mendatangi sebuah padepokan di Kecamatan Ciracap. Kedatangannya semula bertujuan melakukan tabayun sekaligus mempertanyakan klaim keilmuan spiritual yang kerap ditampilkan melalui media sosial.

Pimpinan Pondok Pesantren Asakandary, Iskandar Abdul Jabar (28), menyatakan telah melaporkan dugaan kekerasan tersebut kepada kepolisian setelah insiden yang disebutnya terjadi pada Rabu sore (21/10/2026).

Peristiwa itu mencuat setelah video dugaan keributan di Padepokan Perguruan Al Baathin Al Waliyy Indonesia Cabang Sukabumi, kawasan Kampung Ciheas, Kecamatan Ciracap, beredar di media sosial.

- Advertisement -

Iskandar datang bersama seorang rekannya untuk meminta penjelasan mengenai klaim keilmuan yang disebut sebagai Ilmu Laduni Karomah.

Namun, pertemuan tersebut menurut pengakuannya justru berujung pada tindakan kekerasan.

Berawal dari Keinginan Menguji Klaim Ilmu Laduni

Iskandar menjelaskan, kedatangannya dilatarbelakangi rasa penasaran terhadap sejumlah unggahan padepokan yang menampilkan klaim kemampuan spiritual.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pertunjukan kekebalan tubuh dan kemampuan membentuk awan menyerupai sosok tertentu.

Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren, Iskandar ingin memperoleh penjelasan langsung mengenai dasar dan praktik keilmuan tersebut.

Menurut pandangannya, ilmu laduni berkaitan dengan pengetahuan yang dianugerahkan Allah SWT kepada seseorang. Karena itu, ia merasa perlu mempertanyakan klaim yang disampaikan secara terbuka melalui media sosial.

Iskandar menyebut niat awal kedatangannya adalah berdiskusi secara baik-baik dan melakukan tabayun, bukan mencari keributan.

Akan tetapi, ia menilai pihak padepokan tidak memberikan respons sebagaimana yang diharapkannya.

Mengaku Dipukul hingga Mengalami Luka

Dalam keterangannya, Iskandar mengaku mendapat pukulan pertama pada bagian rahang dari seseorang yang disebut sebagai pimpinan padepokan, Tabib Jalil.

Setelah pukulan tersebut, Iskandar mengaku sempat berdiri dan berusaha menjelaskan kembali maksud kedatangannya.

Namun, sebelum penjelasannya selesai, ia menyebut sejumlah orang lain kembali melakukan pemukulan.

Iskandar mengaku mengalami pengeroyokan dalam kejadian yang berlangsung singkat tersebut. Ia akhirnya berhasil meninggalkan lokasi dan menyebut mengalami luka gores pada bagian tangan.

Keterangan mengenai siapa saja yang terlibat, urutan kejadian, serta bentuk kekerasan yang terjadi masih memerlukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Kasus Dilaporkan ke Polsek Ciracap

Setelah kejadian, Iskandar memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pengeroyokan kepada Polsek Ciracap.

Langkah itu, menurutnya, dilakukan agar persoalan dapat diselesaikan melalui proses hukum dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Iskandar juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan munculnya reaksi dari jaringan santri maupun organisasi yang diikutinya apabila persoalan tersebut tidak segera ditangani.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian, membenarkan adanya laporan resmi terkait insiden tersebut. Dan selanjutnya Pihak kepolisian segera mengambil langkah untuk meredam situasi setelah kejadian.

Polisi juga mengimbau semua pihak menyikapi persoalan secara bijak dan tidak menyebarkan pernyataan provokatif melalui media sosial.

Keterangan Pihak Padepokan Masih Diperlukan

Dugaan kekerasan yang dilaporkan Iskandar menjadi perhatian karena berawal dari perbedaan pandangan mengenai klaim keilmuan spiritual.

Namun, perbedaan pendapat maupun upaya mempertanyakan suatu klaim tidak dapat dijadikan dasar untuk membenarkan tindakan kekerasan.

Di sisi lain, keterangan dari pimpinan dan pihak padepokan tetap diperlukan untuk mengetahui versi kejadian secara utuh, termasuk bagaimana pertemuan berlangsung hingga muncul dugaan keributan.

Hingga informasi yang tersedia dalam pemberitaan tersebut, belum terdapat keterangan langsung dari pihak padepokan mengenai tuduhan yang disampaikan Iskandar.

Proses hukum diharapkan dapat memperjelas kronologi, pihak-pihak yang terlibat, dan ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

Kasus dugaan pengeroyokan di padepokan Sukabumi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menyelesaikan perbedaan pandangan melalui dialog dan mekanisme hukum, tanpa tindakan kekerasan.

(HS)

Abiba Booster
Produk

Abiba Booster

Abiba Booster – Bikin Website WordPress Lebih Ringan, Cepat, dan Hemat Penyimpanan! Hosting cepat penuh? Website terasa berat?…

Rp119.000Beli Sekarang
Abiba SEO
Produk Digital

Abiba SEO

Abiba SEO – Optimalkan Website WordPress agar Lebih Siap Bersaing di Google! Ingin website dan artikel lebih mudah…

Rp199.000Beli Sekarang
Kost Pria
Properti

Kost Pria

Kota Tasikmalaya, Jawa Barat · Mitra · Sewa-kontrak

Kost mahasiswa dekat unsil

Rp300.000Hubungi Pemilik
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

14 Tahun Hari Jadi Pangandaran, Ini Dasar Penetapan 25 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Hari Jadi Pangandaran memasuki usia 14...

Polres Banjar Buka Ruang Aspirasi Jemaat GKI lewat Minggu Kasih

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Polres Banjar menggelar program Minggu...

355 Atlet Kota Tasikmalaya Terverifikasi untuk Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 355 atlet tercatat mewakili Porprov Kota...

Gerakan Pangan Murah Kota Tasikmalaya Berlanjut dalam Rangkaian Hari Jadi ke-25

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rangkaian Gerakan Pangan Murah Kota Tasikmalaya berlanjut...

Menonton di Stadion Galuh Ciamis, Apa yang Perlu Disiapkan?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis dijadwalkan menjamu PSMS Medan...

JAWA BARAT

Kebakaran Suryakencana Bogor, Bagaimana Ruko Menyediakan Akses Darurat?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kebakaran Suryakencana Bogor yang melanda tiga...

25 Tahun Berjualan di Terminal Ledeng, Asiyah Kehilangan Penghasilan akibat Renovasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Renovasi Terminal Ledeng di Kota Bandung...

Penyerangan Pasar Caringin Bandung, Polisi Minta Warga Tidak Lakukan Aksi Balasan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polisi meminta masyarakat tidak melakukan aksi...

Lowongan Kerja Kota Cirebon untuk SMA/SMK, Dibutuhkan Staf Gudang dan Mekanik

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Lowongan kerja Kota Cirebon di PT...

Lowongan Kerja Kabupaten Majalengka, CEDEA Cari Supervisor Logistik Lulusan D3

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Lowongan kerja Kabupaten Majalengka di PT...

Lowongan Kerja Kabupaten Sumedang untuk SMA/SMK, Kingduan Cari Operator Las Argon

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Lowongan kerja Kabupaten Sumedang untuk Operator...

Lowongan Kerja Kabupaten Bandung, Sorter Gudang Terima SMP Tanpa Pengalaman

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Lowongan kerja Kabupaten Bandung untuk posisi...

Lowongan Kerja Kota Bandung untuk SMA/SMK, Dua Posisi Percetakan hingga November

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Lowongan kerja Kota Bandung untuk lulusan...

Olahraga

Kategori Populer