lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Majalengka Creative Festival 2026 dijadwalkan memasuki hari terakhir penyelenggaraan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Festival yang berlangsung di Gedung Majalengka Creative Center (MCC), Kabupaten Majalengka, ini menghadirkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karya seni, kuliner, serta inovasi digital dari kreator lokal.
Berdasarkan agenda yang dipublikasikan melalui portal kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Majalengka Creative Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–24 Oktober 2026, pukul 09.00–21.00 WIB. Masyarakat dapat mengunjungi kegiatan tersebut tanpa biaya masuk.
Produk UMKM dan Kreativitas Lokal Jadi Andalan Festival
Festival yang diselenggarakan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Majalengka ini menghadirkan sejumlah kegiatan, di antaranya Gelar Karya Kolektif, Ragam Rasa Majalengka, Creative & Culture Carnival, serta Creative Idea Business Match.
Gelar Karya Kolektif dirancang sebagai ruang pamer bagi para seniman dan pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat.
Sementara itu, Ragam Rasa Majalengka memperkenalkan produk kuliner lokal. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM makanan dan minuman untuk menawarkan produknya secara langsung kepada pengunjung.
Penyelenggara juga menyiapkan Creative & Culture Carnival yang memadukan kesenian tradisional Sunda dengan bentuk pertunjukan modern.
Melalui Creative Idea Business Match, peserta dari kalangan wirausahawan dan pelaku industri kreatif mendapat kesempatan memperkenalkan gagasan usaha serta menjajaki kerja sama bisnis.
Majalengka Creative Festival 2026 sebelumnya telah menggelar kegiatan pembukaan pada Kamis, 22 Oktober 2026, yang dihadiri Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut melalui kehadiran perwakilannya dalam acara pembukaan.
Festival ini diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha, seniman, komunitas, dan masyarakat dalam kegiatan promosi produk serta pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Mahasiswa Universitas Majalengka Perkenalkan Gim Berbasis Legenda Lokal
Salah satu karya yang diperkenalkan dalam festival adalah gim digital berjudul Mandala, yang dikembangkan mahasiswa Universitas Majalengka.
Berdasarkan publikasi resmi Pemerintah Kabupaten Majalengka pada 22 Oktober 2026, gim tersebut mengangkat legenda Nyi Rambut Kasih dengan menggabungkan unsur hiburan, pendidikan, dan cerita budaya daerah.
Gim Mandala dikembangkan lima mahasiswa Jurusan Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Majalengka, dengan ketua tim Andika Rahmatullah.
Karya tersebut diperkenalkan di Gedung Majalengka Creative Center pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Pengembangan gim berbasis legenda lokal memperlihatkan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi kreatif Majalengka.
Selain menjadi media hiburan, karya semacam ini dapat digunakan untuk memperkenalkan cerita daerah kepada generasi muda melalui format interaktif.
Penyelenggaraan Majalengka Creative Festival 2026 juga berkaitan dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional.
Bagi masyarakat yang berencana berkunjung pada Sabtu, 24 Oktober, jadwal resmi festival mencantumkan kegiatan hingga pukul 21.00 WIB di Gedung Majalengka Creative Center.
Meski demikian, susunan acara khusus hari terakhir, jumlah transaksi UMKM, dan total pengunjung belum dapat dipastikan dari informasi resmi yang tersedia.
Hasil kegiatan, termasuk realisasi kerja sama usaha melalui program Business Match, masih memerlukan laporan penyelenggara setelah seluruh rangkaian festival berakhir. (NS/AS)
