lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Nyawang Bulan Bandung edisi Oktober 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 15.00–22.00 WIB. Kegiatan wisata budaya tersebut digelar di kawasan hutan pinus Kasepuhan Bunisari, Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan agenda yang dipublikasikan melalui portal kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Festival Nyawang Bulan Bandung menghadirkan kuliner tradisional Sunda, pertunjukan kesenian daerah, serta pengalaman berbelanja menggunakan koin kayu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Kasepuhan Bunisari yang diselenggarakan untuk memperkenalkan sekaligus menjaga tradisi masyarakat Sunda.
Pengunjung Bisa Berbelanja Kuliner dengan Koin Kayu
Salah satu daya tarik Festival Nyawang Bulan adalah penggunaan Koin Kayu Kasepuhan sebagai alat transaksi untuk membeli makanan dan minuman di area kegiatan.
Konsep tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata budaya yang ditawarkan kepada pengunjung. Makanan dan minuman tradisional disajikan melalui lapak atau saung dengan suasana pedesaan Sunda.
Berdasarkan informasi pada laman resmi Jejaring Desa Wisata Kementerian Pariwisata, pengunjung dapat menukarkan uang dengan koin yang digunakan untuk membeli makanan dan minuman. Nilai penukaran yang tercantum dimulai dari Rp2.500 per koin.
Namun, informasi tersebut merupakan keterangan umum mengenai atraksi wisata Nyawang Bulan, bukan konfirmasi harga khusus untuk kegiatan 24 Oktober 2026.
Selain kuliner, penyelenggara menjadwalkan pertunjukan kesenian tradisional, termasuk permainan alat musik karinding dan kecapi.
Kegiatan berlangsung di kawasan hutan pinus yang menjadi salah satu ciri khas lokasi penyelenggaraan Nyawang Bulan.
Melalui perpaduan kuliner dan pertunjukan budaya, pengunjung diperkenalkan dengan sejumlah kebiasaan masyarakat Sunda yang masih dipertahankan di lingkungan Kasepuhan Bunisari.
Nyawang Bulan Jadi Agenda Wisata Budaya Rutin di Kabupaten Bandung
Festival Nyawang Bulan Bandung bukan kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan pada Oktober 2026.
Agenda tersebut merupakan kegiatan wisata budaya berkala yang dilaksanakan di Kasepuhan Bunisari dengan mengambil inspirasi dari tradisi menyambut malam bulan purnama.
Kementerian Pariwisata memasukkan Nyawang Bulan sebagai salah satu atraksi Desa Wisata Kampung Kasepuhan di Kabupaten Bandung.
Dalam profil atraksi tersebut, Nyawang Bulan diperkenalkan sebagai kegiatan yang memadukan kesenian, makanan tradisional, dan penggunaan alat transaksi berupa koin kayu. Pengelola juga menyediakan fasilitas pendukung seperti kamar mandi umum, musala, tempat makan, dan area swafoto.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memasukkan kegiatan Nyawang Bulan pada 24 Oktober dalam kalender acara unggulan Jawa Barat sepanjang Oktober 2026.
Selain Nyawang Bulan, sejumlah agenda yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal yang sama mencakup Festival Hari Jadi Kota Bandung dan Majalengka Creative Festival.
Penyelenggaraan Nyawang Bulan menjadi salah satu pilihan wisata budaya di kawasan Kabupaten Bandung, khususnya bagi masyarakat yang ingin mengenal kuliner dan kesenian Sunda secara langsung.
Berdasarkan jadwal kegiatan tahun 2026, Nyawang Bulan juga direncanakan kembali berlangsung pada 21 November dan 26 Desember 2026.
Calon pengunjung Festival Nyawang Bulan Bandung dapat memastikan informasi reservasi dan ketentuan kunjungan kepada pengelola Kasepuhan Bunisari sebelum berangkat.
Hingga berita ini disusun, agenda 24 Oktober masih tercatat sebagai kegiatan terjadwal. Informasi jumlah pengunjung maupun realisasi pelaksanaan kegiatan belum tersedia dalam sumber resmi yang diperiksa. (NS/AS)
