lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pawai Jampana Bandung dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sebagai puncak perayaan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung. Kirab budaya tersebut akan menempuh rute sepanjang 1,3 kilometer, mulai dari persimpangan Jalan Diponegoro–Jalan Ir. H. Juanda hingga gerbang keluar Balai Kota Bandung di Jalan Merdeka.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kota Bandung yang dipublikasikan pada 19 Oktober 2026, Pawai Jampana Bandung dijadwalkan berlangsung pukul 06.00–09.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah dan kecamatan untuk menampilkan kekayaan seni, budaya, kuliner, serta identitas wilayah masing-masing.
Pawai Jampana Gantikan Karnaval Mobil Hias
Pemerintah Kota Bandung mengubah konsep perayaan hari jadi tahun ini dengan menghadirkan jampana sebagai pengganti karnaval mobil hias yang digunakan dalam perayaan sebelumnya.
Jampana merupakan tandu tradisional yang dihias sesuai tema tertentu. Dalam kegiatan ini, jampana digunakan untuk memperkenalkan identitas instansi pemerintah serta potensi lokal dari 30 kecamatan di Kota Bandung.
Setiap perangkat daerah diarahkan menampilkan tugas dan inovasi pelayanan publik melalui dekorasi jampana. Sementara itu, kecamatan mengangkat karakteristik wilayah, hasil alam, kuliner, serta kesenian setempat.
Beberapa konsep yang telah disiapkan antara lain representasi KTP dan kartu keluarga oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kendaraan pemadam kebakaran oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta hewan ternak oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Untuk kategori kecamatan, contoh konsep yang diperkenalkan mencakup kesenian Ulin Barong dari Coblong, Masjid Al-Jabbar dari Gedebage, dan Tahu Cibuntu dari Babakan Ciparay.
Peserta juga diarahkan mengenakan kostum sesuai konsep jampana masing-masing. Sepanjang perjalanan, rombongan dapat menampilkan atraksi singkat dan yel-yel, disertai narasi yang menjelaskan identitas wilayah atau instansi.
Kirab budaya tersebut turut dijadwalkan menghadirkan Ega Robot Percussion, Kuburan Band, dan Bungsu Bandung.
Festival Rakyat Berlangsung di Balai Kota Bandung
Selain Pawai Jampana Bandung, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan festival rakyat di kawasan Balai Kota, Jalan Wastukencana Nomor 2.
Festival ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung yang mengusung tema Solidarity in Harmony.
Berdasarkan kalender kegiatan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, puncak perayaan pada 24 Oktober 2026 mencakup pameran ekonomi kreatif, stan kuliner khas Bandung, pertunjukan musik, serta berbagai kegiatan kebudayaan.
Penyelenggara menyatakan kegiatan festival rakyat terbuka untuk masyarakat umum tanpa biaya masuk.
Masyarakat juga diimbau mengenakan pakaian adat Sunda atau busana yang mencerminkan kreativitas lokal untuk memeriahkan perayaan.
Pawai dijadwalkan berakhir di kawasan Balai Kota Bandung, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan festival. Pengunjung yang hendak menyaksikan kirab perlu memperhatikan rute dan jadwal karena kegiatan menggunakan sejumlah ruas jalan di pusat kota.
Hari Jadi Kota Bandung sendiri diperingati setiap 25 September. Pada 2026, rangkaian kegiatan hari jadi berlangsung sejak September dan puncak festival rakyat dijadwalkan pada 24 Oktober.
Hingga berita ini disusun, informasi resmi yang tersedia masih berupa jadwal penyelenggaraan. Jumlah pengunjung serta pelaksanaan aktual seluruh rangkaian kegiatan belum dapat dipastikan. (NS/AS)
