PA GMNI Ciamis Kecam Dugaan Pengeroyokan Dua Alumni, Minta Kasus Diusut Tuntas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Ciamis mengecam dugaan tindak pengeroyokan yang menimpa dua alumninya di kawasan Taman Lokasana, Kabupaten Ciamis. Organisasi tersebut meminta aparat kepolisian mengusut tuntas perkara yang kini telah dilaporkan secara resmi oleh para korban.

Pernyataan sikap itu disampaikan bersama PA GMNI se-Priangan Timur, DPC GMNI se-Priangan Timur, serta sejumlah organisasi eksternal setelah menggelar rapat koordinasi menyikapi insiden yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) dini hari.

Berawal dari Perselisihan di Kafe

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari para korban, peristiwa bermula sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah kafe di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Ciamis.

- Advertisement -

Saat itu, dua alumni GMNI berinisial EA dan MR tengah berada di lokasi bersama dua rekannya, AS dan A.

Menurut keterangan yang diterima, sempat terjadi perselisihan antara AS dengan sekelompok orang berbadan tegap di area toilet kafe. Situasi disebut sempat dilerai oleh sejumlah anggota kepolisian yang berada di sekitar lokasi.

Namun, setelah itu ketegangan kembali terjadi dan berpindah ke kawasan Taman Lokasana.

Dua Alumni GMNI Diduga Ikut Jadi Korban

Sekitar pukul 03.00 WIB, diduga terjadi pengeroyokan terhadap AS.

EA dan MR yang berusaha melerai peristiwa tersebut mengaku justru turut menjadi korban dugaan penganiayaan oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang.

“Sempat dilerai oleh Dalmas waktu di kafe, tapi situasi memanas dan berpindah ke Taman Lokasana sampai terjadi penganiayaan, padahal saya mau melerai,” ujar EA.

Akibat kejadian tersebut, EA dan MR mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Keduanya juga telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Hingga kini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.

PA GMNI: Hormati Proses Hukum

Sekretaris PA GMNI Kabupaten Ciamis, Fahmi Guna Priono, S.I.P., menyampaikan keprihatinan sekaligus mengecam segala bentuk tindakan kekerasan yang mengakibatkan dua alumni GMNI menjadi korban.

“Kami mengecam setiap bentuk kekerasan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan supremasi hukum. Kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurut Fahmi, PA GMNI Kabupaten Ciamis bersama unsur PA GMNI se-Priangan Timur dan organisasi yang hadir dalam rapat telah sepakat memberikan pendampingan kepada kedua korban selama proses hukum berlangsung.

Pendampingan Korban dan Ajakan Menjaga Kondusivitas

Rizky, S.H., yang turut mendampingi penanganan perkara, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan hak-hak korban tetap memperoleh perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, PA GMNI Kabupaten Ciamis mengimbau seluruh kader, alumni, dan masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa setiap dugaan keterlibatan pihak tertentu harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif, profesional, dan berkeadilan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk terus mengawal perkembangan perkara hingga terdapat kepastian hukum. Langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penyampaian aspirasi secara damai, akan diputuskan setelah ada perkembangan resmi dari proses penegakan hukum.

PA GMNI Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak korban, penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah, serta kepercayaan terhadap mekanisme hukum merupakan prinsip yang harus dijunjung bersama dalam menyikapi peristiwa tersebut. (F/HS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer