BMKG Ingatkan Gelombang 2,2 Meter di Perairan Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang laut setinggi 2,2 meter di Perairan Tasikmalaya. Peringatan ini penting diperhatikan masyarakat, terutama para nelayan, pelaku jasa wisata laut, hingga warga yang beraktivitas di kawasan pesisir selatan Tasikmalaya pada awal pekan ini.

Informasi itu menjadi perhatian karena tinggi gelombang 2,2 meter sudah masuk kategori sedang. Dalam praktiknya, kondisi seperti ini memang belum tergolong ekstrem, tetapi tetap bisa memicu risiko bagi aktivitas di laut jika diabaikan. Apalagi, gelombang seperti itu bisa berdampak pada perahu kecil, aktivitas penyeberangan lokal, maupun kegiatan wisata bahari.

Berlaku Awal Pekan, Warga Pesisir Diminta Waspada

Berdasarkan prakiraan cuaca perairan BMKG, kondisi Perairan Tasikmalaya berlaku untuk periode 6 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 9 Juli 2026 pukul 00.00. Pada awal periode itu, BMKG mencatat tinggi gelombang di Perairan Tasikmalaya berada di angka 2,2 meter. BMKG juga menandai adanya potensi gelombang sedang pada wilayah perairan tersebut.

- Advertisement -

Tidak hanya soal tinggi gelombang, BMKG juga mencatat kondisi angin dominan bergerak dari timur dengan kecepatan sekitar 11 hingga 13 knot. Sementara hembusan angin sesaat dapat mencapai kisaran 19 sampai 22 knot. Di sisi lain, arus laut terpantau bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 1,2 hingga 1,7 knot. Kombinasi faktor-faktor ini patut diperhatikan karena bisa memengaruhi keselamatan pelayaran skala kecil maupun aktivitas warga di laut.

BMKG dalam keterangannya secara tegas mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti arahan dari otoritas setempat. Imbauan ini menjadi penting, sebab kondisi laut tidak selalu terlihat berbahaya dari bibir pantai, padahal di area perairan gelombang dapat bergerak lebih kuat dan berubah sewaktu-waktu.

Jangan Panik, tapi Jangan Anggap Remeh

Bagi masyarakat pesisir Tasikmalaya, peringatan semacam ini sebaiknya tidak disikapi dengan panik, tetapi juga jangan diremehkan. Nelayan yang hendak melaut perlu lebih cermat memperhatikan perkembangan cuaca maritim, termasuk memperhitungkan kondisi perahu, alat keselamatan, serta jarak tempuh. Begitu juga pelaku wisata dan pengunjung pantai, sebaiknya tidak memaksakan aktivitas ke area yang berisiko.

Secara umum, BMKG membagi kategori gelombang sedang pada rentang 1,25 meter hingga 2,5 meter. Artinya, angka 2,2 meter yang tercatat di Perairan Tasikmalaya berada di level yang sudah mendekati batas atas kategori tersebut. Karena itu, kewaspadaan tetap perlu dijaga, terutama pada aktivitas yang sangat bergantung pada stabilitas kondisi laut.

Peringatan BMKG ini juga bisa menjadi pengingat bahwa kawasan selatan Jawa Barat, termasuk Perairan Tasikmalaya, memang perlu perhatian lebih ketika terjadi peningkatan dinamika cuaca laut. Informasi resmi seperti ini penting dijadikan pegangan, bukan sekadar kabar sambil lalu. Laut itu kadang tenang di mata, tapi galak di bawah. Jadi kalau BMKG sudah kasih kode, jangan sok jadi dukun ombak.

Masyarakat dapat terus memantau pembaruan prakiraan cuaca maritim dari BMKG untuk memastikan kondisi terbaru sebelum beraktivitas di wilayah perairan. Dengan kewaspadaan yang baik dan kepatuhan pada imbauan resmi, potensi risiko di laut bisa ditekan sejak awal. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer