Kepala Desa di Garut Bicara Blak-blakan ke Bupati, Ini yang Dikeluhkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Sejumlah kepala desa di Garut bicara blak-blakan di hadapan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Mereka menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini menjadi denyut kebutuhan warga di tingkat desa, mulai dari infrastruktur jalan, saluran irigasi, hingga ancaman hama tikus yang meresahkan petani.

Aspirasi itu mengemuka dalam pertemuan Bupati Garut bersama para kepala desa dan camat dari Kecamatan Sukawening dan Karangtengah. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat, 22 Mei 2026.

Forum tersebut menjadi ruang dialog antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan pemerintah desa. Bukan sekadar seremoni, pertemuan itu dipakai untuk menyerap kondisi riil masyarakat dari para kepala desa yang saban hari berhadapan langsung dengan warga.

- Advertisement -

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mendengar langsung persoalan di lapangan agar kebijakan pembangunan desa Garut lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Jalan, Irigasi, dan Hama Tikus Jadi Keluhan Utama

Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu penting mencuat. Salah satunya berkaitan dengan peningkatan infrastruktur desa Garut, terutama akses jalan dan saluran irigasi.

Bagi masyarakat desa, jalan bukan hanya sarana lalu lintas. Jalan menjadi jalur ekonomi, pendidikan, kesehatan, sekaligus penghubung aktivitas warga dari rumah ke kebun, pasar, sekolah, dan fasilitas layanan publik. Ketika akses jalan terganggu, aktivitas warga ikut tersendat.

Selain jalan, saluran irigasi juga menjadi perhatian. Di wilayah yang masih bertumpu pada sektor pertanian, irigasi memiliki peran vital dalam menjaga produktivitas lahan. Kerusakan atau keterbatasan saluran air bisa berdampak langsung terhadap hasil panen petani.

Isu lain yang tak kalah menonjol adalah kekhawatiran petani terhadap hama tikus pertanian. Persoalan ini disampaikan karena dapat mengganggu hasil produksi pertanian warga. Jika tidak ditangani dengan baik, hama tikus bisa menjadi ancaman serius bagi ketahanan ekonomi keluarga petani.

Masukan dari kepala desa Sukawening dan kepala desa Karangtengah tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Sebab, aspirasi desa sering kali menjadi pintu awal untuk membaca persoalan pembangunan secara lebih jernih.

Bupati Apresiasi Kondisi Pelayanan di Sukawening dan Karangtengah

Di tengah berbagai keluhan yang disampaikan, Bupati Garut juga memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah kecamatan dan desa di Sukawening serta Karangtengah. Ia menilai sejumlah sektor pelayanan masyarakat di dua kecamatan tersebut telah berjalan cukup baik.

Menurut Bupati, fasilitas dan pelayanan di sektor ekonomi, pertanian, pendidikan, dan kesehatan di kedua wilayah tersebut perlu terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

“Kalau sektor ekonomi ada, pertanian ada, pendidikan dan kesehatan bagus,” ungkap Abdusy Syakur Amin.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya melihat masalah, tetapi juga memotret capaian yang sudah berjalan di tingkat kecamatan dan desa. Dengan begitu, ruang diskusi tidak berhenti pada daftar keluhan, melainkan juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sektor yang sudah baik.

Pemkab Garut sendiri berencana mengundang kepala desa dari kecamatan lainnya secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk membahas kondisi, tantangan, dan potensi masing-masing wilayah secara lebih komprehensif.

Dengan pola dialog langsung seperti ini, kepala desa di Garut memiliki ruang lebih luas untuk menyampaikan kebutuhan warga. Pemerintah kabupaten pun mendapat bahan yang lebih konkret untuk menakar arah pembangunan desa, dari urusan jalan, irigasi, pertanian, hingga pelayanan dasar masyarakat. (AI/AS)


Baca Berita Garut lainnya di Google News

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer