Di Tengah Ancaman Bencana Kota Tasikmalaya, Saatnya Siaga Bersama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah meningkatnya ancaman bencana Kota Tasikmalaya seiring masuknya musim kemarau, Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan aksi nyata pembersihan sungai. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi risiko tidak bisa ditunda, apalagi ketika potensi bencana mulai terbaca dari sekarang.

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 yang dipusatkan di Graha Tasmalia bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan ini hadir dalam konteks yang lebih luas, ketika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan awal musim kemarau di wilayah Jawa Barat berlangsung pada Mei hingga Juni, dengan puncak pada Juli sampai Agustus. Bahkan, kondisi tahun ini berpotensi lebih kering dan lebih panjang, terutama jika dipengaruhi fenomena El Niño.

Situasi tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap ancaman bencana Kota Tasikmalaya yang tidak hanya berasal dari satu jenis kejadian. Berdasarkan pemodelan InaRISK tahun 2025 dari BNPB, potensi bencana di kota ini tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat. Penilaian itu bukan menggambarkan kejadian yang sedang berlangsung, melainkan potensi yang bisa terjadi berdasarkan berbagai faktor yang saling berkaitan.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa kesiapsiagaan harus dimaknai seperti sabuk pengaman: tidak selalu digunakan, tetapi harus selalu siap. Ia menekankan bahwa kesiapan tidak boleh berhenti sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus menjadi budaya yang tumbuh dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

Pesan tersebut langsung diterjemahkan ke dalam aksi konkret. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sungai di wilayah Tugujaya. Warga bersama aparat turun langsung mengangkat sampah, membuka aliran air, dan memastikan sungai kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Langkah ini menjadi penting, terutama dalam konteks kemarau. Penurunan curah hujan menyebabkan kelembapan tanah menurun, vegetasi mengering, dan ketersediaan air semakin terbatas. Dalam kondisi seperti ini, lingkungan menjadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan, mulai dari kekeringan hingga potensi kebakaran lahan. Di sisi lain, saluran air yang tersumbat dapat memperparah risiko banjir ketika hujan kembali turun.

Pendekatan mitigasi seperti ini sejalan dengan konsep pengurangan risiko bencana yang tidak hanya berfokus pada respons saat kejadian, tetapi juga pencegahan sejak dini. Dalam sistem InaRISK, risiko dihitung berdasarkan kombinasi berbagai faktor, seperti kepadatan penduduk, pola penggunaan lahan, aktivitas manusia, serta perubahan kondisi lingkungan.

Artinya, ancaman bencana Kota Tasikmalaya bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba. Ia terbentuk dari interaksi panjang antara manusia dan lingkungannya. Karena itu, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan semua pihak secara berkelanjutan.

Meski demikian, terdapat capaian positif yang patut dicatat. Dalam beberapa tahun terakhir, Indeks Risiko Bencana Kota Tasikmalaya menunjukkan tren penurunan, dari 119,20 pada 2018 menjadi 97,13 pada 2024. Angka ini mencerminkan adanya peningkatan kapasitas daerah serta partisipasi masyarakat dalam upaya pengurangan risiko.

Namun, penurunan tersebut bukan alasan untuk lengah. Justru sebaliknya, kondisi ini perlu dijaga dan diperkuat agar tidak kembali meningkat, terutama di tengah dinamika perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang terus berkembang.

Mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana, Siap untuk Selamat,” peringatan tahun ini menjadi ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat khususnya di Kota Tasikmalaya untuk berperan aktif. Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dari kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, hingga keterlibatan dalam kegiatan lingkungan, setiap langkah kecil memiliki kontribusi dalam mengurangi risiko. Sebab pada akhirnya, kota yang tangguh bukanlah kota yang bebas dari bencana, melainkan kota yang mampu menghadapi dan meminimalkan dampaknya.

Di Tasikmalaya, pesan itu mulai ditegaskan kembali. Bahwa di tengah ancaman yang semakin nyata, pilihan terbaik bukan menunggu, melainkan bersiap—bersama. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer