Anggaran Sarung Kota Tasikmalaya Rp841 Juta Menuai Polemik

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polemik penganggaran sarung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 terus menjadi sorotan publik. Program yang nilainya mencapai sekitar Rp841 juta itu menuai kritik dari kalangan mahasiswa karena dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran di tengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.

Kritik tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) setelah mereka menelusuri dokumen pengadaan pemerintah daerah dan menemukan beberapa paket pengadaan sarung di sejumlah perangkat daerah.

Berdasarkan penelusuran dokumen pengadaan, salah satu paket pengadaan sarung di lingkungan pemerintah kota tercatat memiliki pagu anggaran sekitar Rp527 juta dan bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya 2026 dengan metode e-purchasing.

- Advertisement -

Berita Tasikmalaya lainnya: Ratusan Juta: Paket Swakelola Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Janggal!

Program tersebut kemudian menjadi bahan diskusi dalam audiensi mahasiswa dengan pemerintah daerah pada 11 Maret 2026.


Audiensi Mahasiswa dengan Pemkot Tasikmalaya

Dalam audiensi tersebut, PAMIT meminta penjelasan mengenai dasar kebijakan pengadaan sarung yang menurut perhitungan mahasiswa totalnya mencapai sekitar Rp841 juta.

Ketua PAMIT, Ujang Amin, menilai kebijakan tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai prioritas belanja pemerintah daerah.

Berita Tasikmalaya lainnya: Komunikasi Pemkot Tasikmalaya Buruk: “Sekda-nya Juga Begitu!”

Menurutnya, di tengah berbagai kebutuhan pembangunan daerah, pemerintah seharusnya lebih berhati-hati dalam menentukan program yang menggunakan dana publik.

“Ketika pemerintah menyampaikan kondisi fiskal sedang terbatas dan berbagai program harus menyesuaikan anggaran, publik tentu berhak mempertanyakan mengapa muncul program pengadaan sarung dengan nilai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Berita Tasikmalaya lainnya: H. Nanang Nurjamil: Sepanjang Sejarah Kota Tasikmalaya, Ini yang Terburuk!

Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa pengadaan sarung diprioritaskan untuk tokoh masyarakat.

Namun penjelasan tersebut justru memunculkan kritik baru dari kalangan mahasiswa.

PAMIT menilai program seperti itu harus dijelaskan secara transparan, terutama mengenai:

  • dasar kebijakan program
  • jumlah barang yang akan dibeli
  • kriteria penerima
  • mekanisme distribusi kepada masyarakat

Mahasiswa juga menilai bahwa penggunaan APBD untuk program simbolik berpotensi menimbulkan kesan bahwa sebagian belanja daerah masih diarahkan pada kegiatan yang tidak secara langsung menyentuh kebutuhan publik.

Sebagai tindak lanjut, PAMIT mengirimkan surat resmi kepada beberapa instansi pemerintah daerah, termasuk Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya serta kecamatan yang tercantum dalam paket pengadaan, untuk meminta klarifikasi terbuka mengenai program tersebut.

Halaman selanjutnya: Efisiensi Anggaran Jadi Kebijakan Nasional


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Selama 2 Tahun di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dugaan pencabulan terhadap anak di bawah...

Warga Ciamis Gelar Nobar PSGC di GGT, Dukungan untuk Laskar Singacala Berlanjut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kegiatan nonton bareng atau nobar PSGC...

Puskesmas Ciawi Tasikmalaya Buka Layanan Pengaduan, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Lewat WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Puskesmas Ciawi Tasikmalaya menyediakan sejumlah saluran...

Psikolog Ingatkan Bahaya Toxic Parenting, Orang Tua Diajak Terapkan Pola Asuh Positif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pola asuh orang tua berperan penting...

PKB Ciamis Bidik 7 Kursi Pemilu 2029, Pengurus Diminta Turun ke Masyarakat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

JAWA BARAT

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Olahraga

Kategori Populer