Anggaran Sarung Kota Tasikmalaya Rp841 Juta Menuai Polemik

Efisiensi Anggaran Jadi Kebijakan Nasional

Polemik anggaran sarung Kota Tasikmalaya juga muncul di tengah kebijakan pemerintah pusat yang sedang mendorong efisiensi belanja negara.

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025, pemerintah mendorong kementerian dan lembaga melakukan efisiensi terhadap sejumlah jenis belanja yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik, seperti kegiatan seremonial, cendera mata, serta belanja barang nonprioritas.

Berita Tasikmalaya lainnya: Pemuda PUI Kota Tasikmalaya: “Ini 3 Dosa Toko Sen Sen, Harus Ditutup!”

- Advertisement -

Kebijakan ini lahir sebagai respons terhadap tekanan fiskal nasional dan kebutuhan untuk memastikan anggaran negara lebih difokuskan pada program yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, sejumlah pengamat kebijakan publik menilai pemerintah daerah juga perlu menyesuaikan prioritas belanjanya agar sejalan dengan arah kebijakan efisiensi nasional.


Transfer Pusat ke Tasikmalaya Turun Rp305 Miliar

Tekanan fiskal juga dirasakan langsung oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya pada APBD 2026.

Dana transfer dari pemerintah pusat yang biasanya menjadi tulang punggung pendapatan daerah mengalami penurunan signifikan.

Berita Tasikmalaya lainnya: Angka Kemiskinan Kota Tasikmalaya Tertinggi ke-2 di Jawa Barat

Sebelumnya, APBD Kota Tasikmalaya berada di kisaran Rp1,7 triliun, namun pada tahun 2026 menyusut menjadi sekitar Rp1,4 triliun setelah dana transfer ke daerah berkurang sekitar Rp305 miliar.

Penurunan tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan berbagai penyesuaian program pembangunan.

Beberapa agenda pembangunan bahkan harus dikurangi atau ditunda karena keterbatasan ruang fiskal.

Kondisi inilah yang kemudian membuat sejumlah pihak mempertanyakan munculnya program pengadaan sarung dengan nilai ratusan juta rupiah di tengah situasi anggaran yang lebih ketat.


Desakan Transparansi Pengelolaan APBD

PAMIT menegaskan bahwa kritik terhadap anggaran sarung Kota Tasikmalaya bukan sekadar persoalan nominal, tetapi berkaitan dengan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.

Menurut mahasiswa, setiap rupiah yang tercantum dalam APBD berasal dari uang rakyat sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Mahasiswa juga menilai bahwa pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan yang rasional kepada publik mengenai urgensi program tersebut, terutama di tengah upaya efisiensi anggaran dan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

PAMIT menyatakan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari komitmen mahasiswa dalam menjaga transparansi dan integritas pengelolaan keuangan daerah.

Bagi mereka, APBD bukan sekadar dokumen anggaran tahunan, melainkan instrumen kebijakan yang menentukan arah pembangunan dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Selama 2 Tahun di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dugaan pencabulan terhadap anak di bawah...

Warga Ciamis Gelar Nobar PSGC di GGT, Dukungan untuk Laskar Singacala Berlanjut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kegiatan nonton bareng atau nobar PSGC...

Puskesmas Ciawi Tasikmalaya Buka Layanan Pengaduan, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Lewat WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Puskesmas Ciawi Tasikmalaya menyediakan sejumlah saluran...

Psikolog Ingatkan Bahaya Toxic Parenting, Orang Tua Diajak Terapkan Pola Asuh Positif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pola asuh orang tua berperan penting...

PKB Ciamis Bidik 7 Kursi Pemilu 2029, Pengurus Diminta Turun ke Masyarakat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

JAWA BARAT

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Olahraga

Kategori Populer