Kultum Aparatur 07: “Mengelola Ego demi Organisasi”

lintaspriangan.com, KULTUR. Madinah pernah menjadi saksi peristiwa luar biasa dalam sejarah kemanusiaan. Kaum Muhajirin datang dari Makkah tanpa harta, tanpa rumah, bahkan sebagian tanpa keluarga. Mereka meninggalkan segalanya demi iman.

Di Madinah, kaum Anshar menyambut mereka.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Bukan sekadar menerima sebagai tamu, tetapi sebagai saudara. Mereka berbagi rumah. Berbagi kebun. Berbagi kehidupan. Bahkan ada yang menawarkan separuh hartanya.

- Advertisement -

Tidak ada kecemburuan. Tidak ada perasaan terancam. Tidak ada ego kelompok.

Yang ada hanyalah ukhuwah.

Persaudaraan Muhajirin dan Anshar bukan hanya peristiwa sosial. Ia adalah fondasi peradaban. Dari persatuan itulah negara Madinah berdiri kokoh.


Sesama Mukmin Bersaudara

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
Innamal-mu’minūna ikhwatun
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”
(QS. Al-Hujurat: 10)

Ayat ini singkat, tetapi maknanya mendalam. Persaudaraan dalam Islam bukan sekadar hubungan emosional, tetapi komitmen untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan saling menahan diri dari merugikan satu sama lain.

Ramadhan menghidupkan kembali semangat ukhuwah. Kita berdiri sejajar dalam shaf, tanpa melihat jabatan. Kita berbuka bersama, tanpa melihat status. Kita sama-sama lapar, sama-sama berharap rahmat Allah.

Ego mencair ketika kesadaran iman menguat.


Ego Sektoral dan Tantangan Organisasi

Dalam kehidupan birokrasi, salah satu tantangan terbesar bukan kurangnya kompetensi, tetapi ego sektoral.

Setiap unit merasa paling penting.
Setiap bagian merasa paling berjasa.
Setiap individu ingin diakui perannya.

Padahal organisasi tidak dibangun oleh satu tangan.

Ego yang tidak terkelola akan melahirkan sekat. Sekat melahirkan miskomunikasi. Miskomunikasi melahirkan pelayanan yang terhambat.

Sinergi tidak mungkin lahir tanpa kerendahan hati.

Aparatur di semua sektor dituntut bukan hanya profesional, tetapi juga mampu mengelola ego demi kepentingan yang lebih besar: organisasi dan masyarakat.


Persatuan di Tengah Perbedaan

Indonesia berdiri di atas keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, bahkan latar belakang pendidikan dan birokrasi adalah realitas yang tidak bisa dihindari.

Namun justru di situlah kekuatan bangsa.

Persatuan bukan berarti menyeragamkan. Persatuan berarti menyatukan arah meski berbeda cara.

Muhajirin dan Anshar berbeda latar belakang. Tetapi mereka satu tujuan. Demikian pula aparatur negara dari berbagai sektor dan unit—perbedaan harus dikelola menjadi kekuatan, bukan sumber konflik.

Bangsa yang besar bukan bangsa yang bebas dari perbedaan, tetapi bangsa yang mampu mengelolanya dengan dewasa.


Refleksi 07 Ramadhan

Ramadhan hari ketujuh mengajak kita bertanya:

Apakah ego kita masih lebih besar daripada kepentingan organisasi?
Apakah kita mudah tersinggung ketika pendapat tidak diterima?
Apakah kita sudah benar-benar melihat rekan kerja sebagai saudara seperjuangan?

Mengelola ego bukan berarti kehilangan harga diri.
Ia berarti mendewasakan diri.

Karena pada akhirnya, organisasi yang kuat dibangun oleh pribadi-pribadi yang mampu menahan ego dan menguatkan ukhuwah.

Ramadhan mengajarkan: persaudaraan adalah kekuatan. Dari hati yang bersatu, lahir organisasi yang kokoh dan bangsa yang utuh.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer