Dua Tersangka Diamankan dalam Tiga Kasus Serius

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan. Baru-baru ini, polisi berhasil mengungkap tiga kasus besar yang terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kasus-kasus tersebut meliputi penganiayaan berat, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan penyelewengan pupuk bersubsidi. Dalam penanganannya, petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial MI dan P.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa MI adalah pelaku penganiayaan berat. Ia ditangkap setelah melakukan tindakan kekerasan di Kecamatan Palimanan.

- Advertisement -

Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian berupa senjata tajam jenis parang dan pakaian yang terdapat bercak darah.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 351 Ayat (2) Jo Pasal 354 Ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya delapan tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Selain kasus penganiayaan, pihak kepolisian juga berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dalam kasus ini, tersangka P diduga terlibat dalam praktik pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri.

Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima dua laporan dari korban. “Korban dijanjikan bekerja di luar negeri, tetapi ternyata prosesnya tidak sesuai aturan,” katanya.

Penyelidikan terhadap kasus TPPO ini berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi paspor, visa kunjungan, tiket pesawat, dua unit ponsel, serta kendaraan roda empat.

Menurut Kombes Pol Sumarni, tersangka P dijerat dengan Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.

“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp 600 juta,” jelasnya.

Tak hanya dua kasus tersebut, jajaran Polresta Cirebon juga berhasil membongkar dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi.

Kasus ini terjadi di wilayah Kecamatan Susukan. Petugas mengamankan barang bukti berupa 3,5 ton pupuk subsidi jenis urea, 9 kwintal pupuk NPK Phonska, serta uang tunai sebesar Rp 450 ribu.

Menurut Kapolresta Cirebon, penyelidikan terkait kasus ini masih berlangsung. “Kami sedang meminta keterangan lebih lanjut dari terlapor berinisial TR,” ucapnya.

Penyelewengan pupuk bersubsidi dianggap merugikan para petani. Oleh sebab itu, pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada kasus ini.

Kapolresta Cirebon menambahkan bahwa pengungkapan tiga kasus ini merupakan hasil kerja keras jajarannya.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kejahatan di wilayah Cirebon,” tegasnya.

Dengan pengungkapan ini, masyarakat diharapkan lebih percaya kepada aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan.

BACA JUGA: Penyuluhan Hukum Bertema Pilkada Berintegritas Dibuka Ketua KPU Ciamis

Pengungkapan kasus-kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan Polresta Cirebon dalam melindungi masyarakat. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan yang dapat terjadi.

“Laporkan segera jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” kata Kombes Pol Sumarni.

Kasus penganiayaan, TPPO, dan penyelewengan pupuk bersubsidi adalah masalah serius yang harus ditindak tegas. Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan lain. Masyarakat juga diajak untuk terus mendukung upaya penegakan hukum di wilayahnya. (Fi/lintaspriangan.com)



PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer