SWAKKA Kritisi Rencana Diorama Kota Tasikmalaya

Kenapa Tidak Optimalisasi yang Ada?

Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, menegaskan bahwa kritik yang disampaikan pihaknya tidak berangkat dari sikap anti-pembangunan. Yang dipersoalkan justru pola kebijakan yang dinilai terlalu gemar memulai proyek baru, sementara potensi yang sudah ada belum dikelola secara optimal.

โ€œMasalah utama pariwisata Kota Tasikmalaya itu bukan kekurangan destinasi, tapi lemahnya pengelolaan destinasi yang sudah ada,โ€ kata Asep.

Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Dalam Kajian Potensi Destinasi Wisata Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya yang disusun Bappelitbangda pada 2022, pemerintah daerah sendiri mengakui bahwa Kota Tasikmalaya memiliki potensi wisata alam, religi, kuliner, dan industri kreatif yang besar, namun belum dieksplor dan dikembangkan secara maksimal.

Dokumen tersebut bahkan secara eksplisit menyebut pengelolaan objek wisata selama ini belum terpadu, dikelola oleh banyak pihak tanpa integrasi yang kuat. Akibatnya, terjadi ketimpangan: ada objek yang terawat, tapi tak sedikit pula yang tidak terurus bahkan mulai mengalami kerusakan.

Kecamatan Kawalu menjadi contoh paling gamblang. Wilayah ini memiliki Rest Area Urug seluas kurang lebih 37 hektare, Arung Jeram Sungai Ciwulan, wisata religi Makam Syekh Abdul Ghorib, wisata kuliner Kupat Tanjung, hingga sentra industri kreatif bordir. Namun kajian tersebut menegaskan bahwa kunci pengembangan Kawalu bukan pada penambahan objek baru, melainkan integrasi dan pengelolaan kawasan agar mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan PAD.

Masalah serupa juga muncul dalam Kajian Strategi dan Kebijakan Peningkatan Wisata Kreatif Kota Tasikmalaya Tahun 2023. Di satu sisi, data menunjukkan jumlah wisatawan terus meningkatโ€”dari 1,5 juta orang pada 2021 menjadi 1,876 juta orang pada 2022, dengan target 2 juta wisatawan pada 2023. Namun di sisi lain, kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD tidak bergerak sebanding.

Kajian tersebut justru memetakan berbagai kelemahan internal: promosi yang belum efektif, lemahnya kelembagaan, keterbatasan sarana-prasarana, hingga minimnya integrasi pelaku ekonomi kreatif. Artinya, daya tarik ada, pasar ada, tetapi mesin pengelolaan PAD belum bekerja maksimal.

Temuan paling keras datang dari penelitian ilmiah berjudul โ€œAnalisa Potensi Pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah Sektor Pariwisata di Tasikmalayaโ€ (Jurnal Bisnis & Kewirausahaan, 2022). Penelitian ini menyebut potensi pajak hotel di Tasikmalaya sangat tinggi dan membutuhkan penanganan yang lebih serius. Faktanya, realisasinya pajak hotel baru sekitar 6,10% dari potensi yang dimiliki Kota Tasikmalaya. Pajak restoran pun tak jauh berbeda: potensi sekitar Rp153 miliar, dengan realisasi hanya 15,52%.

โ€œKalau potensi pajak hotel dan restoran saja masih bocor sejauh itu, pertanyaannya sederhana: mau membangun diorama baru untuk apa dulu? Untuk menambah beban pengelolaan, atau benar-benar menambah PAD?โ€ ujar Asep.

Halaman berikutnya:
Kenapa Doyan Budaya Proyek Baru?


PRIANGAN TIMUR

Besok Tugu Koperasi Tasikmalaya Memulai Babak Baru, Apa yang Berubah?

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Tugu Koperasi Tasikmalaya akan memasuki babak baru...

Tiga Lowongan Kerja Ciamis Terbaru, Kurir hingga Customer Service

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Tiga lowongan kerja Ciamis masih membuka jalur lamaran...

Dua Juara Seri Triple Crown Tak Masuk Final Indonesia Derby Pangandaran

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN.ย Indonesia Derby Pangandaran 2026 menyimpan situasi tak biasa....

4 Kawasan Ini Pernah Jadi Pusat Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya mencapai usia 394 tahun pada...

Kemenhaj Pangandaran Kawal Haji Inklusif 2027: Jangan Ada Jemaah yang Merasa Sendirian

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN.ย Perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu ditempuh dengan...

JAWA BARAT

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA.ย Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...

Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG.ย Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir...

Kebakaran di Sukabumi, 3 Anak Meninggal Dunia

lintaspriangan.com,ย BERITAย SUKABUMI. Kebakaran di Sukabumi menewaskan tiga anak kakak-beradik di...

Pencarian Berakhir Duka, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img