lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Agenda peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-25 dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Tamansari pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Tasik Oktober Festival (TOF) 2026 yang digelar sepanjang Oktober.
Berdasarkan kalender kegiatan yang dipublikasikan pada awal Oktober, agenda tingkat kecamatan disusun untuk melibatkan masyarakat dalam peringatan hari jadi kota. Namun, rincian kegiatan di Tamansari pada 29 Oktober belum terkonfirmasi melalui sumber primer yang berhasil diakses hingga naskah ini disusun.
Festival Payung Geulis Berlangsung 30–31 Oktober
Salah satu agenda yang dijadwalkan dalam rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya adalah Festival Launching dan Kreasi Payung Geulis 2026. Kalender resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mencantumkan acara tersebut berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 30–31 Oktober 2026, di kawasan Taman Kota Tasikmalaya.
Kegiatan itu diselenggarakan Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Bank Indonesia. Agenda yang diumumkan mencakup peluncuran kreasi Payung Geulis hasil perajin lokal, pameran bordir dan batik, serta pertunjukan seni budaya.
Festival tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk kriya dan identitas budaya lokal kepada masyarakat. Meski demikian, jumlah perajin yang terlibat, nilai transaksi yang ditargetkan, dan perkiraan pengunjung belum dapat dipastikan dari informasi yang tersedia.
Perbedaan tanggal antara agenda tingkat kecamatan dan festival di Taman Kota perlu diperhatikan agar masyarakat tidak keliru menentukan waktu dan lokasi kegiatan.
Rangkaian Hari Jadi Melibatkan Kecamatan
Pemerintah Kota Tasikmalaya sebelumnya meluncurkan kalender TOF 2026 pada 4 Oktober. Rangkaian kegiatan mencakup bidang olahraga, seni budaya, ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, pelayanan masyarakat, lingkungan hidup, dan kegiatan sosial.
Agenda peringatan juga dijadwalkan berlangsung di sejumlah kecamatan. Kecamatan Tawang, misalnya, menggelar kegiatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya di Taman Kota pada 25 Oktober 2026, menurut publikasi resmi pemerintah kota.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perayaan hari jadi tidak hanya berpusat pada acara utama, tetapi juga melibatkan wilayah kecamatan. Meski demikian, dampak kegiatan terhadap aktivitas ekonomi warga maupun tingkat partisipasi masyarakat masih memerlukan data pendukung.(NS/AS)







