Digitalisasi Retribusi Daerah Jadi Target Pemkot Tasikmalaya pada 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan digitalisasi retribusi daerah secara menyeluruh pada 2026. Program ini menyasar sektor persampahan, perparkiran, dan pasar dengan berbagai inovasi teknologi seperti QRIS dan ACTS. Pemkot berharap digitalisasi bisa mendorong transparansi, efisiensi, serta meningkatkan PAD secara signifikan.

Saat ini, kolaborasi lintas dinas sedang berjalan aktif demi mempersiapkan infrastruktur dan sistem pendukungnya. Pemkot juga berkomitmen menyempurnakan layanan publik berbasis digital guna menciptakan ekosistem yang akuntabel dan modern.

Dorong PAD, Pemkot Serius Wujudkan Digitalisasi Retribusi Daerah

Pemerintah Kota Tasikmalaya tengah memacu transformasi sistem keuangan lokal melalui digitalisasi retribusi daerah yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026. Strategi ini menjadi upaya terobosan untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor retribusi yang selama ini dianggap belum maksimal.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparullah, M.Pd., menyampaikan bahwa langkah ini penting untuk meningkatkan efektivitas penarikan dan meminimalisasi kebocoran. Ia menekankan, sektor persampahan dan perparkiran menjadi titik fokus dalam program ini karena kontribusinya terhadap PAD masih jauh dari ideal.

“Saat ini, kita sedang menyesuaikan target retribusi dalam perubahan anggaran 2025. Penyesuaian ini penting agar belanja daerah tetap aman,” ujar Asep kepada wartawan, Kamis siang, 24 Juli 2025.

Selama tiga tahun terakhir, target retribusi sektor persampahan dipatok Rp4 miliar per tahun. Namun, realisasi hanya berkisar 50–60 persen. Pada 2024, capaian bahkan tidak melebihi 50 persen. Meski begitu, Asep memastikan Pemkot tidak tinggal diam.

Salah satu gebrakan yang disiapkan ialah proyek percontohan digitalisasi retribusi daerah mulai 2025. Dalam proyek ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkolaborasi mengembangkan sistem digital berbasis aplikasi.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah menyinergikan data antara DLH dan aplikasi digital agar akurat, valid, dan bisa diperbarui secara rutin,” katanya.

Tak hanya persampahan, sistem retribusi pasar juga mulai diarahkan ke jalur digital. Lewat Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian dan Perdagangan, pembayaran retribusi pasar kini memanfaatkan QRIS. Hasilnya, masyarakat merasa lebih praktis dan aman saat melakukan transaksi, sementara petugas lebih efisien dalam tugasnya.

Inovasi turut hadir di sektor perparkiran. Pemkot memasang Automatic Camera Tracking System (ACTS) di sejumlah ruas strategis seperti Simpang Pataruman. Sistem ini memungkinkan penghitungan kendaraan secara real-time dan meminimalisir manipulasi data oleh oknum.

“Dengan sistem ini, potensi retribusi bisa dihitung lebih akurat dan transparan,” jelas Asep.

Hingga kini, realisasi retribusi parkir sudah mencapai 80 persen dari target Rp2 miliar per tahun. Meski begitu, sosialisasi tetap dibutuhkan, terutama di beberapa lokasi parkir yang masih belum sepenuhnya menerapkan sistem digital.

Ke depan, Asep menegaskan komitmennya. Tahun 2026 akan menjadi momentum penting karena seluruh jenis retribusi di Tasikmalaya wajib berbasis digital. Ia meyakini, digitalisasi retribusi daerah akan menjadi kunci keberhasilan tata kelola keuangan publik yang lebih bersih dan efisien.

“Dengan sistem digital, masyarakat lebih mudah membayar, pemerintah lebih cepat memantau, dan kebocoran penerimaan bisa ditekan secara signifikan,” tutupnya. (Lintas Priangan/AB)

PRIANGAN TIMUR

Rakerda PAN Ciamis Tak Hanya Bahas Pemilu 2029, Soroti juga Kursi Wakil Bupati

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah masih kosongnya jabatan Wakil...

Kemenhaj Kota Banjar: Ketenangan Ibadah Dimulai dari Perjalanan Legal

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan umrah tidak cukup hanya dimulai...

Ramai di Grup Tasikmalaya, Benarkah Ban Gundul Didenda Rp250 Ribu?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Informasi mengenai ban gundul yang disebut...

Empat Kali Tampil, Alexa Ciamis Empat Kali Bikin Juri Berdiri

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Alexa Ciamis bukan sekadar lolos dari...

Final Indonesia Derby 2026: 154 Kuda Bertarung di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Final Indonesia Derby 2026 akan berlangsung di...

JAWA BARAT

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img