Bupati Instruksikan Kepala Desa di Garut Serius Tangani 2 Masalah Ini

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberi pesan khusus kepada kepala desa di Garut yang baru dilantik. Mereka diminta tidak hanya menjalankan administrasi pemerintahan desa, tetapi juga serius turun tangan menangani dua persoalan penting di masyarakat.

Dua persoalan yang menjadi perhatian utama Bupati Garut adalah anak putus sekolah dan stunting. Instruksi itu disampaikan saat Abdusy Syakur Amin melantik tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu atau PAW di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin 8 Juni 2026.

Desa Diminta Jadi Ujung Tombak Pembangunan

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa desa memiliki peran sangat penting dalam menentukan arah kemajuan daerah. Menurutnya, pembangunan kabupaten tidak akan berjalan optimal jika persoalan-persoalan dasar di tingkat desa tidak tertangani dengan baik.

Abdusy Syakur Amin menyebut desa sebagai ujung tombak pembangunan. Karena itu, ia meminta para kepala desa di Garut benar-benar memahami kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.

“Kalau desanya maju maka kabupatennya maju. Namun sebaliknya, kalau desanya ada kendala maka kemungkinan besar kabupaten pun akan menghadapi kendala. Sehingga saya sangat intens terhadap pembangunan di desa,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Ia meyakini, kerja sama dan gotong royong antara pemerintah desa, kecamatan, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Salah satu persoalan yang secara khusus disoroti Bupati Garut adalah anak putus sekolah. Ia meminta kepala desa aktif mencari data anak-anak yang tidak lagi bersekolah, sekaligus menelusuri penyebabnya.

Menurut Bupati, persoalan anak putus sekolah tidak boleh hanya dilihat dari permukaan. Pemerintah desa perlu mengetahui apakah penyebabnya karena faktor ekonomi, perlengkapan sekolah, akses pendidikan, atau persoalan keluarga.

“Bapak/Ibu cari anak yang putus sekolah dan cari alasan mengapa mereka tidak bersekolah, lalu kita sama-sama mencari solusinya,” tegasnya.

Ia mencontohkan, jika anak tidak bersekolah karena tidak memiliki sepatu atau tas, pemerintah daerah akan berupaya membantu. Jika masalahnya berkaitan dengan biaya, maka dapat dicarikan solusi melalui Program Indonesia Pintar atau PIP.

Meski begitu, Bupati Garut mengingatkan bahwa tidak semua kebutuhan bisa langsung terpenuhi sekaligus. Namun, pemerintah daerah akan terus berupaya memaksimalkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Diminta Tidak Diam Saat Ada Masalah

Selain pendidikan, Bupati Garut juga meminta para kepala desa memberi perhatian serius terhadap penanganan stunting. Ia menyebut angka stunting di Kabupaten Garut memang menunjukkan tren penurunan, tetapi kondisi itu tidak boleh membuat pemerintah desa lengah.

Menurutnya, upaya pencegahan tetap harus diperkuat dari tingkat paling bawah. Pemerintah desa harus mampu mengidentifikasi keluarga berisiko, memperkuat koordinasi dengan kader posyandu, tenaga kesehatan, dan unsur kecamatan.

Bupati menegaskan, kepala desa tidak boleh pasif ketika menemukan persoalan di masyarakat. Setiap masalah harus segera dikomunikasikan agar bisa dicari jalan keluarnya bersama.

“Bapak/Ibu bersama-sama harus melakukan solusi konkret atas masalah yang timbul. Kalau ada masalah jangan diam, paling tidak ceritakan dan sampaikan kepada Pak Camat. Bahkan kalau memungkinkan, Bapak/Ibu bisa menceritakannya langsung kepada saya,” tambahnya.

Dalam pelantikan tersebut, terdapat tujuh Kepala Desa hasil PAW yang resmi dilantik. Mereka adalah Sri Patmawati sebagai Kepala Desa Dano, Kecamatan Leles; Dedi Supriadi sebagai Kepala Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong; dan Ma’mun Nugraha sebagai Kepala Desa Maroko, Kecamatan Cibalong.

Kemudian Ahmad Yusuf sebagai Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong; Gumilar sebagai Kepala Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Balubur Limbangan; Dadat Hidayat sebagai Kepala Desa Cikajang, Kecamatan Cikajang; serta Tatang Mulyawan sebagai Kepala Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk.

Di akhir sambutannya, Bupati Garut berpesan agar para kepala desa yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepala desa dapat menjadi motor penggerak pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong desa yang lebih mandiri serta berdaya saing.

Pelantikan tujuh kepala desa PAW ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Garut untuk kembali menegaskan bahwa penyelesaian masalah pendidikan dan kesehatan tidak cukup hanya dibahas di meja rapat. Kadang, jawabannya justru ada di gang kecil, rumah warga, dan data sederhana yang hanya bisa ditemukan kalau kepala desa benar-benar turun ke bawah. (IS/AS)

PRIANGAN TIMUR

Kemenhaj Kota Banjar: Ketenangan Ibadah Dimulai dari Perjalanan Legal

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan umrah tidak cukup hanya dimulai...

Ramai di Grup Tasikmalaya, Benarkah Ban Gundul Didenda Rp250 Ribu?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Informasi mengenai ban gundul yang disebut...

Empat Kali Tampil, Alexa Ciamis Empat Kali Bikin Juri Berdiri

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Alexa Ciamis bukan sekadar lolos dari...

Final Indonesia Derby 2026: 154 Kuda Bertarung di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Final Indonesia Derby 2026 akan berlangsung di...

3 Daerah di Priangan Timur Dikerahkan Menghidupkan Bandara Kertajati, Senin Teken MoU

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Tiga daerah di Priangan Timur bakal...

JAWA BARAT

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img