Ribuan Honorer Kemenag Ciamis Berunjuk Rasa: Tuntut Kesetaraan Hak dan Kepastian Jabatan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sekitar 1.500 hingga 3.000 guru honorer di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, yang tergabung dalam Aliansi Honorer Kemenag Ciamis, menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (21/10/2025). Aksi tersebut menuntut pengakuan yang adil untuk guru madrasah swasta dan tenaga pendidikan non-ASN, termasuk kepastian pengangkatan menjadi PPPK atau CPNS serta alokasi anggaran yang setara dengan guru negeri.


Tuntutan Utama Honorer Kemenag Ciamis

Dalam orasinya, koordinator Aliansi Honorer Kemenag Ciamis, Dhiagus Merti Pagede, menyampaikan bahwa aksi ini digerakkan untuk menyatukan suara guru RA, MI, MTs, MA dan tenaga kependidikan swasta supaya aspirasi โ€œkesetaraan hakโ€ di Kabupaten Ciamis terdengar hingga pusat.
Beberapa poin tuntutan yang disampaikan antara lain:

  • Amendemen UU ASN No. 20/2023 beserta regulasi turunannya, agar mencakup guru dan dosen madrasah serta tenaga kependidikan swasta.
  • Regulasi baru yang mengakomodir guru madrasah swasta, termasuk kejelasan PPDB bagi madrasah swasta serta alokasi anggaran yang lebih adil.
  • Kepastian status kepegawaian bagi honorer Kemenag Ciamis yang sudah mengabdi antara 15-30 tahun namun belum bisa ikut PPPK maupun CPNS.

Dhiagus menegaskan: โ€œKami menuntut kesetaraan hak agar setara dengan sekolah-sekolah negeri. Saat ini banyak guru honorer madrasah yang sudah mengabdi 15 hingga 30 tahun, tetapi tidak bisa masuk PPPK maupun CPNS.โ€


Respons Pemerintah Daerah: DPRD Ciamis dan Bupati Turun Tangan

Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, menerima audiensi para guru honorer dan menyampaikan apresiasi atas aksi yang berjalan tertib. Ia menyatakan bahwa isu status honorer di bidang pendidikan memang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
โ€œSaya sangat mengapresiasi aksi guru madrasah di Ciamis ini. Pesertanya lebih dari seribu orang, namun mereka menyampaikannya dengan damai dan tuntutannya pun wajar,โ€ ujar Nanang.
Lebih lanjut, DPRD Ciamis akan meneruskan aspirasi ke Kemenag Pusat dan DPR RI karena memang masalah regulasi status honorer berada di ranah nasional.

Informasi tambahan menyebut bahwa Nanang bahkan menyatakan bersedia mendukung langkah lebih lanjut apabila diperlukan, termasuk jika guru honorer melakukan mogok mengajar sebagai bentuk protes.


Momentum di Ciamis: Pengaruh dan Langkah Selanjutnya

Aksi di Ciamis menjadi bagian dari gerakan nasional guru honorer madrasah swasta. Aliansi Honorer Kemenag Ciamis telah menyatakan akan mengirim empat bus perwakilan ke Jakarta pada 30 Oktober 2025 untuk bergabung dengan rekan-sejawat dari daerah lain.
Dengan demikian, Kabupaten Ciamis kini menjadi barometer lokal yang memperlihatkan potensi perubahan kebijakan nasional melalui tekanan dari basis tenaga pendidik di lapangan.
Bagi para guru honorer, hasil aksi ini diharapkan bukan sekadar seremonial โ€” melainkan menghasilkan:

  • Kejelasan jalur pengangkatan PPPK/CPNS bagi guru madrasah swasta.
  • Perubahan regulasi yang secara khusus mengakui kontribusi guru swasta dan menghapus diskriminasi terhadap status honorer.
  • Transparansi anggaran pendidikan yang memperhitungkan madrasah swasta dan tenaga pendidik di bawah Kemenag secara adil.

Peristiwa ini memperkuat relevansi isu โ€œHonorer Kemenag Ciamisโ€ di pencarian lokal, karena menggambarkan persoalan aktual di Kabupaten Ciamis: guru honorer madrasah swasta menuntut kesetaraan hak dan kepastian kepegawaian. Fokus pemberitaan ini berada pada tiga elemen penting yang kuat dalam SEO lokal โ€” geografi (Ciamis), institusi (Kemenag), dan isu status honorer โ€” yang menjadikannya sangat potensial mendominasi hasil pencarian Google di wilayah Ciamis dan sekitarnya. (GPS)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Program GENIUS di Ciamis Dibuka, Bupati Hentikan Sambutan dan Tegur Bawahannya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Program GENIUS di Ciamis resmi...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com,ย BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories