Bupati Herdiat Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Pergerakan Tanah di Panawangan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya, terjun langsung meninjau lokasi pengungsian korban bencana alam pergeseran tanah yang terjadi di dua titik berbeda di Kecamatan Panawangan.

Dalam kunjungannya, Bupati memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik, dan memberikan arahan terkait langkah-langkah tanggap darurat yang harus segera dilakukan.

Bupati juga memberikan pernyataan tegas terkait peningkatan kewaspadaan terhadap bencana alam. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati, memperhatikan tanda-tanda alam, dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

- Advertisement -

Menurutnya, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Ciamis akhir-akhir ini membawa dampak yang cukup besar, salah satunya adalah terjadinya tanah longsor yang mengancam keselamatan warga.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada, memperhatikan peringatan dini dari instansi terkait, serta selalu siap siaga dalam menghadapi segala kemungkinan bencana,” katanya, Senin (07/04/2015) dini hari.

Dijelaskan Bupati, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan terus memberikan dukungan penuh kepada para korban bencana, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun dalam proses pemulihan.

“Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak akan tinggal diam. Kami akan terus memastikan distribusi bantuan yang dibutuhkan oleh para pengungsi, seperti sembako, selimut, kasur lipat, dan kebutuhan mendesak lainnya,” jelasnya.

Herdiat menyampaikan bahwa penanganan bencana dan pemulihan pasca bencana akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Kami juga akan fokus pada pemulihan kondisi tanah agar aman untuk dihuni kembali, dan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan keselamatan seluruh warga yang terdampak,” tegasnya.

Dikatakannya, Pemkab Ciamis telah mengerahkan tim relawan dan personel BPBD untuk segera menangani kondisi darurat di lapangan, juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan lembaga sosial untuk memastikan segala bantuan sampai tepat waktu dan efektif.

“Sebagai bagian dari upaya pemulihan, kami tidak hanya akan memprioritaskan bantuan logistik, tetapi juga bekerja keras untuk memastikan lingkungan yang aman dan kondusif bagi para korban untuk kembali ke rumah mereka,” ujarnya.

Selain itu, penanganan pasca bencana akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak untuk mengurangi dampak lebih lanjut.

“Kami akan terus memantau situasi cuaca dan akan memberikan peringatan dini kepada masyarakat apabila situasi semakin memburuk,” tandasnya.

Bupati menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan bencana. Ia berharap warga Ciamis tetap menjaga kewaspadaan, terutama di daerah rawan bencana, dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Mari sama-sama bergotong royong, saling membantu, dan menjaga keamanan bersama. Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Ciamis,” ajaknya.

Pemkab Ciamis, melalui BPBD dan tim relawan, berkomitmen untuk terus memberikan bantuan yang dibutuhkan dan mempercepat pemulihan di wilayah yang terdampak.

Dalam jangka panjang, pemkab juga akan mengevaluasi dan memperkuat sistem mitigasi bencana untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.

Seperti diketahui, pergeseran tanah di dua titik berbeda di Kecamatan Panawangan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, kejadian tersebut mengakibatkan tanah turun dengan kedalaman 50 meter.

BACA JUGA: Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Diprediksi Pada Sabtu Malam dan Hari Minggu

Lokasi pertama, di Dusun Cimanem, RT 4/RW 05, Desa Mekarbuana, mengalami pergeseran tanah yang mengancam 9 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 24 jiwa.

Meskipun tidak ada korban jiwa, situasi tetap memprihatinkan karena tanah di sekitar rumah warga masih labil. Sebagai langkah penyelamatan, warga yang terdampak langsung dievakuasi ke Aula Bale Desa Mekarbuana.

Bantuan darurat berupa sembako, selimut, dan kasur lipat sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, mengingat cuaca yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Lokasi kedua yang terdampak adalah Dusun Cipeundeuy, RT 01/RW 01, Desa Sadapaingan, juga mengalami pergeseran tanah dengan kedalaman 50 meter pada waktu yang sama.

Sebanyak 27 KK yang berjumlah 99 jiwa terancam, sehingga mereka harus mengungsi ke Masjid At-Taqwa.

Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, bantuan berupa sembako, selimut, kasur lipat, dan terpal menjadi sangat penting mengingat kondisi tanah yang masih labil dan potensi cuaca ekstrem yang bisa memperburuk keadaan.

Secara keseluruhan, bencana tanah longsor di Kecamatan Panawangan telah mempengaruhi 139 orang pengungsi, dengan rincian 7 balita, 21 anak-anak, 85 dewasa, 24 lansia, dan 2 orang disabilitas. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material dan dampak psikologis pada warga sangat signifikan. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

[lapak_produk layout="grid" source="random" limit="4" columns="4" rows="1"]
[lapak_post layout="grid" source="latest" limit="4" columns="4" rows="1"]

PRIANGAN TIMUR

Loket LPPOM Tasikmalaya Mulai 3 November, Ini Jadwal dan Jenis Layanannya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu...

Wisata Onthel Basadjan Banjar Singgahi UMKM Balokang, Dampak Ekonominya Perlu Diukur

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Kegiatan Wisata Onthel Basadjan Banjar...

65 Pramuka Ikuti Dianpinsat Kota Banjar, Tindak Lanjut Pembinaan Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Sebanyak 65 anggota Pramuka Penegak...

Dandim Cup 2026 Kota Banjar Berakhir, Pembinaan Pemain Perlu Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Turnamen sepak bola Dandim Cup...

Penanganan Keluarga Korban Rumah Ambruk di Banjarsari Ciamis Perlu Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penanganan keluarga Dadan Heryaman, warga Dusun...

JAWA BARAT

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Tanggul Sungai Cikalintu Jebol, BPBD Soroti Belum Adanya Saluran Pengalihan Air di Hulu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti,...

Pohon Tumbang di Bandung Timpa Kendaraan di Jalan Mohammad Toha

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. BANDUNG – Pohon tumbang di Bandung...

Olahraga

Kategori Populer