Terima Kasih RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Kami, Redaksi Lintas Priangan, harus jujur sejak awal.

Kami tidak mengenal keluarga korban. Tidak punya hubungan apa pun dengan anak yang kini berjuang melawan racun ular di ruang ICU. Tidak ada kedekatan personal, tidak ada kepentingan.

Namun justru karena itu, kami merasa perlu menulis ini.

Karena dari fakta-fakta yang terungkap ke publik, kami bisa membayangkan satu hal: ada kerja keras yang tidak biasa, ada dedikasi yang tidak sederhana, dan ada pengorbanan yang tidak selalu terlihat.

Seorang anak berusia 12 tahun, dirawat selama 10 hari di ICU. Mengalami gagal napas. Bergantung pada ventilator. Menghabiskan hingga 50 vial antivenom—angka yang jauh melampaui kebutuhan normal.

Ini bukan kasus ringan. Ini bukan situasi yang bisa ditangani dengan rutinitas biasa.

Di balik angka-angka itu, ada waktu yang berjalan lambat di ruang ICU. Ada detik-detik yang bisa berubah menjadi kritis kapan saja. Ada keputusan medis yang tidak bisa ditunda, tapi juga tidak boleh salah.

Dan di tengah situasi itu, ada tim medis yang tetap berdiri.

Kita mungkin hanya membaca satu kalimat: “ditangani secara maksimal.” Tapi kita tahu, kalimat itu menyimpan banyak hal yang tidak tertulis.

Kami membayangkan bagaimana tenaga medis harus berjaga siang dan malam. Mengawasi kondisi pasien yang bisa berubah dalam hitungan menit. Menghadapi kemungkinan terburuk, sambil tetap menjaga harapan.

Kami juga mencatat satu hal yang tidak kalah penting.

Antivenom bahkan harus didatangkan dari Bandung. Ada upaya bolak-balik, ada koordinasi yang berpacu dengan waktu, ada kerja yang tidak sederhana demi memastikan obat tetap tersedia saat dibutuhkan.

Dalam kondisi seperti itu, rumah sakit tidak hanya bekerja secara medis, tetapi juga melawan keterbatasan.

Lalu ada soal pembiayaan.

Biaya pengobatan disebut telah mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, dalam pernyataan yang disampaikan, penanganan pasien ini sudah melewati ketentuan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Dalam banyak situasi, ini bisa menjadi batas. Bisa menjadi alasan untuk berhenti, atau setidaknya menyesuaikan langkah.

Namun dalam kasus ini, yang terlihat justru sebaliknya.

Rumah sakit tetap melanjutkan penanganan. Tetap berupaya mencari solusi. Tetap memilih untuk menyelamatkan nyawa, meski harus berjalan di ruang yang tidak selalu mudah, bahkan ketika batas-batas pembiayaan telah terlampaui.

Di titik ini, kita melihat sesuatu yang lebih dari sekadar pelayanan.

Kita melihat keberanian untuk mengambil tanggung jawab.

Karena kita tahu, di balik setiap keputusan seperti itu, selalu ada risiko. Risiko administratif, risiko finansial, bahkan risiko profesional. Tidak semua hal bisa dijelaskan dalam laporan, tapi semua itu nyata di lapangan.

Dan mereka tetap melangkah.

Kami tidak menulis ini untuk memuji tanpa dasar. Kami menulis ini karena fakta-fakta yang ada menunjukkan satu hal yang jarang kita lihat secara utuh: pelayanan kesehatan yang tidak berhenti pada prosedur, tetapi bergerak sampai pada nurani.

Di tengah banyaknya kritik terhadap layanan rumah sakit, kasus ini memberi ruang bagi kita untuk melihat sisi lain.

Bahwa masih ada tenaga medis yang bekerja bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan hati.

Bahwa di balik dinding rumah sakit, ada orang-orang yang memilih untuk tetap berjuang, bahkan ketika situasi tidak mudah.

Dan untuk itu, kami, atasnama redaksi Lintas Priangan, merasa perlu mengatakan ini:

“Terima kasih. Semoga menjadi amal kebaikan yang mendapatkan pahala berlimpah dari Alloh SWT.”

Terima kasih kepada seluruh tim medis RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya. Terima kasih atas kerja keras yang mungkin tidak pernah sepenuhnya terlihat. Terima kasih atas dedikasi yang tidak selalu mendapat sorotan.

Kami percaya, apa yang dilakukan dalam kasus ini bukan hanya menyelamatkan satu nyawa.

Tapi juga menjaga harapan—bahwa pelayanan publik, ketika dijalankan dengan hati, masih layak untuk dipercaya.

— Redaksi Lintas Priangan

PRIANGAN TIMUR

Hujan Meteor Akhir Juli 2026, Bisakah Terlihat dari Wilayah Priangan?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Langit penghujung Juli 2026 menawarkan peristiwa...

Waspada Potensi Rob di Pesisir Priangan, Ini Pemicunya

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Potensi rob di Pesisir...

Nyaneut Garut: Teh Hangat yang Merekatkan Orang Sunda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Festival Nyaneut akan kembali menghangatkan Lapang Situgede,...

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

JAWA BARAT

TPPO Mengincar Jabar, Kenali Modusnya

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Menjelang Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada...

Angin Kencang Mengintai Ciayumajakuning Hari Ini, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Angin kencang mengintai Ciayumajakuning pada Selasa, 28 Juli...

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Olahraga

Popular Categories