Beranda blog Halaman 323

Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota Terima Kunjungan Siswa SD dalam Program Polisi Sahabat Anak

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, menerima kunjungan dari siswa-siswi SD Negeri Indihiang pada Selasa, 10 September 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak, yang bertujuan untuk mendekatkan polisi dengan anak-anak dan mengubah pandangan mereka tentang polisi sebagai sosok yang menakutkan menjadi sahabat masyarakat.

Kegiatan ini dirancang untuk memotivasi anak-anak agar lebih mengenal tugas polisi, sehingga mereka dapat memahami peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selama kunjungan, para siswa diajak untuk melakukan wawancara dengan anggota polisi mengenai tugas-tugas kepolisian, peralatan yang digunakan dalam patroli, serta bagaimana polisi menjalankan perannya dalam menjaga keamanan.

Para polisi menjelaskan tugas mereka dengan cara yang sederhana dan menggunakan metode belajar sambil bermain, sehingga membuat anak-anak lebih mudah memahami. Hal ini juga membantu menciptakan suasana yang menyenangkan dan membuat anak-anak tidak merasa takut saat bertemu dengan polisi.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, melalui Kapolsek Indihiang Kompol H Iwan, menyatakan bahwa kunjungan ini sangat efektif untuk mendidik dan membina anak-anak sejak usia dini agar lebih memahami tugas dan peran polisi. “Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini penting untuk menanamkan pada diri anak, agar mereka bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” ujar Kompol H Iwan kepada wartawan.

Selama ini, banyak anak yang menganggap polisi sebagai sosok yang menakutkan karena sering kali orang tua menggunakan polisi untuk menakut-nakuti anak-anak yang rewel atau nakal. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat melihat polisi sebagai figur yang ramah dan dekat dengan masyarakat.

BACA JUGA: Ketua SAPMA PP Pangandaran Dorong DPD KNPI Segera Gelar Musda

Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ini sangat positif karena mengenalkan tugas-tugas kepolisian serta peralatan yang digunakan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap polisi dan mengenalkan sosok polisi yang humanis. “Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini bertujuan menampilkan sosok polisi yang ramah, dekat dengan masyarakat, dan selalu siap melindungi,” tutup Kompol H Iwan.

Dengan kunjungan ini, diharapkan anak-anak dapat mengenal polisi lebih dekat dan memahami peran penting mereka dalam kehidupan sehari-hari, sehingga stigma negatif terhadap polisi dapat dihilangkan.

Ketua SAPMA PP Pangandaran Dorong DPD KNPI Segera Gelar Musda

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ketua Sapma PP Pangandaran, Rizky Fazri Gunawan, S.H., mendesak DPD KNPI Kabupaten Pangandaran untuk segera mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-4, mengingat masa jabatan kepengurusan periode 2021-2024 telah berakhir. Selasa, (10/09/2024).

Rizky menegaskan bahwa sesuai aturan, masa bakti kepengurusan DPD KNPI adalah tiga tahun, dan dengan habisnya masa jabatan Ketua Rohimat Resdiana, Musda harus segera dilakukan tahun ini.

Rizky juga mendorong DPD KNPI untuk segera melakukan penjaringan calon ketua baru dan meminta seluruh PK KNPI di tiap kecamatan serta Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Pangandaran untuk berperan aktif dalam proses ini dan menghidupkan kembali semangat KNPI. (Kurnia/lintaspriangan.com)

Masyarakat Antusias Ikuti ACF dengan X-Ray Portable untuk Deteksi Dini TBC

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH.  Kegiatan Active Case Finding (ACF) dengan X-ray portable yang dilaksanakan oleh Puskesmas Cipaku di Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, dihadiri ratusan warga. ACF merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini Tuberkulosis (TBC) di masyarakat.

X-ray portable adalah alat diagnostik yang dapat dibawa langsung ke lapangan, memungkinkan tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan rontgen di tempat. Teknologi ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggal mereka, terutama di daerah terpencil.

Kepala Puskesmas Cipaku, Mimin Sutisna Daryanto, mengatakan bahwa pemeriksaan X-ray portable mampu mendeteksi gejala TBC pada paru-paru dengan cepat dan akurat.

“Dengan deteksi dini, risiko penularan dapat diminimalkan dan pengobatan bisa segera dimulai. Hal ini penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut,” ujar Mimin.

Ia juga menyatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan ACF sangat penting untuk mendukung program pemerintah mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. Selain mensukseskan program pemerintah, masyarakat juga bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung.

“Hari ini ada  seratus orang dari berbagai usia datang secara sukarela untuk mengikuti pemeriksaan X-ray portable. Kedatangan mereka didorong oleh keinginan menjaga kesehatan diri dan keluarga,” ungkapnya.

ACF dengan X-ray portable akan dilaksanakan selama tiga hari tanggal 09,10, 11 pada bulan September 2024 di Aula Desa Selacai. Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga dilengkapi edukasi tentang TBC, termasuk cara penularan, gejala, dan langkah pencegahan.

“Kami ingin semua warga memahami risiko TBC dan bagaimana melindungi diri dan keluarga dari penyakit ini. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan tetapi juga sarana edukasi, kata Mimin.

BACA JUGA: BPKAD Ciamis Beri Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik 2024

Salah seorang warga, Nunung Nurjanah (65) warga RT. 05/08,  Desa Pusaka Sari yang hadir pada kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa terbantu  dengan adanya layanan X-ray portable yang diselenggarakan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Cipaku di Desa Selacai.

“Biasanya saya harus ke puskesmas yang cukup jauh, tapi sekarang bisa i diperiksa di sini. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan,” pungkasnya. (Kurnia/lintaspriangan.com)

BPKAD Ciamis Beri Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik 2024

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Ciamis memberikan penghargaan kepada perangkat daerah dan pemerintah desa atas keberhasilan mereka dalam tata kelola keuangan terbaik Tahun Anggaran 2024. Penghargaan ini diberikan pada Selasa, (10/09/2024), di halaman Kantor BPKAD Kabupaten Ciamis, dengan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Ciamis, Dr. H Andang Firman Triyadi, dan Kepala BPKAD, H Asep Dedi.

Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, yaitu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan pagu di atas Rp. 20 miliar, SKPD dengan pagu di bawah Rp. 20 miliar, dan kategori desa. Menurut Sekda Kabupaten Ciamis, penghargaan ini diberikan kepada SKPD, kecamatan, dan desa yang telah menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang baik.

“Penilaian dimulai dari tahap penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan. Tidak hanya dari laporan BPKD, penilaian juga melibatkan Bappeda dan Inspektorat,” ujarnya.

Sekda menjelaskan bahwa pengelolaan kegiatan dalam pemerintahan bukan hanya dinilai dari output berupa barang atau jasa, tetapi juga dari kinerja administrasi pengelolaan keuangan yang baik dan benar.

“Bagus, tetapi tanpa diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik, tidak akan mendefinisikan bahwa kita benar dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada SKPD yang menerima penghargaan untuk mempertahankan prestasi dan menjadi teladan bagi yang lain. “Tingkatkan terus kinerja dan perbaiki tata kelola keuangan agar semakin baik,” katanya. Sekda juga meminta agar prestasi yang diraih dapat diviralkan untuk menjadi motivasi bagi perangkat daerah lainnya.

Beberapa lembaga penerima penghargaan tersebut antara lain: Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Perhubungan (Dishub). Tiga dinas tersebut masuk kategori SKPD dengan pagu di atas Rp. 20 miliar. Sedangkan, Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), serta BKPSDM masuk kategori SKPD dengan pagu di bawah Rp20 miliar. Kategori kecamatan dimenangkan oleh Kecamatan Pamarican, Sukadana, dan Jatinagara. Sedangkan kategori desa diberikan kepada Desa Jagabaya, Tanjungsari, dan Salakaria.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW LLI Ciamis Gelar Pengajian

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Majelis Ta’lim Khusnul Khotimah, yang merupakan bagian dari Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis, mengadakan pengajian rutin dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara ini diselenggarakan pada Selasa, 10 September 2024, bertempat di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis dengan tema “Luruskan iman dan takwa, untuk menuju khusnul khotimah.”

Tak hanya dihadiri oleh pengurus dan anggota LLI Kabupaten Ciamis, dalam kegiatan tersebut juga turut hadir para pengusaha dan dan perwakilan dari beberapa instansi yang terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan lainnya. Ketua LLI Kabupaten Ciamis, H. Mas Zuki, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin dalam bentuk tausyiah yang selalu dinantikan, khususnya oleh para anggota LLI.

“Kami bersyukur kepada Allah SWT, tahun ini di bulan Mulud, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, kami bisa berkumpul dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Mas Zuki menekankan pentingnya meneladani perilaku dan adab baik Nabi Muhammad SAW, serta bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk bersilaturahmi melalui kegiatan majelis a’lim ini.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperpanjang usia harapan hidup, meraih kesejahteraan, keselamatan, keamanan, dan kebahagiaan bagi para lansia.

“Kami sebagai lansia sangat menikmati dan bersyukur atas masa lanjut usia yang diberikan Allah SWT,” tambahnya.

Mas Zuki juga berharap agar kegiatan keagamaan seperti ini dapat lebih ditingkatkan di masa mendatang sebagai bekal di Yaumul Hisab. Ia mengajak rekan-rekan lansia di Kabupaten Ciamis untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Seksi Agama Bidang Kesejahteraan, Sayut Setiadi, menambahkan bahwa Majelis Ta’lim Khusnul Khotimah telah berjalan selama satu tahun sejak berdiri pada 4 Desember 2023. Salah satu program LLI adalah meningkatkan pembinaan keimanan dan ketakwaan, karena ibadah menjadi prioritas utama.

“Ibarat kita sudah berada di ronde akhir, harus sudah bisa menciptakan gong kesuksesan di akhir hayat,” pungkas Sayut.