Lintas Priangan.com. BERITA CIAMIS. Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis terus mendorong kolaborasi strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Salah satunya melalui pertemuan bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar pada Kamis (16/4/2026) di Ruang DW.
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan, khususnya dalam pengembangan program pendidikan yang berdampak langsung bagi peserta didik.
Dalam kesempatan itu, perwakilan PMII, Husni, memperkenalkan jajaran kepengurusan baru sekaligus menegaskan komitmen organisasi melalui semangat “mahasiswa berdampak bagi pemerintah daerah”.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai gagasan program yang menyasar peningkatan kapasitas generasi muda.
Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah Speaking Center, yakni pelatihan keterampilan berbicara (public speaking) bagi siswa di bawah binaan Dinas Pendidikan Ciamis.
Program dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 7 Mei 2026 dan dirancang sebagai kegiatan non-profit atau gratis.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan bagi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan berbicara di depan umum yang sangat dibutuhkan di era saat ini.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Erwan Darmawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMII yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan pelaksanaan program yang terarah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Kami berharap program yang dirancang tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Erwan menuturkan Disdik Ciamis akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan PMII, tidak hanya pada program peningkatan keterampilan, tetapi juga dalam kegiatan pembinaan karakter.
Salah satu yang didorong adalah keterlibatan PMII dalam kegiatan keputrian yang dapat diintegrasikan dengan program pembinaan siswi tingkat SMP, sehingga mampu memberikan nilai tambah dalam aspek pembentukan karakter dan penguatan moral.
Melalui sinergi tersebut, Erwan berharap dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi program pendidikan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik semata, tetapi juga menyentuh aspek pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik secara menyeluruh.
Baca Juga : RSUD Tani Nelayan Tasikmalaya Optimalkan Layanan Cek Jadwal Rawat Jalan
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan seperti PMII menjadi langkah strategis dalam menciptakan ruang pembinaan yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan demikian, generasi muda tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepercayaan diri, kemampuan komunikasi yang baik, serta karakter kuat yang mampu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan di masa depan.
“Harapannya, dari sinergi ini akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi daerah,” pungkasnya.

