Beranda blog Halaman 286

Dinkes Ciamis Berikan Penghargaan Kepada Puskesmas Terbaik Program P2P

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis telah memberikan penghargaan kepada Puskesmas pemenang dalam bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Award Tahun 2024. Hal itu dikatakan Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Ciamis, Edis Herdis pada, Selasa (10/12/2024).

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinkes Ciamis, dr Yoyo dalam acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif dan Respon Penyakit tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2024 di Kampung Sampireun Kabupaten Garut, Jumat (05/12/2024) lalu.

Adapun Puskesmas dengan pengelolaan Program PTM Terbaik adalah Puskesmas Cijeungjing. Puskesmas dengan pengelolaan Program P2PM terbaik adalah Puskesmas Cipaku. Puskesmas dengan pengelolaan program kesehatan Lingkungan terbaik adalah Puskesmas Rancah. Puskesmas dengan pengelolaan Program Surveilans terbaik adalah Puskesmas Cigayam dan Puskesmas dengan pengelolaan Program Imunisasi terbaik adalah Puskesmas Rajadesa.

Edis mengatakan, digelarnya rakor untuk mengevaluasi seluruh kinerja program P2P dan pencapaian target serta meminimalisir kendala-kendala yang dihadapi.

“Pencapaian Dinkes merupakan hasil kinerja Puskesmas, maka peserta yang hadir adalah para kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kabupaten Ciamis,” katanya.

Dijelaskan Edis, setelah dilakukan evaluasi diharapkan terjadi peningkatan kualitas kinerja khususnya program bidang P2P agar lebih meningkatkan kualitas dan dapat berkolaborasi, baik di lintas bidang lingkup Dinkes maupun dengan lintas sektor.

“Semoga rakor tersebut menjadi momentum untuk lebih meningkatkan sinergitas antar lembaga khususnya di tingkat kabupaten, tingkat puskesmas dan seluruh Kepala puskesmas,” ungkapnya.

Edis berharap, para kepala puskesmas memiliki motivasi terhadap pemahaman dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di puskesmas. Harus siap juga dalam menghadapi berbagai tantangan bidang P2P.

Baca Juga: GPPB Kabupaten Ciamis Berikan Bantuan Seragam Untuk Nindi

“Melalui deteksi dini dan langkah preventif yang baik, kita bisa menekan angka penyebaran penyakit dan memastikan respon cepat saat ada potensi wabah di masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, selama rakor para peserta mendapatkan berbagai penjelasan materi terkait inovasi teknologi dalam deteksi dini penyakit, pentingnya penguatan tenaga kesehatan di daerah, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

“Sesi diskusi juga diadakan untuk merumuskan rencana aksi yang akan diterapkan di masing-masing wilayah,” ungkapnya .

Edis juga menjelaskan, berdasarkan penilaian selama Triwulan ke-3 tahun 2024 target pencapaian Dinkes Ciamis belum sepenuhnya tercapai dikarenakan kendala Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki belum terpenuhi.

Dinkes Kabupaten Ciamis memiliki standar pelayanan minimal mayoritas maka untuk target-target program yang termasuk ke dalam SPM sudah tercapai meskipun belum maksimal. Edis juga berharap seluruh target bisa tercapai maksimal.

“Alhamdulillah ditingkat provinsi, Dinkes Kabupaten Ciamis mendapat penghargaan penanganan program zoonosis terbaik dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat,” pungkasnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Pengurus Perbakin Ciamis 2024-2028 Resmi Dilantik, Ini Harapan Sekum Pengprov Jabar

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kabupaten Ciamis periode 2024-2028 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Sekertaris Umum (Sekum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Jawa Barat, Muhammad Nur Hanafi.

Pelantikan yang bertemakan “Melangkah Bersama, Bangun Sinergitas untuk Prestasi Menembak” tersebut digelar di Aula Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ciamis, Selasa (10/12/2024).

Muhammad Nur Hanafi mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Perbakin Kabupaten Ciamis periode 2024-2028. Ia pun merasa bangga dengan adanya kepengurusan baru Perbakin Kabupaten Ciamis.

“Adanya kepengurusan baru semoga dapat menambah semangat baru dan meningkatkan prestasi Perbakin di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Dijelaskannya, Perbakin bukan organisasi yang biasa-biasa saja karena ada hal yang menjadi tanggung jawab bersama. Anggota Perbakin itu dua yang pertama ketua yang sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) pengurus pusat. Kedua adalah anggota yang berasal dari club yang ada di Pengurus Cabang (Pengcab) dan mempunyai aturan yang melekat.

“Salah satu aturan yang kita junjung tinggi adalah undang-undang darurat, karena Perbakin merupakan satu-satunya organisasi olahraga warga sipil yang diberikan kewenangan oleh negara untuk memegang senjata api,” jelasnya.

Muhammad Nur juga mengatakan, anggota Perbakin yang telah memenuhi syarat dapat memegang senjata api sampai tujuh dengan kaliber berbeda, itu melekat pada diri masing-masing dan menjadi tanggung jawab sendiri. Atlet menembak dari Perbakin juga memiliki kesempatan untuk bergabung dengan TNI melalui jalur khusus.

Ia juga menyampaikan, Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2025 yang akan digelar di Aceh menjadi peluang besar bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet dilakukan sejak dini.

“Kalau ingin menghasilkan atlet profesional, pembinaan harus kita mulai sejak usia dini. Dengan pembinaan yang terarah, terprogram dan berkelanjutan mereka berpotensi menjadi atlet andal berprestasi baik ditingkat lokal, regional, nasional bahkan level internasional,” ungkapnya.

Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Endang Sutrisna sangat mengapresiasi atas dilantiknya kepengurusan Perbakin Kabupaten Ciamis periode 2024-2028. Ia berharap Perbakin Ciamis dengan pengurus barunya dapat menciptakan atlet menembak yang berpotensi dan berprestasi.

“Semoga Perbakin Ciamis lebih maju, lebih berkembang dan lebih berprestasi baik ditingkat regional, nasional maupun Internasional sehingga dapat membawa harum Kabupaten Ciamis khususnya,” harapnya.

Ketua Perbakin Kabupaten Ciamis, Selamet Budi Wibowo, menyatakan kesiapannya membawa Perbakin Ciamis menuju prestasi gemilang. Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan KONI Ciamis sebagai payung organisasi olahraga.

Pihaknya juga akan terus menjalin sinergi untuk membangun prestasi. Saat ini ada tujuh klub aktif di bawah Perbakin Ciamis, dan kami akan fokus pada penataan klub untuk menjaring atlet berbakat.

“Semoga saya dapat menjalankan amanah dengan baik. Maka saya mengajak pada rekan rekan untuk kerjasamanya dalam menjalankan organisasi ini untuk kemajuan Perbakin di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Budi juga mengatakan, persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan menjadi salah satu prioritas. Berbagai program akan dilaksanakan untuk mendukung persiapan menghadapi Porprov.

“Kami akan memastikan persiapan yang matang agar dapat memberikan hasil terbaik di Porprov mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dilantik kepengurusan Perbakin ini, diharapkan dapat membantu melahirkan para atlet muda potensial dan berprestasi serta mampu bersaing di level yang lebih tinggi di semua ajang kompetisi menembak.

“Saya berharap kepada klub-klub di Kabupaten Ciamis dapat memberikan sumbangsih dan bekerja sama agar bisa menciptakan atlet-atlet handal di ajang masa depan,” harapnya.

Dengan komitmen kuat dari pengurus baru, Perbakin Ciamis optimis mampu memberikan kontribusi besar bagi dunia olahraga, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga: Jembatan Pilkada, Sindiran Warga atas Janji Politik

Sementara itu mewakili Komandan Kodim (Dandim), Kasdim 0613/Ciamis, Mayor Inf Nirca Zahrudin mengucapkan selamat atas dilantiknya ketua dan kepengurusan Perbakin Kabupaten Ciamis periode 2024-2028.

“Semoga kepengurusan yang baru ini bisa berkiprah memajukan Perbakin khususnya di Kabupaten Ciamis umumnya di Jawa Barat,” ungkapnya.

Kasdim berharap, pengurus yang baru dilantik ini dapat membuat program kerja, mencari solusi, mencari cara untuk bisa berprestasi.

“Kami berharap Kabupaten Ciamis bisa menjadi yang terbaik di Jawa Barat, dan Provinsi Jawa Barat menjadi yang terbaik di Indonesia, mudah-mudahan semuanya bisa mewujudkannya,” ungkapnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Perbakin dan pihak-pihak terkait dalam mencetak atlet menembak yang berprestasi di Kabupaten Ciamis. (Nank Irawan//lintaspriangan.com)

GPPB Kabupaten Ciamis Berikan Bantuan Seragam Untuk Nindi

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Gerakan Peduli Pendidikan Bangsa (GPPB) Kabupaten Ciamis memberikan bantuan berupa seragam sekolah kepada Nindi Siswi Kelas 3 SDN Bojong Menger 4 Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis yang hampir delapan bulan tidak masuk sekolah.

Ketua GPPB Kabupaten Ciamis, Taofik Budiman mengatakan, pihaknya tergerak untuk membantu Nindi yang hampir delapan bulan tidak masuk sekolah karena harus membantu mencukupi kebutuhan adiknya yang masuk sekolah.

Bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah itu langsung diterima Nindi yang didampingi Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Bojong Menger, Rayu, Senin (11/12/2024).

“Kami merasa prihatin dan bangga kepada adek ini yang rela berhenti sekolah untuk membantu mencukupi kebutuhan adiknya,” katanya.

Dijelaskan Taofik, pihaknya juga berencana akan berkolaborasi dengan pihak desa dan sekolah untuk memastikan Nindi tetap dapat mengenyam pendidikan.

“Kami akan terus mendampingi dan mencari solusi agar Nindi bisa fokus belajar. Masa depan anak tidak boleh terhenti hanya karena kondisi ekonomi. Ini bukan hanya tugas sekolah, tetapi tanggung jawab semua pihak,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan oleh GPPB diharapkan menjadi awal dari perubahan besar bagi Nindi, Ia pun tidak ingin hanya membantu sesaat. Taofik juga menegaskan pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan Nindi dan anak-anak lain di situasi serupa mendapatkan hak mereka atas pendidikan,” ungkapnya.

Taofik pun mengajak masyarakat agar peduli terhadap pendidikan anak-anak di sekitar mereka.

“Jangan biarkan ada anak yang putus sekolah. Jika kita bersama-sama membantu, tidak ada yang mustahil,” katanya.

Taofik juga menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, Nindi tinggal dengan kakek, nenek tiri dan adiknya. Secara administrasi keluarga kakek Nindi masih terdaftar di Desa Kertabumi.

“Saat ini Pemdes Bojong Mengger dan Kertabumi sedang membereskan semua administrasinya, karena sampai saat ini Nindi belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK),” ucap Taofik.

Menurutnya, sekarang bukan saat nya mencari siapa yang salah dan kenapa itu bisa terjadi, tetapi ini tugas kita bagaimana caranya untuk menyelamatkan anak tersebut untuk tetap bisa bersekolah selayaknya anak-anak yang lain se usianya.

“Nindi dan adiknya bersekolah di sekolah yang sama, sehingga pihak sekolah harus lebih memberikan perhatian khusus untuk ke dua anak adik Kaka ini demi berjalannya dunia pendidikan yang berkualitas dan merata,” jelasnya.

Sementara itu Kepala SDN Bojong Menger 4, Rayu menyampaikan rasa terima kasih kepada GPPB Kabupaten Ciamis atas kepedulian terhadap siswa di sekolahnya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk Nindi. Kami berharap ini bisa memotivasi dia untuk terus semangat bersekolah dan mengejar cita-citanya,” ujarnya.

BACA JUGA: Miris Siswi SDN 4 Bojongmengger Terancam Putus Sekolah

Dikatakan Rayu, Nindi tinggal bersama kakeknya yang hidup serba kekurangan, paska orang tuanya bercerai sekitar 10 tahun yang lalu, hingga kini Nindi belum pernah ketemu kedua orang tuanya. Menurutnya, sampai saat ini Nindi belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, dikarenakan belum memiliki NIK.

Kakeknya Nindi di Dusun Cisihung
Desa Bojongmengger ini tinggal di rumah kontrakan, sementara masih tercatat sebagai warga Desa Kertabumi. Jadi sampai sekarang Nindi belum memiliki NIK.

“Saya ingin agar pihak terkait dapat membantu dalam pengurusan administrasi kependudukan nya, agar Nindi memiliki NIK dan mendapat bantuan dari pemerintah,” harapnya.

Dengan langkah ini, Nindi diharapkan dapat kembali bersekolah dengan semangat baru dan memiliki harapan untuk masa depannya. GPPB dan sekolah akan terus mendukungnya agar ia tidak kehilangan hak atas pendidikan yang layak. (Nank Irawan/Engkus/lintaspriangan.com)

Miris Siswi SDN 4 Bojongmengger Terancam Putus Sekolah

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Demi adiknya bisa bersekolah, Nindi (11) siswi kelas 3 SDN 4 Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, memutuskan untuk tidak bersekolah.

Sejak orang tuanya bercerai hampir sepuluh tahun lalu, Nindi tinggal bersama kakeknya yang dalam keterbatasan di Dusun Cisihung, Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing, sejak saat itu Ia belum pernah bertemu dengan kedua orang tuanya.

Nindi terpaksa harus berhenti sekolah dikarenakan adiknya masuk sekolah. Demi menutupi kebutuhan adiknya itu, Ia lebih memilih berjualan cilok berkeliling daripada mengikuti pembelajaran di sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Bojongmengger, Rayu mengatakan, Nindi Siswi kelas 3 memang beberapa bulan lalu tidak masuk sekolah. Berdasarkan keterangan dari warga sekitar Nindi dibawa Ibu tirinya ke Kota Banjar untuk dimasukan ke pesantren.

“Tapi kenyataannya Nindi di Banjar, Ia sering dilihat teman-temannya berjualan cilok berkeliling,” katanya. Rabu, (11/12/2024).

Rayu juga menjelaskan, sejak awalnya Nindi masuk sekolah ini, yang mendaftarkan bukan kakek atau neneknya melainkan warga sekitar. Ia merasa prihatin dengan keadaannya. Untuk itu Ia bersama para guru berkomitmen untuk membantu agar Nindi tetap bersekolah.

BACA JUGA: Tes Kompetensi PPPK Pangandaran di Tasikmalaya Berakhir

“Kami terus mempertahankan agar Nindi tetap sekolah, namun tetap ketika beberapa bulan tidak masuk sekolah, setiap hari kami menanyakan. Sejujurnya kami tidak bisa masuk ke pihak keluarganya karna tidak ada ditempat,” ungkapnya.

Rayu, para guru dan semua temannya merasa senang karena sejak Senin (09/12/2024), Nindi mulai bersekolah kembali. (Engkus/Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Tes Kompetensi PPPK Pangandaran di Tasikmalaya Berakhir

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN.  Tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Kabupaten Pangandaran telah selesai digelar di Kota Tasikmalaya. Kepala Bidang Pengadaan, Pengembangan Kompetensi, dan Informasi BKPSDM Pangandaran, Dodi Solih Hidayat, mengungkapkan bahwa 2.207 peserta telah mengikuti seleksi ini selama tiga hari. Tes dimulai sejak Sabtu, 7 Desember 2024, dan berakhir pada Senin, 9 Desember 2024.

“Tes ini sudah berjalan tiga hari, dan kami mencatat hanya 11 orang yang tidak hadir. Alasannya bermacam-macam, tetapi secara keseluruhan, seleksi berjalan lancar,” ujar Dodi saat diwawancarai pada Selasa, (10/12/2024).

Tes PPPK ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), yang mencakup empat aspek penilaian, yaitu kompetensi teknis, manajerial, sosio-kultural, dan wawancara.

Dodi menjelaskan bahwa selama pelaksanaan, tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya tes.

“Setiap sesi berlangsung sesuai jadwal. Alhamdulillah semuanya lancar, baik dari sisi teknis maupun peserta yang sangat kooperatif,” tambahnya.

Dodi juga mengumumkan bahwa pendaftaran seleksi PPPK gelombang kedua telah dibuka sejak 1 Desember 2024. Proses pendaftaran akan berlangsung hingga 31 Desember 2024, memberikan waktu yang cukup bagi para pelamar untuk mempersiapkan dokumen dan persyaratan lainnya.

“Untuk gelombang kedua ini, waktunya lebih panjang, jadi calon peserta bisa lebih tenang dalam mengurus administrasi. Panitia juga tidak terlalu kewalahan dibanding pendaftaran sebelumnya,” jelas Dodi.

Ia menambahkan bahwa jumlah formasi untuk gelombang kedua tetap sama seperti gelombang pertama, yakni 350 formasi. Rinciannya, 100 formasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, 195 untuk tenaga pendidikan, dan 55 untuk tenaga teknis.

“Formasi yang tersedia tidak berubah dari tahun 2024 ini. Tes untuk gelombang kedua dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2025,” ungkapnya.

BKPSDM Pangandaran berharap seleksi PPPK ini mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional di lingkungan pemerintahan. Dodi menekankan pentingnya menjaga kualitas seleksi agar hanya kandidat terbaik yang lolos menjadi bagian dari PPPK.

“Kami berupaya memastikan proses seleksi berjalan transparan dan adil, sehingga hasil akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran,” kata Dodi.

Meski proses seleksi berjalan lancar, Dodi mencatat beberapa tantangan yang dihadapi panitia. Salah satunya adalah ketidakhadiran peserta pada jadwal yang sudah ditentukan.

“Sebanyak 11 orang tidak mengikuti tes kali ini. Beberapa alasan yang kami temui antara lain masalah kesehatan dan kesulitan transportasi. Namun, kami tetap berharap mereka bisa ikut pada kesempatan berikutnya,” terangnya.

Ia juga mengingatkan calon peserta gelombang kedua untuk mempersiapkan diri dengan baik, mengingat persaingan cukup ketat.

“Seleksi ini membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari segi mental maupun materi. Jadi, kami sarankan para pelamar segera belajar dan memahami materi yang diujikan,” tambahnya.

Dengan selesainya seleksi gelombang pertama, pemerintah Kabupaten Pangandaran optimis kebutuhan tenaga kerja di sektor kesehatan, pendidikan, dan teknis dapat segera terpenuhi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik di berbagai sektor.

Selain itu, proses pendaftaran dan seleksi yang lebih terencana pada gelombang kedua diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

BACA JUGA: Jembatan Pilkada, Sindiran Warga atas Janji Politik

“Kami berharap pelaksanaan gelombang kedua nanti tetap lancar seperti gelombang pertama. Fokus kami adalah menjaga integritas seleksi dan memastikan semua berjalan sesuai aturan,” tutup Dodi.

Dengan pelaksanaan yang terorganisir dan transparan, seleksi PPPK ini menjadi langkah nyata pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah. (KMP/lintaspriangan.com)



Jembatan Pilkada, Sindiran Warga atas Janji Politik

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Sebuah jembatan di Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, kini dikenal dengan sebutan Jembatan Pilkada. Nama ini diberikan oleh warga sebagai bentuk sindiran terhadap janji politik yang berulang kali dilontarkan saat pemilihan kepala daerah, namun tak pernah diwujudkan.

Jembatan ini dibangun pada tahun 2003-2004 dan memiliki panjang 30 meter serta lebar 3,5 meter. Jembatan tersebut membentang di atas Sungai Ciseel, menghubungkan Desa Maruyungsari dengan Desa Karangpawitan. Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses penting antara Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya. Namun, kondisi jembatan yang masih menggunakan bantalan balok kayu kelapa membuatnya jauh dari kata layak untuk dilewati kendaraan berat.

Waluyo, seorang tokoh masyarakat Dusun Anggaraksan, mengungkapkan bahwa kondisi jembatan sebenarnya sudah memprihatinkan sejak lama. Ia menyebut, pada tahun 2021, bantalan balok kayu jembatan sempat diganti melalui gotong royong warga setempat. Hal ini dilakukan karena pemerintah daerah tak kunjung memberikan perhatian meskipun jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga di dua kecamatan.

“Kami warga terpaksa bergotong royong mengganti bantalan kayu jembatan ini. Kalau tidak, jembatan bisa runtuh kapan saja,” ujar Waluyo saat ditemui. Selasa, (10/12/2024).

Waluyo menjelaskan bahwa julukan Jembatan Pilkada muncul karena infrastruktur ini selalu menjadi bahan janji politik selama masa kampanye. Namun, janji-janji tersebut tak pernah direalisasikan oleh para pemimpin daerah.

Menurut Waluyo, pada Pilkada 2015, para calon kepala daerah menjanjikan pembangunan ulang jembatan ini. Warga pun sempat memiliki harapan besar, tetapi hingga masa jabatan berakhir, tidak ada tindakan nyata yang dilakukan.

“Dulu saat Pilkada 2015, jembatan ini dijanjikan akan dibangun kokoh. Namun, sampai sekarang tidak ada apa-apa,” katanya dengan nada kecewa.

Hal serupa kembali terjadi pada Pilkada 2020. Para kandidat yang berkampanye di wilayah tersebut menjadikan pembangunan jembatan ini sebagai salah satu janji utama. Namun, lagi-lagi, janji itu hanya menjadi angin lalu.

“Sama seperti sebelumnya, saat Pilkada 2020, lagi-lagi jembatan ini dijanjikan akan dibangun. Tapi buktinya nihil,” tambah Waluyo.

Waluyo menyatakan bahwa warga hanya ingin memiliki jembatan yang kokoh dan aman untuk digunakan. Ia berharap janji politik yang terus diulang-ulang ini akhirnya bisa diwujudkan setelah Pilkada berikutnya.

“Kita tidak meminta yang aneh-aneh, hanya jembatan yang layak dan aman. Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas sehari-hari warga,” ungkapnya.

Jembatan Pilkada tidak hanya menjadi akses utama antar desa, tetapi juga menjadi jalur alternatif yang strategis bagi masyarakat di Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya. Dengan kondisi yang ada saat ini, risiko kecelakaan atau kerusakan pada kendaraan sangat tinggi.

“Kami berharap pemerintah kali ini benar-benar memperhatikan kebutuhan warga. Jangan sampai janji ini hanya jadi bahan kampanye lagi,” ujar Waluyo penuh harap.

Kondisi Jembatan Pilkada mencerminkan bagaimana infrastruktur penting sering kali diabaikan, meskipun sudah berkali-kali dijanjikan. Warga berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat menjadikan pembangunan jembatan ini sebagai prioritas utama.

Sebagai infrastruktur penghubung antar desa dan kecamatan, jembatan ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian daerah. Akses yang memadai akan mendukung aktivitas perdagangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.

BACA JUGA: Perumda Galuh Perdana Jalin Kerja Sama dengan 4 BUMD

“Kalau jembatan ini dibangun dengan baik, tentu dampaknya besar untuk perekonomian dan kesejahteraan warga,” kata Waluyo menutup pembicaraan.

Dengan segala harapan yang disampaikan oleh warga, Jembatan Pilkada menjadi simbol perlunya perhatian lebih terhadap infrastruktur daerah. Janji-janji politik seharusnya diwujudkan menjadi tindakan nyata, bukan sekadar janji kosong. Kini, masyarakat menantikan apakah janji pada Pilkada berikutnya akan benar-benar direalisasikan atau kembali menjadi angin segar yang menghilang setelah pemilihan usai. (KMP/lintaspriangan.com)

Perumda Galuh Perdana Jalin Kerja Sama dengan 4 BUMD

0

lintasriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam upaya mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, Perumda Galuh Perdana Kabupaten Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis dengan empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat.

Kerja sama tersebut diumumkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Trans Luxury Hotel Bandung pada Selasa (10/12/2024).

BUMD yang terlibat dalam kolaborasi ini meliputi PT Agro Jabar, PT Agronesia, PT Bandung Daya Sentosa, dan PT Bekasi Putra Jaya. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan acara Sinergitas Pembinaan dan Pengelolaan BUMD Se-Provinsi Jawa Barat.

Plt. Direktur Utama Perumda Galuh Perdana, Herdiana, menjelaskan bahwa kerja sama ini memiliki tujuan besar, yakni menciptakan ekosistem bisnis yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, terutama di Kabupaten Ciamis.

“Ini adalah langkah awal yang penting untuk menciptakan dan memperkuat ekosistem bisnis di tingkat daerah,” ujar Herdiana saat diwawancarai usai penandatanganan.

Menurut Herdiana, keberadaan kerja sama ini menjadi momentum strategis bagi pihaknya untuk meningkatkan kinerja bisnis sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menekankan bahwa kerja sama ini difokuskan pada sektor pangan dan agribisnis, yang selama ini menjadi sektor unggulan di wilayah tersebut.

“Kami yakin dengan hadirnya kolaborasi ini, ekonomi di Kabupaten Ciamis akan lebih berkembang. Ini juga merupakan solusi bagi tantangan yang selama ini dihadapi di sektor agribisnis,” jelasnya.

Herdiana menambahkan bahwa dalam mengembangkan ekosistem bisnis, keberadaan jaringan bisnis yang luas dan saling terhubung adalah kunci utama. Ia menyebut bahwa pertukaran informasi antara konsumen, distributor, dan produsen menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan.

“Sejatinya, bisnis membutuhkan interaksi yang terus-menerus. Dengan adanya jaringan bisnis yang kuat, potensi kerja sama menjadi lebih besar,” katanya.

Selain itu, Herdiana mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama dengan keempat BUMD tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya untuk perusahaan itu sendiri, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Kami ingin ekosistem bisnis ini menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, belajar dari perusahaan besar, serta meningkatkan keterampilan mereka,” ungkap Herdiana.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Perumda Galuh Perdana. Herdiana percaya bahwa kerja sama strategis ini tidak hanya akan memperkuat posisi perusahaan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap langkah ini menjadi awal yang baik untuk menjadikan Perumda Galuh Perdana sebagai penggerak ekonomi daerah yang lebih handal,” pungkasnya.

Herdiana juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perumda Galuh Perdana. Menurutnya, bisnis tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kuat.

“Kami percaya, dengan berbagi wawasan dan pengalaman, kita bisa menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi semua pihak,” katanya.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi Perumda Galuh Perdana untuk memanfaatkan teknologi, jaringan pemasaran, serta sumber daya yang dimiliki oleh keempat BUMD tersebut.

Selain itu, acara penandatanganan MoU ini juga menjadi ajang diskusi dan bertukar pengalaman antara para pemimpin BUMD di Jawa Barat. Herdiana menyebut bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk membangun sinergi yang kokoh antarperusahaan daerah.

“Kami tidak hanya menandatangani kerja sama, tetapi juga belajar dari keberhasilan dan tantangan yang telah dialami oleh BUMD lain,” ujarnya.

BACA JUGA: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Herdiana berharap masyarakat Kabupaten Ciamis dapat merasakan dampak positif, baik dalam bentuk peningkatan peluang kerja maupun pengembangan ekonomi secara menyeluruh.

Kerja sama ini menandai komitmen Perumda Galuh Perdana untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jawa Barat. Kolaborasi dengan PT Agro Jabar, PT Agronesia, PT Bandung Daya Sentosa, dan PT Bekasi Putra Jaya diharapkan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah bagi Ciamis dan sekitarnya. (Rizky/lintaspriangan.com)

TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam upaya mencegah banjir, TNI-Polri bersama Muspika Kecamatan Mangkubumi dan warga setempat bergotong- royong membersihkan saluran drainase pada Selasa (10/12/2024). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan aman.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, melalui Kapolsek Mangkubumi Iptu Jajat Jatnika, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menghadapi musim hujan. Ia menegaskan, membersihkan selokan yang tersumbat oleh sampah dan lumpur dapat mengurangi potensi genangan air yang membahayakan warga.

“Hari ini kami bersama TNI, Muspika, dan warga membersihkan selokan. Tujuannya agar banjir dapat dicegah, terutama di daerah pinggiran sungai dan saluran drainase,” kata Iptu Jajat Jatnika kepada wartawan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk anggota TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat yang bersemangat berpartisipasi. Iptu Jajat Jatnika mengapresiasi antusiasme warga yang turut mendukung kegiatan bersih-bersih ini.

“Kami berterima kasih kepada TNI dan warga. Dengan bantuan mereka, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai, dan kami semakin bersemangat,” ujar Jajat.

Proses pembersihan ini fokus pada saluran drainase yang selama ini terhambat sampah dan lumpur, penyebab utama luapan air saat musim hujan. Warga bekerja bersama-sama untuk memastikan tidak ada hambatan pada aliran air, demi menghindari banjir yang dapat merusak lingkungan.

“Luapan air bisa membahayakan warga sekitar, karena dapat menyebabkan banjir dan genangan air,” tambahnya.

Iptu Jajat Jatnika juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan drainase tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

BACA JUGA::

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menghindari bencana alam, terutama saat musim hujan,” tutupnya.

Kolaborasi antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi permasalahan lingkungan. Dengan semangat gotong royong, warga Kecamatan Mangkubumi berkomitmen menciptakan wilayah yang bebas banjir dan nyaman untuk dihuni. (AA Fauzy/lintapriangan.com)


Pelaku Pencurian di Kawasen Ditangkap Warga

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pria berinisial Y, warga Dusun Batukurung, Desa Kawasen, nyaris berhasil melakukan aksi pencurian di salah satu rumah di Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari. Namun, aksinya keburu diketahui oleh pemilik rumah, Eti, sehingga pelaku akhirnya diamankan oleh warga setempat.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 11.20 WIB, saat Eti hendak pergi meninggalkan rumah. “Saya sempat melihat pelaku bolak-balik di depan rumah. Ketika saya tanya, dia bilang sedang mencari anjingnya yang hilang,” kata Eti pada awak media. Selasa, (10/12/2024).

Namun, jawaban tersebut membuat Eti curiga. Ia merasa aneh karena di sekitar lingkungannya tidak ada yang memelihara anjing.

Awalnya, Eti tetap berniat keluar rumah. Namun, rasa curiga yang semakin besar membuatnya memutuskan untuk kembali memeriksa kondisi rumah.

“Jendelanya sudah dicongkel. Langsung saja saya berteriak minta tolong ke warga,” jelasnya.

Teriakan Eti langsung memancing perhatian warga sekitar. Mereka berbondong-bondong datang ke lokasi dan berhasil menangkap pelaku.

Menurut warga, pelaku sempat membawa senjata tajam berupa golok yang ditemukan di dekatnya. Hal ini membuat Eti sempat merasa takut ketika melihat pelaku.

“Saya tidak tahu golok itu untuk apa, tapi sepertinya dipakai untuk mencongkel jendela rumah saya,” ujarnya.

Setelah ditangkap, pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga yang kesal karena tindakannya dilakukan di siang bolong. Beruntung, aparat keamanan setempat segera tiba di lokasi.

“Untung saja Babinsa datang tepat waktu. Kalau tidak, mungkin warga sudah bertindak lebih jauh,” tutur salah seorang saksi mata.

Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Banjarsari untuk diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Eti merasa lega karena pelaku belum sempat mengambil barang-barang berharga dari rumahnya. “Untungnya, semua barang di rumah saya masih aman. Hanya kaca jendela yang rusak akibat dicongkel,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengaku peristiwa ini membuatnya trauma dan lebih berhati-hati di masa mendatang.

BACA JUGA: Desa Wisata Bangunharja Dikunjungi Kabid Pariwisata

Berdasarkan pantauan di lokasi, kejadian ini menyisakan kerusakan pada bagian jendela rumah Eti. Pelaku Y diduga beraksi karena motif ekonomi, mengingat pencurian dilakukan pada siang hari saat warga umumnya lengah. Kini, kasus ini tengah didalami oleh pihak kepolisian untuk mengungkap lebih jelas motif pelaku.

Warga setempat berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. “Kami semua merasa prihatin. Pencurian seperti ini seharusnya tidak terjadi. Kami juga akan memperketat pengawasan lingkungan agar lebih aman,” ujar salah seorang tokoh masyarakat. (Revan/infopriangan.com)


Desa Wisata Bangunharja Dikunjungi Kabid Pariwisata

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Desa Wisata Bangunharja, yang terletak di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, mendapat kunjungan istimewa dari Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Dedi Udeng beserta jajarannya pada Selasa, 10 Desember 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan pengelola desa wisata serta memberikan saran dan motivasi untuk pengembangan lebih lanjut.

Rombongan disambut hangat oleh pengelola desa wisata, Dadang Mulyadi Panji, dan Kepala Desa Bangunharja, Carikin, di Centra Kuliner Ciming.

Dalam sambutannya, Kabid Destinasi Dinas Pariwisata menyampaikan apresiasinya terhadap potensi alam Desa Bangunharja yang beragam. Ia menyoroti kawasan hutan, perairan, area pertanian, perikanan, kuliner, dan kriya yang menurutnya memiliki nilai istimewa.

“Potensi ini sangat menawan dan istimewa. Jika dikelola dengan baik dan didukung promosi digital, Desa Wisata Bangunharja bisa menjadi destinasi unggulan. Kami siap membantu mempromosikan desa ini kepada stakeholder seperti BUMN,” ujar Kabid Destinasi.

Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan sarana digital untuk memperluas jangkauan promosi dan menarik lebih banyak wisatawan.

Dadang Mulyadi Panji menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini. Menurutnya, kehadiran pihak Dinas Pariwisata memberikan motivasi baru bagi pengelola desa wisata untuk terus berkembang.

“Kami sudah memulai beberapa langkah, seperti membangun wahana Fun Tubing di saluran irigasi Bendung Bantar Heulang, menyediakan sarana edukasi di bidang perikanan, olahan ikan, pertanian, dan kriya seperti tas Kamuti,” ungkapnya.

Selain itu, Dadang menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya mengembangkan situs cagar budaya Nanggakarya sebagai daya tarik tambahan.

“Kami juga memiliki kuliner yang beragam dan terus berusaha menciptakan pengalaman yang unik bagi pengunjung. Dengan segala keterbatasan, kami melangkah setahap demi setahap untuk menjadikan Desa Wisata Bangunharja Istimewa lebih baik,” jelasnya.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menambahkan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan generasi muda untuk mendukung pengelolaan desa wisata secara digital.

Ia menjelaskan bahwa melalui program Desa Cerdas, beberapa kader telah dilatih untuk mengelola promosi destinasi, kriya, dan kuliner desa secara daring.

“Kami ingin desa ini dikenal lebih luas, sehingga bisa mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa,” kata Carikin.

Carikin juga menegaskan pentingnya dukungan dan pendampingan dari Dinas Pariwisata untuk mewujudkan visi tersebut. Ia optimis bahwa kerja sama yang terjalin antara pemerintah desa dan Dinas Pariwisata akan membawa dampak signifikan bagi pengembangan desa wisata.

BACA JUGA: Kadin Tasikmalaya Dorong Kerjasama dengan Investor Global

Adapun alasan utama pengembangan Desa Wisata Bangunharja Istimewa, menurut Dinas Pariwisata, adalah untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata. Dengan keberagaman potensi yang dimiliki, desa ini memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ciamis. Namun, tanpa pengelolaan yang baik dan promosi yang efektif, potensi tersebut bisa terabaikan. Oleh karena itu, pengembangan desa wisata ini dilakukan agar tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola, dan masyarakat dapat mendorong kemajuan sebuah desa wisata. Desa Wisata Bangunharja Istimewa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Ciamis. (Rini/lintaspriangan.com)