lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengukuhkan pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten di Lapangan Serka Dedy Unadi Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Nomor 69, Kota Bandung, Rabu, 10 Juni 2026.
Pengukuhan tersebut meliputi Ketua Umum Pengprov Jawa Barat dan Banten, pengurus cabang, serta ranting Pencak Silat Militer atau PSM di wilayah Kodam III/Siliwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan organisasi, pelestarian budaya bangsa, sekaligus pembentukan karakter prajurit dan generasi muda.
Pangdam Sebut PSM Bukan Sekadar Organisasi Bela Diri
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa pengukuhan pengurus Pencak Silat Militer bukan sekadar seremoni organisasi. Menurutnya, amanah tersebut harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk membangun, membina, dan mengembangkan PSM agar semakin maju, profesional, serta memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Pangdam menyampaikan, Pencak Silat Militer merupakan wadah pembinaan strategis. Perannya tidak hanya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa, tetapi juga membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, berjiwa ksatria, dan memiliki semangat juang tinggi.
“Pencak silat juga berperan dalam membangun mental, moral, dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Pangdam dalam amanatnya.
Menurut Pangdam, nilai-nilai dalam Pencak Silat Militer sangat relevan dengan kebutuhan pembinaan sumber daya manusia saat ini. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, PSM dinilai dapat menjadi sarana untuk menanamkan disiplin, loyalitas, integritas, sportivitas, dan semangat bela negara.
Ia juga menekankan bahwa Kodam III/Siliwangi memandang PSM sebagai wadah penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, perguruan pencak silat, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam pembinaan karakter bangsa.
Pengurus Diminta Jaga Soliditas dan Bina Generasi Muda
Pangdam III/Siliwangi berharap seluruh pengurus Pencak Silat Militer yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Para pengurus juga diminta menjaga soliditas organisasi serta mempererat kerja sama dengan berbagai perguruan pencak silat di Jawa Barat dan Banten.
Menurutnya, PSM harus mampu menjadi ruang pemersatu dalam semangat persaudaraan, sportivitas, dan pengabdian kepada bangsa. Semangat tersebut penting agar Pencak Silat Militer tidak hanya tumbuh sebagai cabang pembinaan fisik, tetapi juga sebagai gerakan karakter yang menyentuh masyarakat luas.
Pangdam juga mendorong PSM di wilayah Kodam III/Siliwangi untuk aktif berkontribusi dalam pembinaan generasi muda. Pembinaan tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi yang kuat secara fisik, matang secara mental, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh.
Selain itu, keberadaan Pencak Silat Militer juga diharapkan dapat mendukung tugas pembinaan teritorial. Dengan jaringan pengurus hingga tingkat cabang dan ranting, PSM dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas nilai kedisiplinan, persatuan, dan bela negara di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada Kadisjasad selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pencak Silat Militer, jajaran Pengurus Pusat PSM, Kajasdam III/Siliwangi, panitia penyelenggara, IPSI Jawa Barat dan Banten, para ketua perguruan pencak silat, serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
Acara pengukuhan pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten ini turut dihadiri sejumlah pejabat Kodam III/Siliwangi, para Danrem, Danrindam, para asisten Kasdam, Dansat, Kabalak, perwakilan IPSI Jawa Barat dan Banten, para ketua perguruan pencak silat, serta tamu undangan lainnya. (AS)






















