Bobotoh Dikeroyok Konvoi Persib, Viking Bekukan Frontline dan UCB

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Kasus Bobotoh dikeroyok konvoi Persib berbuntut panjang. Viking Persib Club mengambil langkah tegas dengan membekukan dua distriknya, yakni Viking Frontline dan United Colours of Bobotoh atau UCB, setelah muncul dugaan kekerasan sesama pendukung Persib Bandung dalam rangkaian pawai juara.

Keputusan itu menjadi sorotan karena muncul di tengah euforia besar Bobotoh setelah Persib merayakan gelar juara. Namun, pesta kemenangan yang semestinya menjadi ruang kebahagiaan justru tercoreng oleh dugaan pengeroyokan Bobotoh Persib yang videonya viral di media sosial. Dari sinilah keputusan Viking bekukan Frontline UCB menjadi babak baru dalam penanganan insiden tersebut.

Dua Distrik Dibekukan Tanpa Batas Waktu

Pembekuan Viking Frontline dan UCB diumumkan melalui surat resmi yang diteken Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, Kamis, 28 Mei 2026. Sanksi tersebut diberikan untuk waktu yang belum ditentukan.

Dalam surat itu, Viking menyebut pembekuan dilakukan karena adanya peristiwa pemukulan sesama Bobotoh yang melibatkan anggota dari dua distrik tersebut. Viking menilai, peristiwa itu menjadi bentuk kelalaian di tingkat distrik dalam mengontrol perilaku anggotanya.

Organisasi suporter Persib itu juga menegaskan bahwa kekerasan fisik dan konflik internal tidak mencerminkan nilai persaudaraan yang selama ini dijunjung Bobotoh. Bagi Viking, solidaritas antarsesama pendukung Persib tidak boleh rusak hanya karena emosi sesaat di jalanan.

Sebelum pembekuan distrik dilakukan, Viking Persib Club juga sudah mengambil langkah terhadap para terduga pelaku. Keanggotaan mereka dicabut karena dinilai melakukan pelanggaran berat terhadap aturan organisasi.

Viking juga menegaskan tidak akan memberikan pendampingan hukum kepada para terduga pelaku. Proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Sikap ini sekaligus menjadi pesan bahwa sanksi tegas Viking tidak hanya berhenti di pernyataan moral, tetapi juga menyentuh struktur organisasi dan status keanggotaan.

Kasus ini membuat nama Viking Frontline dan UCB menjadi perhatian publik. Keduanya bukan sekadar disebut dalam percakapan media sosial, tetapi masuk dalam keputusan resmi organisasi. Dengan pembekuan tersebut, aktivitas dua distrik itu berada dalam status dihentikan sampai ada keputusan lebih lanjut.

Tobias Ginanjar bahkan menyebut pembekuan itu bisa berlangsung lama. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa batas waktunya tidak singkat, bisa satu tahun, lima tahun, bahkan selamanya, tergantung kesiapan distrik untuk kembali dewasa dan bertanggung jawab.

Korban Disebut Datang dari Sukabumi

Dugaan kekerasan sesama Bobotoh itu mencuat setelah video pemukulan beredar luas di media sosial. Dalam salah satu laporan, korban disebut merupakan Bobotoh asal Kabupaten Sukabumi yang datang ke Bandung untuk ikut merayakan konvoi juara Persib.

Dua korban disebut bernama Adul dan Misbah, warga Kampung Tagog, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Keluarga korban membenarkan bahwa dua pria dalam video viral tersebut merupakan adiknya.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula saat arus kendaraan dalam kondisi padat di tengah konvoi kemenangan Persib. Sepeda motor yang dikendarai korban disebut sudah telanjur berada di tengah kepadatan, sehingga sulit untuk mundur ketika diminta berhenti.

Situasi kemudian memanas. Salah seorang yang diduga pelaku disebut marah dan melakukan pemukulan terhadap korban. Peristiwa itu lalu berkembang menjadi dugaan pengeroyokan hingga korban mengalami luka-luka.

Viking Pajampangan, komunitas Bobotoh dari wilayah Sukabumi, ikut mengecam peristiwa tersebut. Mereka mendesak agar para pelaku diproses secara hukum. Sikap itu memperkuat dorongan agar kasus ini tidak hanya selesai lewat jalur kekeluargaan, tetapi juga mendapat pertanggungjawaban yang jelas.

Di sisi lain, Viking Persib Club mengimbau seluruh Bobotoh agar tetap menjaga kondusivitas. Euforia juara, menurut organisasi itu, tidak boleh berubah menjadi tindakan anarkistis yang merusak nama besar Persib dan kultur suporternya sendiri.

Kasus Bobotoh dikeroyok konvoi Persib ini menjadi pengingat bahwa pesta sepak bola selalu membutuhkan kedewasaan. Kemenangan di lapangan bisa dirayakan dengan lantang, tetapi tetap harus dijaga agar tidak berubah menjadi luka bagi sesama pendukung.

Persib sudah memberi kebanggaan lewat gelar juara. Kini, pekerjaan rumah ada di tribun, jalanan, dan komunitas: memastikan nama Bobotoh tetap identik dengan loyalitas, bukan kekerasan. Sebab dalam sepak bola, kalah dari lawan masih bisa diterima; yang sulit dimaafkan adalah kalah oleh emosi sendiri. (AS)


Baca Berita Persib lainnya di Google News

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp โžœ

Berita lainnya:

Resmi! Persib Terbebas dari Sanksi FIFA, Mariano Peralta Berpeluang Debut Kontra Arema

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Kabar yang ditunggu Bobotoh akhirnya datang. Persib Bandung resmi bebas dari sanksi FIFA, yaitu sanksi larangan...

Tujuh Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar China Open 2026

lintaspriangan.com,ย OLAHRAGA.ย Tujuh wakil Indonesia memastikan tempat di babak 16 besar China Open 2026 setelah rangkaian pertandingan putaran pertama berakhir di...

Timnas Putri Indonesia Bantai Laos 5โ€“0, Juara AFF 2026

lintaspriangan.com,ย OLAHRAGA.ย Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar AFF Womenโ€™s Cup setelah membantai Laos 5โ€“0 pada pertandingan final di Kuala Lumpur Football...

Konten Premium

Indikasi Korupsi di Majalengka: Ada Mark-up Miliaran, Bagi-Bagi Fee, Pengawas Terlibat!

lintaspriangan.com,ย KONTEN PREMIUM.ย Sebuah pengadaan menggunakan uang publik di Kabupaten Majalengka...

20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi PADes: Aturan dan Cara Pengawasan

lintaspriangan.com,ย KONTEN PREMIUM.ย Bayangkan Koperasi Desa Merah Putih di sebuah desa...

Penyalahgunaan Dapur MBG: Panduan Warga Mengawasi SPPG dan Melaporkan Kejanggalan

lintaspriangan.com,ย KONTEN PREMIUM.ย Dari mencocokkan alamat dapur dan sekolah penerima hingga...

Nekat! Pemda di Priatim Ini Menyalahgunakan Anggaran Miliaran Rupiah Secara Berulang

lintaspriangan.com,ย KONTEN PREMIUM. Badan Pemeriksa Keuangan menemukan dana bertujuan khusus...

Bandara Husein Kembali Dibuka: Panduan Lengkap Akses, Rute, dan Transportasi

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Bandara Husein kembali dibuka membawa kabar...

Terbaru

Ketua DPRD: Kota Tasikmalaya Harus Jadi Kota yang Mendengar Anak

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย  Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H.,...

Saling Lapor dalam Kasus Dapur MBG Banjar, Kedua Pihak Serahkan Proses ke Polisi

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Polemik pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis...

Retribusi Anjlok, TPP ASN Kota Tasikmalaya Terancam Dipotong Hingga 40 Persen

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur...

Kebakaran Bayongbong Garut Dekat Alun-Alun, Sirine Damkar Meraung

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT. Kebakaran Bayongbong melanda sebuah bangunan di Jalan...

Ayah Tiri di Ciamis ditangkap setelah Diduga Setubuhi Anak Tiri Belasan Kali Sejak Korban Masih SD

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis...

Piala Dunia 2026

Mengenal Ferran Torres: Pahlawan Spanyol Penakluk Argentina

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026.ย Ferran Torres muncul sebagai tokoh penentu ketika...

Tarian Terakhir Messi Berakhir Tanpa Trofi

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026.ย Lionel Messi meninggalkan final Piala Dunia 2026...

Ferran Torres, Pemain Pengganti yang Menentukan Juara Dunia

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026.ย Ferran Torres menjadi pahlawan Spanyol dalam final...

Spanyol Juara Dunia, Takhta Argentina Berakhir

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026.ย Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan...

Argentina vs Spanyol: Prediksi Skor dan Skenario Final Dramatis

lintaspriangan.com,ย PIALA DUNIA 2026. Argentina vs Spanyol akan menjadi panggung...

Daerah lainnya

Pencarian Berakhir Duka, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang...

JIDA 2026 Dibuka 23 Juli, Warga Jabar Ikuti Pelatihan Gratis

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Jabar Istimewa Digital Academy atau JIDA...

Tragedi Pasar Muka Cianjur Pedagang Kelapa Tewas Ditusuk , Pelaku Diburu Polisi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Suasana Pasar Muka, Kabupaten Cianjur, mendadak...

75 Tahun Pameran PBB Bandung, Jejak Diplomasi Sebelum Konferensi Asia Afrika

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Pada Sabtu, 25 Juli 2026, genap 75...

Perspektif

Popular Categories