lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan prestasi olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Anggaran yang disiapkan untuk kontingen tahun ini turun drastis, dari sekitar Rp12 miliar pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi hanya Rp4 miliar.
Meski demikian, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tetap memasang target agar kontingen Tatar Galuh mampu bertahan di 10 besar klasemen Porprov Jawa Barat.
Harapan tersebut disampaikan Herdiat saat mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Kabupaten Ciamis di Halaman Pendopo Ciamis, Senin (2/11/2026).
Menurut Herdiat, capaian pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 menjadi catatan penting bagi perjalanan olahraga daerah. Saat itu, Ciamis berhasil menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 99 medali, terdiri dari 35 emas, 29 perak, dan 35 perunggu.
Anggaran Turun, Ciamis Hanya Ikuti 23 Cabang Olahraga
Bupati Herdiat mengakui kondisi persiapan Porprov 2026 berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Keterbatasan anggaran membuat Ciamis harus membatasi keikutsertaan pada sejumlah cabang olahraga.
Dari total 38 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Ciamis hanya dapat mengikuti 23 cabang. Sebanyak 206 atlet disiapkan untuk memperjuangkan prestasi daerah.
Bupati Herdiat berharap keterbatasan tersebut tidak membuat para atlet kehilangan motivasi. Ia meminta seluruh anggota kontingen tetap memiliki mimpi besar, semangat juang, dan mental pantang menyerah.
Ia juga mengingatkan bahwa para atlet membawa harapan sekitar 1,31 juta masyarakat Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, membela daerah harus dilandasi kebanggaan dan tanggung jawab, bukan semata-mata mengejar bonus.
Bupati Herdiat bahkan meminta atlet yang merasa tidak sanggup bertanding dengan sepenuh hati untuk mempertimbangkan mundur sebelum kompetisi dimulai.
Kontingen Ciamis Bidik 46 Medali
Ketua Kontingen Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menjelaskan bahwa total anggota kontingen yang diberangkatkan mencapai 300 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 46 official, 127 atlet putra, 79 atlet putri, serta 48 panitia kontingen.
Pada Porprov XV Jawa Barat 2026, Ciamis akan mengikuti 108 nomor pertandingan dari sekitar 500 nomor yang tersedia.
Kontingen menetapkan target 46 medali, dengan rincian 15 emas, 13 perak, dan 18 perunggu.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri mengingat jumlah cabang olahraga yang diikuti lebih sedikit dibandingkan keseluruhan cabang yang dipertandingkan.
Bonus Atlet Disiapkan, Peraih Emas Dapat Rp50 Juta
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali.
Peraih medali emas akan mendapatkan Rp50 juta, perak Rp25 juta, dan perunggu Rp15 juta. Pembayaran bonus direncanakan melalui anggaran KONI pada 2027 mendatang.
Selain bonus, pemerintah daerah juga memberikan dukungan fasilitas bagi kontingen. Seluruh anggota telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, disertai fasilitas akomodasi, konsumsi, transportasi, dan uang saku.
Para atlet dan pelatih juga telah menerima uang transportasi sebesar Rp1,2 juta untuk periode September dan Oktober. Sementara itu, setiap anggota kontingen memperoleh uang saku Rp500 ribu.
Dukungan tambahan datang dari pihak swasta. Pimpinan RSOP Ciamis, dr. Imam Solihin, turut menjanjikan bonus Rp5 juta bagi setiap atlet yang berhasil meraih medali emas.
Porprov Digelar di Tiga Daerah Mulai 7 November
Porprov XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026. Kompetisi tersebut digelar di tiga daerah, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada 7 November 2026.
Dengan anggaran yang lebih terbatas dan keikutsertaan pada 23 cabang olahraga, perjuangan kontingen Ciamis kali ini tidak ringan.
Target mempertahankan posisi sembilan besar seperti pada 2022 sekaligus membidik 46 medali menjadi pekerjaan besar bagi atlet, pelatih, dan seluruh jajaran kontingen.
Kini, tantangan bagi Ciamis bukan hanya mengulang prestasi sebelumnya, tetapi membuktikan sejauh mana persiapan dan strategi mampu menjawab keterbatasan anggaran di arena Porprov Jawa Barat 2026. (FSL/ HS)







