lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kawanan monyet liar dilaporkan masuk ke kawasan permukiman warga RT 11 RW 10, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Kemunculan satwa tersebut selama dua hari berturut-turut hingga Jumat, 30 Oktober 2026, membuat warga khawatir karena hewan itu disebut mengganggu ternak dan mengejar anak-anak yang sedang bermain.
Persoalan monyet liar di Desa Bunder kini menjadi perhatian warga karena kemunculannya tidak hanya terjadi di sekitar pepohonan, tetapi juga sampai ke bagian rumah. Warga berharap instansi terkait turun tangan untuk menangani keberadaan satwa tersebut agar tidak menimbulkan korban maupun kerugian lebih lanjut.
Monyet Masuk Pekarangan dan Ganggu Ternak
Berdasarkan laporan warga yang dipublikasikan pada 30 Oktober, kawanan monyet tersebut terlihat berkeliaran di sekitar rumah penduduk. Sejumlah warga mengaku aktivitas sehari-hari terganggu karena satwa liar itu memasuki lingkungan tempat tinggal.
Salah seorang warga, Karnadi, 65 tahun, dilaporkan kehilangan seekor angsa yang diduga diterkam monyet. Ayam miliknya juga disebut sempat diserang. Selain ternak, pohon buah milik warga turut mengalami kerusakan akibat aktivitas kawanan satwa tersebut.
Keresahan juga dirasakan keluarga yang memiliki anak kecil. Seorang warga bernama Amay, 30 tahun, menceritakan anak-anak yang sedang bermain di halaman rumah tiba-tiba berlarian setelah dikejar kawanan monyet.
Kemunculan satwa di bagian rumah turut menambah kekhawatiran. Warga tersebut mengaku melihat monyet berada di atas genteng rumahnya.
Rangkaian kejadian itu memperlihatkan bahwa persoalan yang dikeluhkan warga bukan semata keberadaan satwa liar, melainkan juga risiko gangguan terhadap keselamatan penghuni permukiman dan hewan peliharaan.
Warga Minta Penanganan Instansi Terkait
Warga disebut telah menyampaikan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Aparat kepolisian bersama tim pemadam kebakaran juga dilaporkan sempat mendatangi lokasi untuk mencari keberadaan kawanan monyet.
Meski demikian, warga masih mengkhawatirkan kemunculan kembali satwa tersebut. Mereka meminta dinas terkait melakukan penanganan dan evakuasi dengan cara yang tepat agar monyet tidak terus memasuki lingkungan tempat tinggal.
Penanganan perlu memperhatikan keselamatan warga sekaligus kondisi satwa liar. Warga sebaiknya tidak melakukan tindakan sendiri yang berisiko memicu serangan atau melukai hewan tersebut.
Hingga informasi yang menjadi dasar pemberitaan ini dipublikasikan, belum terdapat keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai jenis satwa, asal kawanan monyet, jumlah individu, maupun langkah penanganan lanjutan.
Belum diketahui pula apakah kawanan tersebut masih berada di sekitar permukiman setelah aparat mendatangi lokasi. Karena itu, perkembangan kondisi di Desa Bunder perlu dikonfirmasi kembali kepada pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, serta dinas yang menangani konservasi satwa liar.
Persoalan monyet liar di Desa Bunder menjadi pengingat pentingnya respons cepat ketika satwa memasuki kawasan permukiman. Warga membutuhkan kepastian penanganan agar aktivitas sehari-hari dapat berlangsung aman tanpa mengabaikan perlindungan terhadap satwa. (NS/AS)







