lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 5.873 pencari kerja tercatat mendaftar dalam Job Fair Tasikmalaya 2026 yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober, di Atrium Asia Plaza, Kota Tasikmalaya.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya tersebut menawarkan 7.222 lowongan pekerjaan dari 31 perusahaan. Kesempatan kerja yang tersedia mencakup perusahaan dalam negeri hingga peluang penempatan pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Tingginya jumlah pendaftar memperlihatkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan. Namun, setelah kegiatan berakhir, perhatian berikutnya tertuju pada berapa banyak pencari kerja yang berhasil melewati proses seleksi dan memperoleh pekerjaan.
Ribuan Lowongan Ditawarkan 31 Perusahaan
Berdasarkan informasi Pemerintah Kota Tasikmalaya, sebanyak 31 perusahaan terlibat dalam Job Fair 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 23 perusahaan yang hadir secara langsung dan delapan perusahaan yang berpartisipasi melalui layanan daring.
Selain kesempatan kerja di dalam negeri, bursa kerja ini juga menyediakan peluang penempatan di luar negeri melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyebutkan terdapat 10 perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah negara tujuan penempatan yang disebutkan antara lain Korea Selatan, Jepang, Jerman, Singapura, Taiwan, dan Kuwait, serta negara lainnya.
Kehadiran peluang kerja internasional memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin mencari pekerjaan di luar negeri melalui mekanisme penempatan resmi.
Hasil Penempatan Jadi Perhatian Berikutnya
Besarnya jumlah lowongan yang ditawarkan belum dapat dijadikan ukuran langsung keberhasilan penyerapan tenaga kerja.
Sebab, setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan persyaratan berbeda. Proses seleksi juga menentukan apakah pencari kerja yang mendaftar dapat diterima sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.
Karena itu, data jumlah peserta yang lolos seleksi dan memperoleh pekerjaan menjadi informasi penting untuk melihat hasil penyelenggaraan Job Fair Tasikmalaya 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Tasikmalaya pada 2025 tercatat sebesar 6,43 persen, turun dari 6,49 persen pada 2024.
Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menjalankan program pelatihan keterampilan Tasik Pelak yang telah memfasilitasi 200 peserta di berbagai bidang.
Upaya pelatihan dan penyediaan informasi lowongan kerja tersebut menjadi bagian dari strategi mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan pencari kerja.
Meski demikian, dampak penyelenggaraan Job Fair 2026 tetap perlu dilihat melalui data penempatan aktual setelah proses rekrutmen selesai.
Hingga informasi ini disusun, belum tersedia angka terverifikasi mengenai jumlah peserta yang berhasil diterima bekerja melalui kegiatan tersebut.
Dengan demikian, jumlah lowongan dan pendaftar menjadi gambaran awal penyelenggaraan bursa kerja, sementara tingkat penyerapan tenaga kerja masih menunggu hasil seleksi dari perusahaan peserta. (NS/AS)







