lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pekerjaan pembukaan jalan penghubung Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, menghadapi tantangan kondisi cuaca. Hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat medan pekerjaan menjadi licin dan menyulitkan aktivitas alat berat.
Pembukaan akses sepanjang 2.600 meter itu merupakan salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran.
Dalam perkembangan pekerjaan pada Sabtu (31/10/2026), personel Satgas TMMD masih melakukan pengawasan pengoperasian ekskavator di lokasi. Kondisi tanah yang licin menjadi perhatian agar pekerjaan tetap berlangsung dengan memperhatikan keselamatan.
Pembukaan Akses Antardesa Jadi Sasaran TMMD
Jalan yang menghubungkan Desa Bangunjaya dan Desa Mekarwangi tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat di Kecamatan Langkaplancar.
Selain mendukung perjalanan warga, keberadaan akses baru ini diharapkan membantu aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian.
Berdasarkan publikasi PPID TNI AD pada 28 Oktober 2026, pembukaan jalan sepanjang 2.600 meter merupakan bagian dari sasaran pembangunan fisik TMMD ke-130.
Program tersebut juga mencakup sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya, seperti pembangunan jembatan, gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan penyediaan sumur bor.
Personel dan Warga Terlibat dalam Pekerjaan
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas TMMD mengawasi penggunaan alat berat untuk mendukung pembukaan jalur.
Masyarakat setempat juga turut membantu pekerjaan, antara lain membersihkan aliran air di sekitar jalur yang sedang dibuka.
Keterlibatan warga menjadi bagian dari pelaksanaan pembangunan melalui program TMMD yang mengedepankan kerja sama antara TNI dan masyarakat.
Meski demikian, perkembangan persentase penyelesaian jalan, kondisi akhir konstruksi, serta jadwal akses tersebut dapat digunakan masyarakat masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Hingga 1 November 2026, belum tersedia informasi terverifikasi mengenai waktu penyelesaian pekerjaan secara aktual.
Masyarakat diharapkan nantinya dapat merasakan manfaat pembukaan jalan tersebut melalui akses antardesa yang lebih mudah dan mendukung aktivitas sehari-hari. (NS/AS)







