lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. CIAMIS, LINTASPRIANGAN.COM – Sebanyak 180 guru dan siswa SMK LPT Ciamis tidak menerima jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) selama sebulan terakhir. Pihak Dapur MBG Maleber 3 menyebut distribusi terhenti karena nama sekolah tersebut tidak tercantum dalam daftar penerima manfaat SPS 2 dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Asisten Lapangan Dapur MBG Maleber 3, Rizky, menjelaskan pihaknya tidak dapat mendistribusikan makanan karena SMK LPT Ciamis tidak masuk dalam daftar penerima manfaat yang menjadi acuan penyaluran.
“Kebetulan SMK LPT Ciamis tidak masuk dalam daftar SPS 2, sehingga kami tidak bisa melakukan pendistribusian. Kami pun berupaya melakukan komunikasi dengan BGN mengapa SMK LPT Ciamis tidak terdaftar di SPS 2,” ujar Rizky.
Menurut Rizky, pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator kecamatan (Korcam), koordinator wilayah (Korwil), koordinator regional (Kareg) provinsi, serta Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN untuk meminta penjelasan mengenai tidak tercantumnya SMK LPT Ciamis dalam daftar tersebut.
Pihak dapur berharap persoalan ini segera memperoleh kejelasan agar distribusi MBG bagi para penerima manfaat dapat kembali berjalan.
Sekolah Menunggu Kepastian BGN
Kepala SMK LPT Ciamis, Iwang Darmawan, ST, mengatakan pihak sekolah telah menyosialisasikan kondisi tersebut kepada para siswa agar tetap tenang sembari menunggu keputusan BGN.
Namun, ia berharap persoalan ini segera dituntaskan sehingga ada kepastian mengenai kelanjutan program MBG di sekolahnya.
“Kami sudah sebulan tidak menerima jatah makan MBG. Kami sudah melakukan sosialisasi agar siswa tenang menunggu keputusan BGN. Tapi kalau nanti orang tua melakukan protes, itu di luar tanggung jawab kami,” ujar Iwang.
Menurutnya, kepastian distribusi MBG sangat dinantikan karena program tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi para penerima manfaat.
Terhentinya penyaluran selama sebulan menjadi persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama menyangkut kepastian layanan bagi 180 guru dan siswa SMK LPT Ciamis.
Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan mengenai status sekolah dalam daftar SPS 2, sekaligus memastikan langkah penyelesaian dan waktu dimulainya kembali distribusi makanan.
Hingga persoalan tersebut tuntas, 180 guru dan siswa SMK LPT Ciamis masih menunggu kepastian kelanjutan layanan MBG yang selama ini mereka terima sebagai bagian dari program pemerintah.
(AA)







