Banyak Orang Indonesia yang Tidak Menyadarinya

lintaspriangan.com, WASBANG. Hampir di setiap kesempatan menjadi narasumber materi wawasan kebangsaan, khususnya jika audience-nya remaja seusia SMA, saya selalu awali dengan melontarkan pertanyaan sederhana di bawah ini:

“Andai Anda diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bisa lahir kembali, kira-kira Anda mau lahir di negara mana?”

Anda bisa terka, kira-kira kebanyakan dari mereka menjawab negara mana? Yang pasti, mereka tidak memilih negaranya sendiri. Berdasarkan ingatan saja, paling hanya sekitar 10% saja dari mereka yang memilih tetap lahir di Indonesia. Itupun, mereka sampaikan dengan setengah berbisik!

Lain halnya dengan mereka yang memilih negara lain, sebagian bahkan menjawab dengan setengah berteriak, seraya mengangkat tangan mereka. Semangat sekali. Korea! Jepang! Eropa! Arab! Saking ingin meyakinkan saya, mereka mengulang-ulang jawabannya. Korea, Pak! Saya Korea! Begitu. Suasana tiba-tiba riuh biasanya.

Lalu, saya minta semua remaja itu, untuk melihat ke layar proyektor. Di sana saya menampilkan gambar ilustrasi bola dunia, yang secara garis besar dibagi menjadi tiga wilayah; wilayah utara, wilayah tengah dan wilayah selatan. Lalu, saya suguhkan pertanyaan selanjutnya untuk mereka. Begini pertanyaannya:

“Kira-kira menurut Anda, di bagian bumi yang mana, yang paling nyaman untuk tempat tinggal makhluk hidup? Bukan hanya manusia, tapi juga hewan dan tumbuhan.”

Biasanya, suasana respon mereka sudah tidak seriuh pertanyaan pertama. Semua sepakat, bagian bumi yang paling nyaman untuk kehidupan tentu saja di bagian tengah. Ada matahari di sana, cuaca sangat nyaman, dan mayoritas flora dan fauna pun berada di tengah. Semakin ke utara, semakin ekstrim, semakin tidak nyaman untuk kehidupan manusia. Begitupun dengan selatan, kurang lebih sama dengan wilayah utara.

Selanjutnya saya perlihatkan banyak foto di layar, bagaimana suasana kehidupan di wilayah utara dan selatan. Ada foto yang memperlihatkan seorang warga di Eropa sedang meratapi rumahnya yang tertimbun salju hingga ke bagian genting. Rumahnya saja tertimbun, apalagi kendaraan dan barang-barang lainnya. Ada foto tanah luas yang retak-retak, akibat cuaca ketika musim panas tiba. Bahkan, ada foto beberapa orang warga yang sedang memperhatikan rel kereta api. Ternyata, mereka sedang fokus membahas besi rel yang memuai (melengkung), gara-gara suhu tinggi di musim panas.

Lalu ada juga foto sebuah gedung yang didalamnya dipakai untuk menanam sayuran. Dari mulai tanah, ketersediaan air, kebutuhan cahaya, kelembaban, semuanya harus dimanipulasi dalam gedung. Karena kalau ditanam di luar, niscaya banyak tanaman tersebut yang tidak bisa dipanen lantaran mati oleh cuaca ekstrim. Bandingkan dengan di negara kita. Banyak sayuran yang terkadang tumbuh begitu saja, dimana saja, tanpa ada yang menyengaja menanamnya. Kangkung misalnya.

Para remaja itu, biasanya mulai tertegun. Mungkin mulai berfikir, tanah yang mereka pijak adalah seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk hidup mereka. Tapi kenapa sepertinya mereka tidak betah?

“Apakah kalian sepakat, kalau saya katakan, Indonesia, negeri tempat kalian lahir dan tumbuh, adalah salah satu tempat yang nyaman untuk kehidupan?”

“Sepakaaat!” Jawab mereka.

“Saya sendiri tidak sepakat!” Biasanya sebagian dari mereka kaget, atau ada juga yang bertanya. Kenapa justru saya tidak sepakat?

“Karena menurut saya, Indonesia, tanah air kita ini, bukan salah satu tempat yang nyaman di muka bumi. Tapi, tempat TER-nyaman di dunia!” Ketika saya tegaskan seperti itu, biasanya ada satu-dua wajah yang menyangsikan pendapat saya.

Kita sepakat, bahwa tempat ternyaman di muka bumi adalah di wilayah tengah. Tapi sadarkah kita, dari sekitar 200 negara yang terhampar di permukaan bumi ini, Alloh SWT hanya memberikan berkah khatulistiwa, untuk memiliki tempat di wilayah tengah, hanya pada 13 negara saja!

Ke-13 negara tersebut, tersebar di berbagai belahan dunia. Ada tiga negara di Benua Amerika, yakni Kolumbia, Ekuador dan Brazil. Lalu tujuh negara di Benua Afrika, yakni Sao Tome, Republik Kongo, Uganda, Somalia, Kenya, Republik Demokratik Kongo dan Gabon. Lalu ada dua negara kecil yang lokasinya berada di tengah samudera, yakni Maldives dan Kiribati. Sisanya, satu lagi, negara kita, Indonesia.

Dari 13 negara khatulistiwa tersebut, hanya ada dua negara yang wilayah luas, yakni Indonesia dan Brazil. Lalu silahkan perhatikan di peta, Brazil itu sebagian wilayahnya sudah mulai masuk ke area selatan. Berbeda dengan Indonesia, silahkan perhatikan dengan seksama, wilayah Indonesia benar-benar berada di garis khatulistiwa, hampir simetris antara utara dan selatan. Lalu kalau dibandingkan lagi, Brazil itu mayoritas daratan. Sementara Indonesia adalah kepulauan. Tentu, sumber daya yang dimiliki jauh lebih banyak negara kepulauan.

Jadi mulai hari ini, sadari dengan sesadar-sadarnya. Kita bukan saja tinggal di sebuah wilayah strategis yang kata ibu guru di sekolah dasar dulu, diapit oleh dua samudera dan dua benua. Bukan cuma itu. Kita adalah manusia yang dipercaya Alloh SWT untuk menjadi penghuni, sekaligus penjaga, tempat terbaik di muka bumi!

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Aman Dimot Gugur Tragis dengan Granat di Mulut, Tubuh Dilindas Tank

lintaspriangan.com, WASBANG. Suara rantai tank dan deru mesin kendaraan militer memecah sunyi Rajamerahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, pada 30...

Aku Mencintaimu, Tapi Aku Harus Bersama Bangsaku

lintaspriangan.com, WASBANG. Batavia, 1908. Langit pagi di atas sekolah dokter pribumi, STOVIA, masih kelabu, seakan mencerminkan kegelisahan di dada...

5 Jejak Perjuangan Kemerdekaan di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, WASBANG. Tasikmalaya, sebuah kota di Jawa Barat, memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perlawanan masyarakat dan tokoh-tokoh...

Terbaru

Hampir Rp900 Miliar Anggaran Jabar Bermasalah, KDM Diminta Bongkar Praktik Nakal

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi...

Minggu (14/09): Brasil vs Maroko, Duel Awal Top 7 Dunia

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Brasil vs Maroko menjadi salah satu laga...

Kloter 15 KJT Pulang Lebih Cepat, Jemaah Haji Ciamis Disambut Tangis Bahagia

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana haru menyelimuti Gedung K.H. Irfan Hielmy...

Kepulan Asap Saat Salat Jumat, Rumah Lansia di Rancabango Nyaris Ludes

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kepulan asap tebal membuat warga Rancabango RT...

Damkar Tasikmalaya Selamatkan Kucing Terjepit Tralis Besi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan...

Paripurna HUT Ciamis ke-384, Prestasi dan Kemiskinan Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis tidak hanya...

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay, Tuan Rumah Tertahan?

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Amerika Serikat vs Paraguay mengarah...

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia: Gol Tipis di Toronto

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina mengarah pada...

Harga BBM Naik, Pj Sekda Hanapi Tegaskan Layanan Plat Merah Tetap Jalan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM,...

Laga Amerika Serikat vs Paraguay, Ujian Awal Tuan Rumah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Amerika Serikat vs Paraguay menjadi salah satu...

Priangan Timur

Kloter 15 KJT Pulang Lebih Cepat, Jemaah Haji Ciamis Disambut Tangis Bahagia

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana haru menyelimuti Gedung K.H. Irfan Hielmy...

Kepulan Asap Saat Salat Jumat, Rumah Lansia di Rancabango Nyaris Ludes

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kepulan asap tebal membuat warga Rancabango RT...

Damkar Tasikmalaya Selamatkan Kucing Terjepit Tralis Besi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan...

Paripurna HUT Ciamis ke-384, Prestasi dan Kemiskinan Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis tidak hanya...

Harga BBM Naik, Pj Sekda Hanapi Tegaskan Layanan Plat Merah Tetap Jalan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM,...

Kasus Puskesmas Kota Tasikmalaya: Temuan Telanjang, tapi Minim Tindakan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus Puskesmas Kota Tasikmalaya dalam temuan Badan Pemeriksa...

Lowongan Kerja Security di Tasikmalaya, Cek Syarat dan Deadline

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Informasi lowongan kerja security di Tasikmalaya kembali dibuka....

SDN 3 Sukanegla Garut Pakai Bata Plastik Daur Ulang

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  SDN 3 Sukanegla di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan...

Perspektif

Popular Categories