Polemik THR Kota Tasikmalaya: Tentang Komunikasi Krisis, Kudu Belajar ke Ciamis

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย ย Polemik THR Kota Tasikmalaya tidak berhenti pada soal angka dan jadwal pencairan. Ia berkembang menjadi isu yang lebih luas: bagaimana sebuah kebijakan publik dikomunikasikan di tengah tekanan.

Secara substansi, Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap menyiapkan dua komponen THR bagi ASN, yakni dari gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Pada tahap awal, TPP dibayarkan sebesar 50 persen, sementara THR dari komponen gaji dijanjikan tetap cair setelah Lebaran.

Jika dilihat dari sisi nominal, skema ini masih memberikan keuntungan dibanding daerah yang hanya mampu membayar satu komponen.

Namun realitas di lapangan berkata lain.

Keluhan ASN tidak berhenti di ruang internal. Ia muncul di ruang publik, bahkan langsung menyasar kanal resmi pimpinan daerah. Akun media sosial wali kota menjadi ruang terbuka bagi pertanyaan dan kritik terkait kepastian THR.

Fenomena ini kemudian berkembang. Media menangkapnya, mengulangnya, dan memperluasnya. Dalam waktu singkat, isu administratif berubah menjadi narasi krisis.

Di titik ini, persoalannya tidak lagi sekadar kapan THR cair. Yang mengemuka adalah bagaimana pemerintah mengelola situasi tersebut.


Ketika Komunikasi Tidak Mengunci Narasi

Munculnya respons terbuka dari ASN menunjukkan adanya celah dalam komunikasi internal. Dalam sistem birokrasi yang solid, keresahan biasanya terserap melalui jalur formal. Ketika itu tidak terjadi, ruang publik menjadi saluran alternatif.

Yang terlihat di Kota Tasikmalaya adalah pergeseran itu.

Informasi yang belum utuh, penjelasan yang belum tuntas, serta timing yang tidak tepat membuka ruang bagi persepsi untuk berkembang. Dalam situasi seperti ini, narasi tidak lagi dikendalikan oleh pemerintah, melainkan oleh dinamika publik.

Dan dalam krisis, persepsi yang berkembang tanpa kendali hampir selalu bergerak ke arah negatif.

Halaman selanjutnya: Cermin dari Mesin Pencari


PRIANGAN TIMUR

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

5 Berita Kabupaten Ciamis dengan Sentimen Negatif Sepanjang Juli 2026

Tekanan fiskal, kelebihan pembayaran proyek, kekeringan, persoalan aset...

5 Berita Kota Tasikmalaya dengan Sentimen Positif, Juli 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Penghargaan nasional bidang imunisasi, revitalisasi Tugu Koperasi,...

5 Berita Kota Tasikmalaya dengan Sentimen Negatif Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Potensi defisit anggaran Rp182 miliar, keresahan pedagang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories