Ancaman Nataru: Ribuan Botol Miras di Kota Tasikmalaya Disita Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), denyut Kota Tasikmalaya yang biasanya tenang mendadak berdenyut lebih kencang. Bukan oleh denting perayaan, melainkan oleh temuan aparat: 6.489 botol minuman keras berbagai merek dan kadar alkohol—bahkan hingga 48 persen—diamankan dari sebuah kios yang diduga kuat difungsikan sebagai gudang penyimpanan. Operasi itu dilakukan Satpol PP Kota Tasikmalaya di wilayah Kecamatan Kawalu, Senin (22/12/2025).

Jumlahnya bukan sekadar angka. Ribuan botol miras itu diduga siap edar dan ditujukan untuk pasar Nataru, bukan hanya di Kota Tasikmalaya, tetapi juga merembet ke wilayah sekitar seperti Pangandaran, Ciamis, dan Kota Banjar. Bagi aparat, temuan ini bukan operasi rutin. Ini alarm—bahwa peredaran miras di Kota Tasikmalaya masih mencari celah di balik pagar kota santri.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi menyebut pengungkapan ini lahir dari kerja bersama: komunikasi lintas instansi dan kepekaan warga. “Ini kondisi yang sangat memprihatinkan. Di Kota Santri ternyata masih ada gudang minuman keras dalam jumlah yang sangat besar,” katanya. Nada suaranya tegas, sekaligus cemas. Menurutnya, momentum akhir tahun selalu rawan. Dan miras, kata dia, sering menjadi pemantik berbagai tindak kriminal.

Gudang Tertutup di Kawalu

Lokasi penyimpanan berada di kawasan Leuwijen, Kelurahan Masudi, Kecamatan Kawalu. Dari luar, bangunan itu tampak biasa—tertutup, tanpa papan nama. Namun lalu lintas kendaraan yang keluar-masuk memantik kecurigaan. Aparat bergerak setelah pemantauan dan informasi warga mengerucut. Di dalamnya, ribuan botol tersusun rapi, siap dikirim.

Viman menegaskan, miras dengan kadar alkohol tinggi itu merupakan ancaman nyata bagi ketertiban umum. “Bayangkan, 6.489 botol ini bisa merusak mental dan akhlak anak-anak muda Kota Tasikmalaya dan memicu kriminalitas,” ujarnya. Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Pada periode Nataru, konsumsi miras kerap berkorelasi dengan meningkatnya gangguan keamanan—dari tawuran hingga kecelakaan lalu lintas.

Pelaku utama, menurut keterangan wali kota, berasal dari Jawa Tengah dan telah menetap serta menjalankan aktivitas usahanya di Kota Tasikmalaya sekitar enam bulan terakhir. Aparat menduga aktivitas ini memang disiapkan khusus untuk menyambut pergantian tahun. “Ke depan, bersama Polres, kami akan menyerahkan yang bersangkutan untuk diproses hukum sesuai peraturan yang berlaku,” kata Viman.

Modus, Peran Warga, dan Penegakan Perda

Dari pengakuan pelaku, miras tersebut didatangkan dari Bandung dan disimpan di lokasi yang disewa sebagai gudang. Modusnya sederhana namun efektif: memanfaatkan ketidaktahuan pemilik properti. “Pemilik tempat tidak mengetahui peruntukan gudang tersebut,” ujar Viman. Kasus ini menjadi pengingat—menyewakan bangunan tanpa mengetahui aktivitas penyewa bisa berujung masalah hukum dan sosial.

Selain pemilik usaha, petugas juga mengamankan seorang pengemudi kendaraan. Dalam pemeriksaan awal, pengemudi mengaku tidak mengetahui isi muatan yang dibawanya. Aparat masih mendalami perannya. Prinsip kehati-hatian ditegakkan: proses hukum berjalan, praduga tak bersalah tetap dijaga.

Yang menarik, pengungkapan ini juga memperlihatkan peran warga. Aktivitas mencurigakan—kendaraan keluar-masuk ke bangunan tertutup—tidak dibiarkan. Informasi mengalir ke Satpol PP. Viman pun mengajak publik untuk terus waspada. “Jangan ragu melapor jika ada kecurigaan. Baik ke call center Pemerintah Kota Tasikmalaya, Satpol PP, camat, lurah, maupun aparat setempat,” imbaunya.

Penindakan ini, tegas Viman, adalah bukti komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan Perda Minuman Beralkohol. Menjelang Nataru, komitmen itu diuji. Dan pada Senin itu, aparat memilih bertindak lebih cepat—sebelum ribuan botol itu sempat berpindah tangan.

Di Kota Tasikmalaya, cerita tentang miras selalu berkelindan dengan harapan menjaga ruang hidup yang aman. Operasi ini menunjukkan satu hal: ketika aparat dan warga berjalan seiring, celah peredaran bisa ditutup. Nataru boleh meriah, tetapi ketertiban tetap nomor satu. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

Begal Bojonggambir? Polisi Pastikan Video Viral Itu Ternyata Kecelakaan Tunggal

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di...

5 Bulan Tak Didengar Wali Kota, Pedagang Pasar Cikurubuk Akan Lakukan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pedagang Pasar Cikurubuk mulai kehilangan kesabaran. Surat...

Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394, Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 membawa tiga...

JAWA BARAT

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Olahraga

Popular Categories