lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peluang besar segera menghampiri putra daerah Tasikmalaya. Rektor President University, Handa S. Abidin, akan mendatangi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya untuk membuka kesempatan memperoleh beasiswa.
Informasi terbaru menyebutkan, rangkaian kunjungan tersebut tidak hanya menyasar pelajar di Kabupaten Tasikmalaya. Pelajar dari Kota Tasikmalaya juga menjadi bagian dari agenda pencarian calon mahasiswa potensial yang akan mengikuti wawancara beasiswa.
Rencana kedatangan Handa sebelumnya disampaikan melalui sebuah video yang ditujukan kepada Bupati Tasikmalaya. Dalam tayangan tersebut, ia menyebut akan hadir pada 1 Agustus 2026 untuk memberikan wawancara beasiswa President University.
“Yth. Bapak Bupati Tasikmalaya. Kami izin tanggal 1 Agustus akan hadir di Kabupaten Tasikmalaya untuk memberikan interview beasiswa President University,” ujar Handa.
Perkembangan informasi selanjutnya memperjelas bahwa kunjungannya ke Tasikmalaya mencakup dua wilayah administratif, yakni Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.
Peluang bagi Pelajar Kota dan Kabupaten Tasikmalaya
Kehadiran orang nomor satu di President University tersebut menjadi kesempatan langka. Para pelajar tidak harus terlebih dahulu datang ke kampus yang berlokasi di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Melalui wawancara langsung, potensi akademik, prestasi nonakademik, motivasi, serta kemampuan kepemimpinan calon mahasiswa dapat digali. Pola serupa sebelumnya pernah dijalankan President University melalui program wawancara bersama rektor dengan penetapan beasiswa di tempat.
Program tersebut umumnya melibatkan sekolah untuk merekomendasikan siswa terbaik. Para siswa kemudian mengikuti wawancara sebagai bagian dari proses penentuan beasiswa.
Karena cakupannya meliputi dua wilayah, sekolah dan pelajar di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya perlu memantau informasi pendaftaran secara saksama. Jangan sampai peluang emas lewat begitu saja hanya karena informasi berhenti di grup sebelah.
Bagi putra daerah Tasikmalaya, program ini dapat membuka jalan menuju perguruan tinggi dengan lingkungan pendidikan internasional tanpa harus menanggung biaya pendidikan secara penuh. President University menawarkan beragam skema beasiswa, termasuk potongan biaya kuliah hingga 95 persen untuk program tertentu.
Namun, beasiswa tidak selalu berarti seluruh biaya kuliah menjadi gratis. Besaran bantuan ditentukan berdasarkan hasil seleksi, jalur penerimaan, program studi, dan ketentuan yang berlaku.
Calon peserta juga perlu memeriksa komponen biaya lainnya, seperti biaya pengembangan, matrikulasi, tempat tinggal, serta kebutuhan akademik. Ketelitian sejak awal diperlukan agar peluang yang terlihat menggiurkan tidak menimbulkan salah tafsir.
President University Dikenal Berwajah Internasional
President University merupakan perguruan tinggi swasta yang menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan perkuliahan pada banyak programnya. Kampus ini juga dikenal memiliki mahasiswa dari berbagai negara.
Data yang dipublikasikan pada 2025 mencatat sebanyak 439 dari 5.628 mahasiswa asing aktif di Indonesia menempuh pendidikan di President University. Jumlah tersebut menjadi salah satu dasar kampus itu memperkenalkan diri sebagai universitas dengan atmosfer paling internasional di Indonesia.
President University juga telah memperoleh akreditasi institusi Unggul. Sementara itu, predikat “universitas termewah” kerap dilekatkan oleh sejumlah publikasi pendidikan karena fasilitas, lingkungan kampus, penggunaan bahasa Inggris, serta biaya pendidikannya yang relatif tinggi.
Sebutan “universitas termewah” bukan peringkat resmi yang diterbitkan pemerintah. Namun, julukan itu telanjur populer dan kerap digunakan untuk menggambarkan karakter serta fasilitas President University.
Kedatangan Handa ke Kota dan Kabupaten Tasikmalaya karena itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia membawa peluang yang dapat mengubah arah pendidikan pelajar daerah, terutama mereka yang memiliki kemampuan tetapi membutuhkan dukungan biaya.
Hingga berita ini disusun, lokasi, pembagian jadwal antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, kuota peserta, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran wawancara belum diumumkan secara terperinci. Pelajar, orang tua, dan sekolah disarankan menunggu informasi resmi dari President University maupun pemerintah daerah masing-masing.
Bagi putra daerah Tasikmalaya, kesempatan tersebut patut disambut dan dipersiapkan. Kali ini, bukan hanya pelajar yang sibuk mencari beasiswa. Rektor kampusnya datang langsung mencari calon penerima. (NS/AS)
