lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Sebuah tabrakan di Ciamis terjadi di jalur nasional Jalan Raya Ciamis–Banjar, tepatnya di wilayah Kertasari, Kecamatan Ciamis, pada Senin (13/4/2026). Insiden yang melibatkan mobil Honda Brio dan bus pariwisata ini terjadi saat arus lalu lintas masih relatif lengang, namun dampaknya cukup serius hingga menarik perhatian warga sekitar.
Peristiwa brio vs bus di Ciamis tersebut langsung memicu kepanikan di lokasi. Salah seorang warga setempat, Adit (40), mengaku tiba di lokasi tidak lama setelah benturan terjadi. Ia melihat kondisi kendaraan sudah dalam keadaan rusak parah.
“Pas saya sampai, Brio sudah ringsek di bagian depan. Posisi bus di pinggir jalan, nempel ke tiang,” ujar Adit menggambarkan situasi di lokasi kejadian.
Menurutnya, suasana saat itu cukup tegang karena ada korban yang terjebak di dalam kendaraan. Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan semampunya sambil menunggu petugas datang.
“Tadi ada yang terjepit di dalam mobil. Warga langsung bantu, tapi memang sulit karena kondisinya sudah ringsek. Kami khawatir juga kalau terlalu dipaksa,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, mobil Honda Brio diduga melaju dari arah Banjar menuju Ciamis sebelum akhirnya kehilangan kendali. Kendaraan tersebut disebut oleng ke jalur kanan, tepat saat bus pariwisata datang dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras terjadi di bagian depan kedua kendaraan. Akibatnya, mobil Brio mengalami kerusakan paling parah hingga membuat pengemudinya terjebak di dalam kabin. Sementara itu, bus pariwisata terdorong ke sisi kiri jalan dan menabrak tiang di bahu jalan.
Adit juga menyebut, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat akibat posisi kendaraan yang melintang dan memakan sebagian badan jalan.
“Lumayan macet sebentar, kendaraan yang lewat harus pelan-pelan. Soalnya posisi mobil sama bus itu makan jalan,” ucapnya.
Tidak lama kemudian, proses evakuasi mulai dilakukan. Korban yang mengalami luka akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Di sisi lain, penumpang bus pariwisata dilaporkan dalam kondisi selamat. Meski demikian, perjalanan mereka sempat terganggu karena harus menunggu penanganan di lokasi selesai.
Setelah evakuasi korban, warga bersama petugas terlihat membersihkan sisa material kecelakaan seperti pecahan kendaraan dan cairan yang tumpah di badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi kecelakaan lanjutan di jalur nasional yang cukup padat tersebut.
Hingga kini, kasus tabrakan di Ciamis yang melibatkan brio vs bus di Ciamis itu masih dalam penanganan pihak berwenang. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di titik yang sama. (AS)
Cek Berita Tasikmalaya lainnya di Google News
Gabung di Channel Whatsapp Lintas Priangan: Klik di Sini

