lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Wajah baru Alun-Alun Ciamis tak hanya menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, tetapi juga layanan modern yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan fasilitas Kran Air Siap Minum (KASMi) yang kini mulai diperbaiki dan diperluas oleh Perumdam Tirta Galuh Ciamis.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menghadirkan layanan publik yang tidak hanya nyaman, tetapi juga sehat dan ramah lingkungan.
Direktur Utama Perumdam Tirta Galuh Kabupaten Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, melalui Kepala Bagian Layanan Pelanggan, Dadan Firdaus Hielmy mengatakan penataan ulang KASMi dilakukan seiring pembenahan kawasan alun-alun.
“Kami akan memindahkan keran air siap minum yang ada di samping pos polisi alun-alun, ke lokasi yang lebih strategis agar mudah dijangkau pengunjung,” katanya, Senin (13/04/2026).
Selain memindahkan KASMi yang ada, Perumdam Tirta Galuh juga akan menambah lagi satu unit, yang dilaksanakan secara bertahap pada bulan April. Hal ini untuk memastikan seluruh unit berfungsi optimal dan siap digunakan masyarakat.
Air Aman Diminum, Gunakan Teknologi Modern
Dadan juga menjelaskan, air yang disediakan Perumdam Tirta Galuh, telah melalui proses pengolahan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), yang mampu menyaring air hingga memenuhi standar layak konsumsi.

Seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi, dilakukan dengan pengawasan ketat. Setiap titik air minum juga dilengkapi sensor untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.
“Air yang keluar dari keran aman untuk diminum karena menggunakan teknologi modern. Jika ada indikator yang menunjukkan penurunan kualitas, petugas akan langsung melakukan perbaikan dan penggantian filtrasi,” jelasnya.
Selain itu, pengecekan rutin dilakukan setiap hari oleh petugas untuk memastikan air yang dikonsumsi masyarakat tetap aman dan higienis.
Mesin dan jaringan instalasi untuk mengolah air siap minum ada di halaman gedung Setda Ciamis, dengan kapasitas produksi sekitar 6 liter per jam, fasilitas ini disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung di kawasan alun-alun yang terus meningkat.
“Mesin pengolah ini yang memproses air agar bisa langsung diminum. Pengolahannya seperti air minum dalam kemasan cuma ini mesinnya kecil kapasitasnya 6 liter per jam,” jelasnya.
Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Meski secara bentuk menyerupai wastafel, Dadan menegaskan fasilitas tersebut merupakan air siap minum yang telah diberi penanda khusus agar tidak disalahgunakan.
BACA JUGA: Yard Pickleball Resmi Dibuka Olahraga Trend Dunia Hadir di Ciamis
Lebih dari sekadar layanan publik, kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mendorong perubahan kebiasaan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat mulai mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan,” ungkapnya.
Selain di Alun-alun Ciamis, kran air siap minum ada juga di Taman Surawisesa Kecamatan Kawali. Ke depan, Perumdam Tirta Galuh Ciamis akan terus menambah titik distribusi KASMi dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat.
Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dapat menikmati air minum langsung dari kran tanpa perlu membeli air kemasan, sebuah langkah signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas air bersih.
Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan publik yang modern, berkelanjutan, sekaligus mendukung gaya hidup sehat di ruang terbuka. (NID)

