Beranda blog Halaman 53

Hasil Babak Pertama Persib vs PSBS Biak | 25 Januari 2026

lintaspriangan.com, SPORT. Persib Bandung menjamu PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu malam (25/1/2026). Pertandingan yang kick-off pukul 19.00 WIB ini menyedot perhatian publik sepak bola nasional, terutama pendukung Maung Bandung yang memadati stadion berkapasitas sekitar 38.000 penonton tersebut. Laga ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk mengamankan poin di tengah persaingan kompetisi.

Pertandingan Persib vs PSBS Biak dipimpin wasit Sinaga A. F.. Sejak awal laga, duel ini diprediksi berlangsung menarik mengingat kedua tim sama-sama menurunkan skema 4-2-3-1. Persib yang tampil di hadapan publik sendiri mengandalkan organisasi permainan dan penguasaan bola, sementara PSBS Biak datang dengan pendekatan disiplin dan transisi cepat.

Di sisi tuan rumah, Persib Bandung ditangani pelatih kepala Bojan Hodak, juru taktik asal Kroasia yang dikenal dengan gaya permainan pragmatis namun efektif. Sementara itu, PSBS Biak dipimpin Kahudi Wahyu Widodo sebagai pelatih yang bertanggung jawab langsung di laga ini, dengan misi membawa tim tamu tampil kompetitif di kandang salah satu favorit juara.

Berikut hasil pertandingan Persib vs PSBS Biak, dengan fokus utama pada jalannya babak pertama.

Halaman berikutnya:
Hasil pertandingan babak pertama Persib vs PSBS Biak | Minggu, 25 Januari 2026


Korban Longsor Cisarua Bertambah, Sudah 16 Kantong Jenazah

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasi pencarian korban Longsor Cisarua di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketiga pada Minggu (25/1/2026). Berdasarkan laporan lapangan Mulyono, wartawan Lintas Priangan di Bandung, hingga pukul 12.00 WIB tim gabungan telah menemukan 16 kantong jenazah dari lokasi bencana.

Mulyono melaporkan, longsor yang terjadi di kawasan perbukitan tersebut memiliki panjang areal terdampak sekitar tiga kilometer, dengan material tanah dan bebatuan menimbun sedikitnya 34 rumah warga yang berada di jalur longsoran. Kondisi ini membuat proses pencarian korban menjadi sangat kompleks, karena titik pencarian tersebar dan tidak terpusat di satu lokasi saja.

Menurutnya, tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih terus bekerja di tengah medan berat dan kondisi tanah yang labil. Ketebalan material longsor serta risiko pergerakan tanah susulan membuat proses evakuasi harus dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian.


Temuan 16 Kantong Jenazah, Proses Identifikasi Berjalan Bertahap

Mulyono mencatat bahwa hingga Minggu siang, total 16 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari area terdampak Longsor Cisarua. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan data awal pada hari-hari pertama pencarian.

Seluruh jenazah yang ditemukan dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu yang difungsikan sebagai pos penanganan korban. Di lokasi tersebut, proses identifikasi dilakukan sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dari laporan lapangan, sebagian korban telah berhasil dikenali dan diserahkan kepada keluarga. Namun, beberapa jenazah lainnya masih menunggu proses lanjutan karena kondisi korban yang tidak seluruhnya ditemukan dalam keadaan utuh.

Pada hari yang sama, tim kembali menemukan tambahan jenazah dari sejumlah titik pencarian di sepanjang jalur longsoran. Proses pendataan dan pencocokan identitas terus dilakukan secara cermat untuk memastikan keakuratan data korban, mengingat luasnya area terdampak dan banyaknya rumah yang tertimbun.


113 Warga Terdampak, Puluhan Masih Diduga Tertimbun

Berdasarkan pendataan terbaru yang dihimpun Mulyono di lapangan, jumlah warga terdampak Longsor Cisarua tercatat sebanyak 113 orang. Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat. Dengan demikian, sekitar 90 orang masuk dalam kategori korban terdampak langsung.

Dari total tersebut, 16 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Artinya, masih terdapat puluhan warga yang hingga kini belum ditemukan dan diduga masih tertimbun material longsor, terutama di area rumah-rumah yang berada di sepanjang lintasan longsor sejauh tiga kilometer tersebut.

Mulyono melaporkan bahwa alat berat telah dikerahkan untuk membantu membuka timbunan tanah dan puing bangunan. Namun, penggunaan alat berat dilakukan secara terbatas karena struktur tanah di lokasi masih belum stabil. Setiap pergerakan alat dan personel dipantau ketat untuk menghindari risiko longsor susulan.

Selain pencarian korban, tim gabungan juga melakukan pendataan lanjutan terhadap rumah terdampak. Dari hasil sementara, 34 rumah dipastikan tertimbun, sementara beberapa bangunan lain mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak huni.

Hingga hari ketiga pascakejadian, operasi pencarian korban Longsor Cisarua masih terus dilanjutkan. Mulyono menyebutkan, proses evakuasi akan tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan petugas serta menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas tanah di lokasi bencana. (HS)

Ajakan Aksi Solidaritas Guru Honorer di Tasikmalaya Beredar di Medsos

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas untuk guru honorer di Tasikmalaya beredar di media sosial menjelang Senin, 26 Januari 2026. Informasi tersebut muncul melalui sebuah unggahan Instagram yang memuat poster digital berisi rencana aksi damai dan mimbar bebas, lengkap dengan waktu serta lokasi kegiatan.

Unggahan itu dibagikan oleh akun Instagram @kabarkarya pada Minggu (25/01/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan pantauan hingga satu jam setelah diunggah, postingan tersebut telah disukai hampir 500 akun, menandakan tingginya atensi warganet terhadap isu yang diangkat.

Dalam poster yang beredar, tercantum rencana aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, mulai pukul 12.00 WIB di Halaman Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan itu disebut sebagai aksi solidaritas yang terbuka bagi berbagai elemen masyarakat.

Ajakan tersebut beredar di tengah perbincangan publik terkait kebijakan pengangkatan aparatur sipil negara melalui skema PPPK, termasuk polemik yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial mengenai perbandingan nasib guru honorer dan program-program pemerintah lainnya. Namun, dalam konteks unggahan ini, informasi yang disampaikan terbatas pada ajakan aksi sebagaimana tercantum dalam poster digital yang dibagikan.

Poster Digital Sebut Aksi Damai dan Mimbar Bebas

Poster pertama yang diunggah menampilkan judul “Aksi Damai & Mimbar Bebas – Solidaritas untuk Guru Honorer”. Dalam visual tersebut, disebutkan bahwa aksi terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari wali kota, Forkopimda, wakil rakyat, aktivis, mahasiswa, BEM, organisasi kepemudaan, ormas, hingga pegiat dan pemerhati pendidikan.

Sementara itu, poster kedua memuat narasi ajakan yang menekankan pentingnya menyuarakan keadilan serta solidaritas. Kalimat-kalimat yang digunakan bersifat persuasif dan mengajak partisipasi publik, tanpa mencantumkan pernyataan resmi dari organisasi atau perwakilan tertentu.

Selain poster, akun @kabarkarya juga menyertakan caption yang menyoroti kondisi guru honorer dan swasta yang hingga kini dinilai belum memiliki kepastian dalam aspek kesejahteraan. Dalam caption tersebut, penulis unggahan mengajak publik untuk mengawal isu guru honorer agar mendapat perhatian lebih luas.

Dalam caption unggahannya, akun @kabarkarya juga menyinggung perbandingan antara kondisi guru honorer dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Caption tersebut mempertanyakan kemudahan penggelontoran anggaran negara untuk program MBG, sementara guru honorer dan swasta dinilai masih menghadapi ketidakpastian kesejahteraan selama bertahun-tahun. Narasi tersebut disampaikan sebagai ajakan moral kepada publik untuk turut mengawal isu pendidikan.

Perlu dicatat, hingga Minggu siang, belum terdapat keterangan resmi apakah ajakan tersebut mewakili organisasi guru tertentu atau merupakan inisiatif komunitas. Informasi yang beredar sepenuhnya bersumber dari unggahan media sosial dan materi visual yang dibagikan.

Perhatian Warganet Meningkat, Belum Ada Pernyataan Resmi Pemda

Tingginya jumlah tanda suka dalam waktu singkat menunjukkan bahwa isu Aksi Guru Honorer Tasikmalaya mendapat perhatian dari warganet. Kolom interaksi pada unggahan tersebut juga mulai dipenuhi berbagai respons, mulai dari dukungan moral hingga ajakan untuk hadir langsung dalam aksi yang direncanakan.

Fenomena ini mencerminkan bahwa isu guru honorer masih menjadi topik sensitif dan relevan di tingkat lokal. Tasikmalaya, sebagai daerah dengan jumlah tenaga pendidik non-ASN yang tidak sedikit, kerap menjadi ruang diskusi publik terkait kebijakan pendidikan dan kesejahteraan guru.

Meski demikian, hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun instansi terkait mengenai rencana aksi tersebut. Belum diketahui pula apakah pemerintah daerah telah menerima pemberitahuan resmi terkait kegiatan yang direncanakan berlangsung di ruang publik tersebut.

Ajakan aksi yang beredar di media sosial ini menambah dinamika wacana publik jelang awal pekan. Apakah aksi tersebut akan terlaksana sesuai rencana, serta bagaimana respons pemerintah daerah, masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Prediksi Persib vs PSBS Biak | Minggu, 25 Januari 2026

lintaspriangan.com, SPORT. Persib Bandung akan membuka putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu PSBS Biak pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam, 25 Januari 2026. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Maung Bandung untuk menjaga konsistensi di papan atas klasemen, sekaligus ujian mental bagi PSBS yang masih berjuang menjauh dari zona degradasi.

Berdasarkan klasemen sementara, Persib berada di posisi papan atas dengan koleksi 38 poin dari 17 pertandingan. Catatan tersebut menempatkan tim asuhan Bojan Hodak sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini. Bermain di kandang sendiri, Persib memiliki modal kepercayaan diri tinggi untuk langsung mengamankan tiga poin sejak kick-off putaran kedua.

Meski demikian, Persib tidak datang dengan sikap meremehkan lawan. Pelatih Bojan Hodak secara tegas mengingatkan skuadnya agar tetap waspada terhadap PSBS Biak. Menurut Hodak, posisi klasemen kerap menipu, dan hasil pertandingan tetap ditentukan oleh kesiapan serta fokus di atas lapangan.

Kondisi Persib Bandung

Menjelang laga ini, performa Persib tergolong stabil. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Maung Bandung menunjukkan kekuatan utama mereka pada organisasi permainan yang rapi dan disiplin bertahan. Persib memang bukan tim dengan produktivitas gol paling tinggi, namun efektivitas menjadi senjata utama, terutama saat bermain di kandang.

Kemenangan atas Persija Jakarta dan PSM Makassar pada paruh akhir putaran pertama menjadi bukti bahwa Persib mampu tampil solid di laga-laga krusial. Dukungan puluhan ribu Bobotoh di GBLA juga diprediksi memberi dorongan ekstra bagi para pemain untuk langsung menekan sejak menit awal.

Kondisi PSBS Biak

Di sisi lain, PSBS Biak datang ke Bandung dengan status tim papan bawah. Badai Pasifik saat ini berada di posisi ke-15 klasemen sementara dan masih harus berjuang keras agar tidak terseret ke zona degradasi.

Meski demikian, PSBS membawa modal penting berupa kemenangan telak 4-1 atas Bhayangkara FC pada laga terakhir putaran pertama. Hasil tersebut menjadi suntikan moral yang signifikan dan menunjukkan bahwa PSBS memiliki potensi menyerang yang patut diwaspadai.

Namun, performa PSBS sepanjang musim masih belum stabil, terutama pada lini pertahanan yang kerap kebobolan. Bertandang ke markas Persib dengan atmosfer stadion yang besar jelas menjadi tantangan berat, meskipun peluang untuk memberi kejutan tetap terbuka jika Persib lengah.

Head to Head dan Peluang Laga

Dari catatan pertemuan terakhir, Persib Bandung lebih unggul atas PSBS Biak. Maung Bandung beberapa kali mampu meraih kemenangan dengan margin meyakinkan, meski PSBS juga sempat mencuri satu hasil positif. Tren ini menempatkan Persib tetap berada di atas angin, terutama dengan faktor kandang yang sangat kuat.

Secara taktikal, Persib diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola dan tekanan bertahap. PSBS kemungkinan memilih pendekatan lebih pragmatis, bertahan rapat sambil mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri peluang.

Prediksi Skor Persib vs PSBS Biak

Melihat perbedaan kualitas skuad, posisi klasemen, konsistensi permainan, serta faktor tuan rumah, Persib Bandung lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Meski demikian, kebangkitan PSBS pada laga terakhir membuat pertandingan ini berpotensi berjalan ketat.

Prediksi skor Persib vs PSBS Biak: 2-0 untuk Persib Bandung.
Alternatif yang masih realistis jika PSBS mampu memanfaatkan satu celah: 2-1 untuk Persib Bandung.

Sepak bola selalu menyimpan kejutan, tapi untuk laga ini, logika masih berpihak pada Maung Bandung. Tinggal lihat, apakah Badai Pasifik datang sekadar lewat, atau benar-benar membawa angin ribut ke GBLA.

Bournemouth Taklukkan Liverpool 3-2, Drama Injury Time di Vitality Stadium

lintaspriangan.com, SPORT. Bournemouth mencatat kemenangan penting atas Liverpool setelah menundukkan tim tamu dengan skor 3-2 pada laga Liga Inggris yang digelar di Stadion Vitality, Sabtu (25/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal hingga akhir, dengan lima gol tercipta dan drama penentuan yang hadir di masa injury time.

Meski Liverpool unggul dalam penguasaan bola sepanjang laga, Bournemouth tampil lebih efektif dan disiplin dalam memanfaatkan peluang. Kemenangan ini terasa spesial bagi tuan rumah karena diraih lewat perjuangan panjang hingga detik-detik terakhir pertandingan.


Babak Pertama

Bournemouth langsung tampil agresif sejak awal laga. Tekanan yang mereka bangun membuahkan hasil pada menit ke-26 ketika Evanilson mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tuan rumah unggul lebih dulu.

Liverpool mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun sebelum mampu mengendalikan permainan sepenuhnya, Bournemouth kembali menghukum lewat gol Antoine Semenyo pada menit ke-35. Gol tersebut membuat Bournemouth menjauh dan semakin percaya diri menghadapi tekanan lawan.

Liverpool akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum. Gol balasan tercipta jelang akhir babak pertama, membuat skor berubah menjadi 2-1. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Bournemouth, meski Liverpool mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.


Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool tampil lebih agresif. Tekanan langsung mereka hasilkan gol cepat di awal paruh kedua, membuat skor kembali imbang dan mengubah jalannya pertandingan. Setelah itu, tempo permainan meningkat drastis dengan duel-duel ketat di lini tengah.

Dominasi Liverpool akhirnya berbuah gol penyama kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-80. Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka, dengan kedua tim sama-sama berusaha mencari gol penentu.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Bournemouth justru mampu memanfaatkan momentum di masa injury time. Gol penentu tercipta pada menit 90+5, mengunci kemenangan dramatis 3-2 untuk tuan rumah dan memicu euforia di Stadion Vitality.

Secara statistik, Liverpool unggul dalam penguasaan bola dengan 67 persen berbanding 33 persen milik Bournemouth. Total tembakan juga relatif berimbang, namun Bournemouth tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang krusial.

Hasil ini memastikan Bournemouth mengamankan tiga poin penting, sementara Liverpool harus pulang tanpa hasil meski sempat bangkit di babak kedua. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dramatis di pekan tersebut, memperlihatkan bahwa efektivitas sering kali lebih menentukan dibanding dominasi penguasaan bola. (AA)

KOHATI–KOPRI Bergerak, Kawal Kasus Pacar 1 Jam di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Perbincangan publik soal Pacar 1 Jam di Tasikmalaya belum mereda. Kasus yang bermula dari video konten kreator itu telah melewati beberapa fase penting: viral di media sosial, menuai kecaman warganet, dilaporkan ke kepolisian, hingga direspons langsung oleh pembuat konten melalui klarifikasi dan permintaan maaf. Namun, di tengah dinamika tersebut, satu hal menjadi semakin jelas: perkara ini tidak lagi dipandang sebagai sekadar kegaduhan digital.

Konten yang melibatkan pelajar SMA dengan iming-iming uang dan fasilitas itu telah membuka diskusi lebih luas tentang keselamatan anak di ruang publik dan ruang digital. Sejumlah organisasi perempuan dan mahasiswa di Tasikmalaya menilai kasus Pacar 1 Jam di Tasikmalaya sebagai alarm sosial, bahwa praktik yang dibungkus hiburan bisa berujung pada relasi tidak sehat, manipulatif, dan berisiko bagi anak di bawah umur.

Setelah sebelumnya organisasi perempuan menyuarakan kecaman, kini pengawalan kasus tersebut memasuki tahap yang lebih konkret. KOHATI (Korps HMI-Wati) dan KOPRI (Korps PMII Putri) Kota Tasikmalaya menyatakan sikap tegas dan bergerak bersama untuk mengawal kasus ini agar tidak berhenti di klarifikasi atau permintaan maaf semata.

Halaman berikutnya:
KOHATI-KOPRI Tegaskan Sikap dan Siap Mengawal


Kasus Tertipu MBG Kota Banjar: Bukan Anggota DPRD, tapi Keluarganya

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Kasus dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan memunculkan penjelasan baru. Setelah sebelumnya diberitakan bahwa dua anggota DPRD Kota Banjar melaporkan dugaan penipuan terkait tawaran “jalur cepat” menjadi mitra dapur MBG ke Badan Gizi Nasional (BGN), kini salah satu di antaranya menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Dalam pemberitaan awal, dua anggota DPRD Kota Banjar disebut menjadi bagian dari pihak yang melaporkan dugaan penipuan MBG, dengan modus iming-iming akses cepat menjadi mitra program. Informasi tersebut menguat setelah BGN menyatakan menerima lebih dari 20 laporan serupa dari berbagai daerah, dengan kerugian yang tidak sedikit. Kasus MBG Kota Banjar pun menyita perhatian publik karena menyeret nama pejabat daerah dalam program nasional yang bertujuan memenuhi gizi masyarakat sekaligus mendorong ekonomi lokal.

Baca berita terkait: Demi Jadi Mitra MBG, Anggota DPRD Kota Banjar Bayar Rp100 Juta?

Namun perkembangan terbaru menunjukkan bahwa posisi salah satu anggota DPRD tersebut tidak sepenuhnya seperti yang dipersepsikan publik di awal. Klarifikasi disampaikan untuk meluruskan bahwa pihak yang secara langsung dirugikan dalam kasus MBG Kota Banjar bukanlah anggota DPRD bersangkutan, melainkan keluarganya.

Halaman berikutnya:
“Yang Jadi Korban Keluarga Saya”


SWAKKA Dukung DPRD Kabupaten Tasikmalaya Perjuangkan Transparansi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komitmen transparansi pengelolaan anggaran di Kabupaten Tasikmalaya kembali menguat setelah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong pemerintah daerah agar segera mengunggah Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026 serta Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penjabaran APBD 2026 ke Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).

Dalam pernyataannya yang dimuat Priangan.com, Asep Muslim menegaskan bahwa keterbukaan informasi anggaran merupakan kewajiban pemerintah daerah, bukan sekadar urusan teknis administrasi. Ia menekankan bahwa APBD menyangkut langsung uang rakyat, sehingga publik berhak mengetahui secara utuh bagaimana anggaran disusun dan digunakan.

Asep juga mengingatkan bahwa transparansi APBD sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta seluruh pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran kepada masyarakat. Menurutnya, keterlambatan publikasi regulasi anggaran justru berpotensi menimbulkan kecurigaan publik dan melemahkan kepercayaan terhadap tata kelola pemerintahan daerah.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat prinsip akuntabilitas dan keterbukaan di daerah, terutama di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap pengelolaan keuangan negara yang bersih dan transparan.

Halaman berikutnya:
Perluas Transparansi hingga Pokok Pikiran DPRD


Rutilahu Kabupaten Bandung Berlanjut, Rp16,8 M Diproyeksikan di 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tetap menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna saat melakukan peninjauan program Rutilahu di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Sabtu (24/1/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati meresmikan secara simbolis 10 unit rumah warga yang telah selesai direnovasi.

Program Rutilahu dinilai menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Dadang Supriatna menyebut, hunian yang layak dan sehat memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup warga, baik dari sisi kesehatan, kenyamanan, maupun lingkungan sosial. Menurutnya, perbaikan rumah tidak bisa dipandang sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia di Kabupaten Bandung.

Dalam keterangannya di hadapan warga dan tokoh masyarakat setempat, Bupati memaparkan capaian program Rutilahu yang telah berjalan selama tiga setengah tahun terakhir. Tercatat sebanyak 29.327 unit rumah tidak layak huni telah berhasil ditangani di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Angka tersebut, kata Bupati, menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah dengan tantangan geografis seperti kawasan perkebunan di Pangalengan.

Meski demikian, pemerintah daerah mencatat masih terdapat sekitar 15.000 unit rumah tidak layak huni yang perlu mendapatkan penanganan lanjutan. Untuk memastikan program ini tetap berjalan optimal, Pemkab Bandung memproyeksikan tambahan anggaran sebesar Rp16,8 miliar pada APBD Perubahan tahun 2026. Proyeksi anggaran tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif, terutama di tengah potensi penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Bupati menjelaskan, dengan dukungan anggaran tersebut, pemerintah daerah menargetkan perbaikan sekitar 4.000 hingga 5.000 unit rumah setiap tahun. Target ini dipandang realistis sekaligus strategis agar sisa kebutuhan Rutilahu dapat dituntaskan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Pemerintah daerah juga berupaya menjaga kesinambungan program agar tidak terhambat oleh dinamika fiskal.

Selain penguatan anggaran, Pemkab Bandung menerapkan strategi kolaborasi Pentahelix dalam pelaksanaan program Rutilahu. Pola ini melibatkan sinergi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, akademisi, serta elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai krusial, terutama untuk mengatasi kendala status lahan yang kerap ditemui di kawasan perkebunan dan wilayah perdesaan.

Bupati Dadang Supriatna juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI dan DPRD Provinsi yang selama ini aktif mengawal aspirasi masyarakat terkait program Rutilahu. Dukungan lintas lembaga tersebut dinilai mempercepat proses penanganan dan memperkuat legitimasi kebijakan di tingkat daerah.

Pemerintah Kabupaten Bandung optimistis, dengan sinergi yang kuat dan perencanaan anggaran yang terukur, program Rutilahu dapat terus berjalan berkelanjutan. Lebih dari sekadar angka dan target, program ini diharapkan mampu menghadirkan hunian layak bagi warga, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang sehat, bangkit, dan sejahtera. (HS)

Amalan, Doa, dan Sikap Muslim saat Angin Kencang Menerpa

lintaspriangan.com, KAJIAN. Angin kencang, badai, atau cuaca ekstrem sering kali menimbulkan rasa takut, cemas, bahkan kepanikan. Dalam perspektif Islam, fenomena alam seperti angin bukanlah peristiwa netral tanpa makna. Ia adalah makhluk Allah yang berjalan atas perintah-Nya, bisa menjadi rahmat, bisa pula menjadi peringatan. Karena itu, Islam tidak hanya mengajarkan doa, tetapi juga sikap batin dan adab seorang Muslim ketika menghadapi angin kencang.

Artikel ini mengulas amalan, doa, dan sikap yang benar menurut dalil Al-Qur’an dan hadis shahih, agar seorang Muslim tidak hanya selamat secara fisik, tetapi juga lurus secara iman.


Angin dalam Pandangan Islam

Al-Qur’an menjelaskan bahwa angin adalah bagian dari sunnatullah:

“Dan Dialah yang mengirimkan angin sebagai pembawa kabar gembira sebelum datangnya rahmat-Nya.”
(QS. Al-A‘raf: 57)

Namun dalam ayat lain, angin juga disebut sebagai alat azab, seperti yang menimpa kaum ‘Ad. Ini menunjukkan bahwa angin tidak berdiri sendiri, melainkan tunduk sepenuhnya pada kehendak Allah. Karena itu, seorang Muslim diajarkan untuk tidak bersikap gegabah, apalagi menyalahkan alam.


Larangan Mencela Angin: Adab terhadap Takdir

Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat angin kencang menerpa adalah melontarkan keluhan atau cacian terhadap angin dan cuaca. Padahal, Rasulullah ﷺ secara tegas melarang hal ini.

Beliau bersabda:

“Janganlah kalian mencela angin. Jika kalian melihat sesuatu yang tidak kalian sukai, maka berdoalah…”
(HR. Sunan At-Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan bahwa mencela angin sama dengan mencela perbuatan Allah. Sikap yang benar bukanlah kemarahan, tetapi doa dan penghambaan.


Doa Nabi ﷺ saat Angin Kencang

Islam tidak membiarkan umatnya dalam ketakutan tanpa pegangan. Rasulullah ﷺ telah mengajarkan doa khusus ketika angin bertiup kencang.

Doa tersebut berbunyi:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan tujuan ia diutus. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada padanya, dan keburukan tujuan ia diutus.”

Doa ini diriwayatkan dalam Shahih Muslim dan dinilai shahih. Diksinya sangat mendalam: seorang Muslim tidak serta-merta menolak angin, tetapi memohon kebaikannya dan berlindung dari dampak buruknya.


Dzikir dan Amalan Penguat Tawakkal

Selain doa khusus, ulama menganjurkan memperbanyak dzikir perlindungan saat kondisi genting. Salah satunya adalah:

Hasbiyallāhu lā ilāha illā Huwa
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia.”

Dzikir ini menanamkan keyakinan bahwa tidak ada kekuatan apa pun di alam ini yang lepas dari pengaturan Allah. Dalam situasi angin kencang, dzikir menjadi sarana menenangkan hati dan menguatkan tawakkal.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menegaskan bahwa dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir saat muncul fenomena alam yang menakutkan.


Sikap Batin Muslim: Takut, Harap, dan Introspeksi

Angin kencang bukan hanya peristiwa fisik, tetapi juga pengingat spiritual. Para ulama menjelaskan bahwa seorang mukmin seharusnya menggabungkan tiga sikap:

  1. Khauf (takut) kepada azab Allah
  2. Raja’ (harap) akan rahmat dan perlindungan-Nya
  3. Muhasabah (introspeksi) atas dosa dan kelalaian

Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ berubah sikap ketika melihat tanda-tanda cuaca ekstrem, sebagai bentuk kesadaran bahwa azab Allah bisa datang kapan saja.


Mengutamakan Ketenangan

Ketika angin kencang menerpa, Islam tidak mengajarkan kepanikan, tetapi ketundukan yang sadar. Dengan doa yang benar, dzikir yang shahih, dan sikap yang lurus, seorang Muslim akan merasakan ketenangan, meski alam sedang berguncang.

Inilah keindahan ajaran Islam: menghubungkan peristiwa alam dengan tauhid, bukan dengan ketakutan kosong. Angin boleh kencang, badai boleh datang, tetapi hati seorang mukmin tetap teguh karena bersandar kepada Allah.