Kultum Aparatur 24: “Hikmah dalam Tekanan”

lintaspriangan.com, KULTUR. Dalam perjalanan sejarah Islam, tidak semua keputusan besar diambil dalam situasi yang nyaman. Banyak keputusan penting justru lahir ketika tekanan sedang tinggi dan pilihan terasa sempit.

Salah satu peristiwa yang menggambarkan hal ini adalah Perjanjian Hudaibiyah.

Pada tahun keenam hijriah, Rasulullah ﷺ bersama sekitar 1.400 sahabat berangkat menuju Makkah dengan niat melaksanakan umrah. Mereka datang tanpa persenjataan perang, hanya membawa perlengkapan ibadah. Namun kaum Quraisy tetap menolak kedatangan mereka dan menghalangi mereka memasuki kota.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Situasi menjadi sangat tegang. Ketegangan antara kedua pihak bisa saja berubah menjadi konflik terbuka.

Setelah melalui perundingan panjang, akhirnya disepakati sebuah perjanjian damai antara kaum Muslimin dan Quraisy. Namun isi perjanjian tersebut tampak berat bagi kaum Muslimin. Beberapa klausul terlihat lebih menguntungkan pihak Quraisy.

Sebagian sahabat merasa kecewa. Mereka berharap bisa memasuki Makkah saat itu juga untuk menunaikan umrah.

Namun Rasulullah ﷺ menerima perjanjian tersebut dengan penuh kebijaksanaan.

Beliau melihat jauh ke depan, melampaui emosi sesaat. Bagi beliau, perdamaian jangka panjang akan membuka ruang dakwah yang lebih luas.

Sejarah kemudian membuktikan kebijaksanaan keputusan itu. Dalam masa damai setelah Hudaibiyah, Islam berkembang sangat pesat. Banyak kabilah Arab mulai mengenal Islam tanpa tekanan konflik.

Apa yang tampak sebagai kompromi pada awalnya ternyata menjadi strategi besar yang mengubah arah sejarah.


Hikmah sebagai Anugerah Besar

Allah SWT berfirman:

يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا
Yu’til ḥikmata man yashā’, wa man yu’tal ḥikmata faqad ūtiya khairan katsīrā

“Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa dianugerahi hikmah, sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak.”
(QS. Al-Baqarah: 269)

Dalam tafsir para ulama, hikmah bukan hanya pengetahuan, tetapi kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Hikmah adalah kecerdasan yang dipadukan dengan kedewasaan hati.

Orang yang memiliki hikmah mampu melihat persoalan secara utuh, tidak hanya dari sudut pandang emosi sesaat.

Ramadhan melatih ketenangan batin yang sangat dibutuhkan untuk melahirkan kebijaksanaan.


Kebijaksanaan dalam Lingkungan Aparatur

Dalam kehidupan aparatur negara, banyak keputusan harus diambil di tengah tekanan. Tekanan dari situasi politik, tekanan dari kepentingan yang berbeda, atau tekanan dari kondisi sosial yang kompleks.

Dalam situasi seperti itu, kebijaksanaan menjadi sangat penting.

Kebijaksanaan membantu pemimpin dan aparatur untuk:

  • tidak tergesa-gesa mengambil keputusan,
  • mempertimbangkan dampak jangka panjang,
  • serta menjaga keseimbangan antara kepentingan yang berbeda.

Aparatur negara yang bijaksana tidak hanya melihat apa yang populer hari ini, tetapi juga memikirkan apa yang bermanfaat bagi masyarakat di masa depan.


Stabilitas dan Harmoni Sosial

Nilai kebangsaan dari kebijaksanaan adalah stabilitas dan harmoni sosial.

Bangsa yang besar membutuhkan pemimpin dan aparatur yang mampu menjaga keseimbangan dalam kehidupan masyarakat. Kebijakan yang bijaksana dapat meredakan konflik, memperkuat kepercayaan publik, dan menjaga persatuan.

Sebaliknya, keputusan yang terburu-buru sering kali memperbesar masalah yang ada.

Karena itu, kebijaksanaan bukan sekadar sifat pribadi, tetapi juga kebutuhan dalam tata kelola negara.

Ketika aparatur negara mampu memadukan ketegasan dengan kebijaksanaan, masyarakat akan merasakan ketenangan dalam kehidupan berbangsa.


Refleksi 24 Ramadhan

Ramadhan hari kedua puluh empat mengajak kita merenung:

Apakah kita mampu menahan diri ketika berada dalam tekanan?
Apakah keputusan yang kita ambil mempertimbangkan dampak jangka panjang?
Apakah kita sudah berusaha menghadirkan kebijaksanaan dalam setiap amanah?

Karena pada akhirnya, keputusan yang bijaksana bukan hanya menyelesaikan masalah hari ini, tetapi juga menjaga masa depan.

Ramadhan mengajarkan: hikmah dalam tekanan melahirkan keputusan yang menyejukkan dan membawa kebaikan jangka panjang bagi bangsa.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Kultum Aparatur 27: “Aparatur Negara sebagai Perekat Persatuan Bangsa”

lintaspriangan.com, KULTUR. Sejak masa awal Islam, Rasulullah ﷺ menghadapi masyarakat yang memiliki latar belakang suku dan kabilah yang sangat kuat. Pada...

Kultum Aparatur 26: “Menjadi Aparatur yang Menyejukkan”

lintaspriangan.com, KULTUR. Dalam kehidupan masyarakat, konflik sering kali muncul bukan hanya karena persoalan besar, tetapi juga karena emosi yang tidak terkendali....

Kultum Aparatur 25: “Merawat Perbedaan”

lintaspriangan.com, KULTUR. Dalam sejarah Islam, masyarakat yang dibangun oleh Rasulullah ﷺ bukanlah masyarakat yang seragam. Madinah pada masa itu dihuni...

Terbaru

Swedia vs Tunisia: Saat Tim Tajam Bertemu Tembok Sabar

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Swedia vs Tunisia menjadi salah satu laga...

Prediksi Belanda vs Jepang: Duel Ketat Dua Tim Paling Rapi

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Belanda vs Jepang pada laga Grup F...

Prediksi Jerman vs Curacao: Ujian Kesabaran Der Panzer

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Jerman vs Curacao akan menjadi salah satu laga...

Prediksi Spanyol vs Cape Verde: La Roja Diunggulkan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Spanyol vs Cape Verde di Piala Dunia...

Prediksi Skor Piala Dunia 2026: Empat Laga Panas Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Prediksi skor Piala Dunia 2026 hari ini...

Jumlah Penduduk Kabupaten Ciamis Tahun 2025

lintaspriangan.com, REFERENSI PRIANGAN. Jumlah penduduk Kabupaten Ciamis pada tahun 2025 tercatat...

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Kepri untuk Dongkrak IPM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjajaki peluang kerja sama...

Prediksi Skor Australia vs Turki: Turki Menang Tipis 2-1

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Australia vs Turki di laga pembuka...

Sepuluh Ribu Warga Banjiri Mapolresta, Bhayangkara Galunggung Fun Walk 2026 Pecah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lautan manusia membanjiri kawasan Mapolresta Tasikmalaya, Jalan...

5 Kasus Baru di DPR RI yang Bisa Menyeret Sejumlah Pihak Masuk Jeruji Besi

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kasus baru di DPR RI kembali menjadi setelah...

Priangan Timur

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Kepri untuk Dongkrak IPM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjajaki peluang kerja sama...

Sepuluh Ribu Warga Banjiri Mapolresta, Bhayangkara Galunggung Fun Walk 2026 Pecah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lautan manusia membanjiri kawasan Mapolresta Tasikmalaya, Jalan...

Bupati Tasikmalaya Serahkan BPJS dan Dana Stimulan untuk Laskar Singa Galuh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, resmi menyerahkan...

RSUD Ciamis Semarakkan Hari Jadi ke-384, Senam Massal hingga Donor Darah Digelar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten...

269 Atlet Binaan Tasikmalaya Siap Tancap Gas ke Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persiapan Kabupaten Tasikmalaya menuju Pekan Olahraga Provinsi...

Musda III KAHMI Ciamis Gagas Universitas Insan Cita

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musyawarah Daerah atau Musda III Korps Alumni...

Kandang Ayam Dua Lantai di Cijeungjing Ciamis Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran melanda sebuah kandang ayam dua lantai...

Viman Pimpin Aksi Bersih-bersih Jalan, Ajak Warga Jaga Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan memimpin...

Perspektif

Popular Categories