Kultum Aparatur 19: “Kepemimpinan dan Kaderisasi”

lintaspriangan.com, KULTUR. Suatu hari Rasulullah ﷺ mengutus seorang sahabat muda yang sangat cerdas dan berilmu, Mu‘adz bin Jabal r.a., ke Yaman. Tugasnya bukan sekadar menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga menjadi pemimpin, hakim, dan pembina masyarakat.

Sebelum berangkat, Rasulullah ﷺ memanggilnya dan bertanya dengan penuh perhatian:

“Dengan apa engkau akan memutuskan perkara?”

Mu‘adz menjawab, “Dengan Kitab Allah.”

Rasulullah ﷺ bertanya lagi, “Jika tidak engkau temukan di dalamnya?”

Mu‘adz menjawab, “Dengan sunnah Rasulullah.”

Beliau bertanya kembali, “Jika tidak engkau temukan?”

Mu‘adz berkata, “Aku akan berijtihad dengan pikiranku.”

Rasulullah ﷺ pun menepuk dada Mu‘adz dengan penuh bangga seraya memuji Allah yang telah memberi petunjuk kepada utusan Rasul-Nya.

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana Rasulullah ﷺ tidak hanya memimpin, tetapi juga membina kader. Beliau memberi kepercayaan kepada generasi muda, melatih kemampuan mereka, dan menyiapkan mereka untuk memikul tanggung jawab besar.

Kepemimpinan sejati tidak berhenti pada dirinya sendiri. Ia melahirkan penerus.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Amanah Kepemimpinan

Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Kullukum rā‘in wa kullukum mas’ūlun ‘an ra‘iyyatih
“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(HR. Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan struktural. Ia adalah amanah yang menuntut tanggung jawab moral.

Seorang pemimpin tidak hanya bertugas mengatur pekerjaan, tetapi juga membina manusia. Ia harus mampu mengembangkan potensi orang-orang yang dipimpinnya agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih cakap, dan lebih bertanggung jawab.

Ramadhan mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.


Pembinaan dalam Lingkungan Aparatur

Dalam kehidupan aparatur negara, keberlanjutan organisasi sangat bergantung pada proses kaderisasi.

Pemimpin yang baik tidak menciptakan ketergantungan pada dirinya. Sebaliknya, ia membangun sistem pembinaan agar organisasi tetap kuat meskipun kepemimpinan berganti.

Pembinaan dapat dilakukan melalui:

  • berbagi pengalaman,
  • memberikan kesempatan belajar,
  • melatih pengambilan keputusan,
  • dan memberi kepercayaan kepada generasi yang lebih muda.

Ketika aparatur senior membimbing yang lebih muda, terjadi transfer nilai, pengalaman, dan integritas.

Organisasi yang memiliki budaya pembinaan akan lebih adaptif dan berkelanjutan.


Regenerasi Kepemimpinan Bangsa

Nilai kebangsaan dari kaderisasi adalah regenerasi kepemimpinan.

Bangsa yang besar tidak hanya bergantung pada tokoh-tokoh besar di satu generasi. Ia harus terus melahirkan pemimpin baru yang berkualitas.

Regenerasi memastikan bahwa nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada negara tetap hidup dari generasi ke generasi.

Dalam konteks ini, aparatur negara memiliki peran penting sebagai penjaga kesinambungan kepemimpinan nasional.

Ramadhan menjadi momentum untuk menanamkan nilai kepemimpinan yang berakar pada moralitas dan pengabdian.


Refleksi 19 Ramadhan

Ramadhan hari kesembilan belas mengajak kita merenung:

Apakah kita hanya menjalankan tugas, atau juga membina orang lain?
Apakah kita menyiapkan generasi penerus yang lebih baik?
Apakah pengalaman yang kita miliki sudah dibagikan kepada yang membutuhkan?

Karena pada akhirnya, pemimpin yang hebat bukan hanya yang berhasil memimpin hari ini.

Tetapi yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru di masa depan.

Ramadhan mengajarkan: kepemimpinan sejati adalah yang melahirkan kader, bukan ketergantungan.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan

PRIANGAN TIMUR

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

5 Berita Kabupaten Ciamis dengan Sentimen Negatif Sepanjang Juli 2026

Tekanan fiskal, kelebihan pembayaran proyek, kekeringan, persoalan aset...

5 Berita Kota Tasikmalaya dengan Sentimen Positif, Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penghargaan nasional bidang imunisasi, revitalisasi Tugu Koperasi,...

5 Berita Kota Tasikmalaya dengan Sentimen Negatif Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Potensi defisit anggaran Rp182 miliar, keresahan pedagang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories