Saat Dunia Online, Sebagian Negara Masih Terputus Dari Internet

Pembatasan internet di Eritrea menegaskan ketimpangan digital global dan dampaknya pada ekonomi serta layanan publik.


Ketika Dunia Terhubung, Sebagian Negara Masih Terputus

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital global, kenyataan pahit masih dialami ratusan juta penduduk dunia: belum tersambung ke internet. Ketimpangan akses ini bukan sekadar soal teknologi, melainkan menyangkut kebijakan negara, kemampuan ekonomi, dan tata kelola publik.

Eritrea menjadi contoh paling ekstrem. Negara di Afrika Timur itu masih nyaris sepenuhnya terputus dari jaringan internet global. Tidak ada layanan data seluler, koneksi broadband rumahan tidak tersedia, dan aktivitas digital publik sangat dibatasi. Kondisi ini berdampak langsung pada akses informasi, layanan keuangan, hingga peluang ekonomi warganya.

Dalam konteks global yang semakin bergantung pada konektivitas digital, situasi Eritrea menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu berjalan seiring dengan pemerataan akses.


Eritrea dan Kebijakan Internet yang Ketat

Hingga kini, Eritrea tercatat sebagai satu-satunya negara yang hampir tidak menyediakan akses internet bagi masyarakat luas. Penelitian menunjukkan hanya sekitar satu persen populasi yang pernah menggunakan internet. Akses tersebut pun terbatas pada sejumlah kecil warung internet di kawasan perkotaan.

Kecepatan koneksi yang tersedia sangat rendah dan tidak stabil, bahkan sering kali berada di bawah standar jaringan 2G. Tidak ada layanan internet seluler yang bisa diakses warga, situasi yang kontras dengan mayoritas negara lain yang telah mengandalkan data seluler sebagai tulang punggung konektivitas.

Baca juga: Dewan Juri Gapura Sri Baduga Tinjau Langsung Program Unggulan Kelurahan Sindangasa

Pembatasan ini erat kaitannya dengan kebijakan pengendalian informasi oleh pemerintah. Dampaknya bukan hanya pada kebebasan mengakses informasi, tetapi juga pada terhambatnya perkembangan ekonomi digital, layanan publik berbasis teknologi, serta sistem keuangan modern.


Negara Berkembang dan Wajah Ketimpangan Digital

Selain Eritrea, sejumlah negara lain juga menghadapi keterbatasan akses internet dengan tingkat yang berbeda. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kemiskinan, konflik berkepanjangan, hingga infrastruktur telekomunikasi yang belum memadai.

India memimpin dunia dalam jumlah penduduk yang belum terhubung ke internet. Lebih dari 440 juta orang di negara tersebut masih offline. Meski jaringan broadband seluler tumbuh pesat, besarnya jumlah penduduk membuat sekitar 30 persen populasi tetap tidak terjangkau konektivitas digital.

Negara-negara dengan akses internet yang terbatas.

Di Afrika Sub-Sahara, negara seperti Ethiopia, Tanzania, dan Uganda mencatat tingkat penduduk offline antara 70 hingga 80 persen. Rasio ini mencerminkan keterbatasan jaringan, rendahnya kepemilikan perangkat, serta biaya data yang relatif mahal dibanding pendapatan masyarakat.

Nigeria dan Republik Demokratik Kongo, meskipun memiliki ekonomi terbesar di kawasan Afrika, juga menghadapi masalah serupa. Lebih dari separuh penduduk di kedua negara tersebut belum menikmati akses internet yang layak.


Internet sebagai Isu Kebijakan Publik

Ketimpangan akses internet bukan lagi isu teknis semata. Ia telah menjadi persoalan kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan. Internet kini berfungsi sebagai infrastruktur dasar, setara dengan listrik dan air bersih.

Negara yang gagal menyediakan akses internet berisiko tertinggal dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Tanpa konektivitas, warga sulit mengakses layanan publik digital, informasi kesehatan, hingga peluang kerja berbasis teknologi.

Di sisi lain, negara yang berhasil memperluas akses internet menunjukkan korelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi dan inklusi sosial. China, misalnya, mencatat tingkat ketidaktersediaan internet hanya sekitar 8,4 persen, berkat pengembangan broadband yang agresif dan adopsi smartphone yang luas.

Indonesia berada di posisi menengah. Konektivitas meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir, namun sekitar 55 juta orang masih belum terhubung. Fragmentasi geografis ribuan pulau menjadi tantangan utama dalam pemerataan infrastruktur digital.


Implikasi Sosial dan Ekonomi

Keterbatasan akses internet memperlebar kesenjangan sosial. Warga yang offline tertinggal dalam pendidikan digital, layanan kesehatan daring, hingga transaksi ekonomi. Dalam jangka panjang, ketimpangan ini dapat memperkuat lingkaran kemiskinan.

Di negara dengan kebijakan pembatasan ketat seperti Eritrea, isolasi digital juga berimplikasi pada minimnya transparansi dan partisipasi publik. Tanpa akses informasi yang luas, warga sulit terlibat dalam proses sosial dan ekonomi global.

Sebaliknya, negara dengan konektivitas menengah seperti Pakistan dan Bangladesh menunjukkan bahwa perluasan jaringan seluler saja tidak cukup. Meski infrastruktur berkembang, lebih dari separuh penduduk masih offline karena persoalan literasi digital dan keterjangkauan biaya.


Ketimpangan akses internet menegaskan bahwa pembangunan digital tidak bisa dilepaskan dari kebijakan negara dan tata kelola publik. Tanpa komitmen pemerataan, kemajuan teknologi justru berisiko menciptakan jurang sosial yang semakin dalam.

Ketimpangan akses internet menegaskan pentingnya kebijakan digital inklusif agar pembangunan global tidak timpang. (MD)


Berita lainnya:

Audisi Dangdut Academy 8 Dibuka! Ini Cara Daftar dan Syaratnya

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kabar gembira bagi pecinta musik dangdut di Indonesia. Ajang pencarian bakat terbesar, Dangdut Academy, kembali hadir dengan musim...

Terkuak: Isi Seruan Gulingkan Prabowo dan Sosok di Baliknya

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Video berisi seruan gulingkan Prabowo mendadak viral di media sosial sejak awal April 2026. Potongan video itu cepat...

Profil Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Korban Serangan Israel

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kabar duka dari Lebanon Selatan membuka perhatian publik pada satu nama: Farizal Rhomadhon. Di balik headline besar...

Terbaru

Satresnarkoba Ciamis Bongkar Jaringan Obat Keras Skala Besar

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ciamis...

SAH! Cecep Nurul Yakin Pimpin Lagi DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dr. Cecep Nurul Yakin kembali dipercaya...

Dalam Sepekan, 2 Kali Penemuan Mayat di Ciamis Gegerkan Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kasus penemuan mayat di Ciamis dalam sepekan...

Soal Pemberhentian Ketua PPP PAC Indihiang, Ini Jawaban Tegas Ketua DPW

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Isu adanya pemberhentian sejumlah PAC PPP...

Dandim 0612 Tasikmalaya: Video Viral TNI Pukul Penjual Tramadol Itu Hoax!

Lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh...

Amanat Uu Ruzhanul Ulum di Muscab PPP Kota Tasikmalaya 2026

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. DPC PPP Kota dan Kabupaten Tasikmalaya...

Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Dikebut, Anggaran Rp300 Milyar Digelontorkan!

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Gaspol, Pemerintah Kota Tasikmalaya bergerak cepat...

Pengurus Baru IKAPTK Tasikmalaya Resmi Dilantik, Apa Targetnya?

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi...

HUT Persit Tasikmalaya ke-80, Bukan Cuma Potong Tumpeng

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA – Perayaan Hari Ulang Tahun...

Diduga DPO, Anggota DPRD Kota Banjar Mangkir 10x Paripurna

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Publik dibuat bertanya-tanya. Seorang anggota DPRD Kota...

Priangan Timur

Satresnarkoba Ciamis Bongkar Jaringan Obat Keras Skala Besar

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ciamis...

SAH! Cecep Nurul Yakin Pimpin Lagi DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dr. Cecep Nurul Yakin kembali dipercaya...

Dalam Sepekan, 2 Kali Penemuan Mayat di Ciamis Gegerkan Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kasus penemuan mayat di Ciamis dalam sepekan...

Soal Pemberhentian Ketua PPP PAC Indihiang, Ini Jawaban Tegas Ketua DPW

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Isu adanya pemberhentian sejumlah PAC PPP...

Dandim 0612 Tasikmalaya: Video Viral TNI Pukul Penjual Tramadol Itu Hoax!

Lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh...

Amanat Uu Ruzhanul Ulum di Muscab PPP Kota Tasikmalaya 2026

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. DPC PPP Kota dan Kabupaten Tasikmalaya...

Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Dikebut, Anggaran Rp300 Milyar Digelontorkan!

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Gaspol, Pemerintah Kota Tasikmalaya bergerak cepat...

Pengurus Baru IKAPTK Tasikmalaya Resmi Dilantik, Apa Targetnya?

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi...

Perspektif

Popular Categories