Gempa Padangsidimpuan 3 November 2026, Ini Data Terbaru BMKG

lintaspriangan.com, NASIONAL. Gempa Padangsidimpuan terjadi pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 01.23 WIB. Katalog gempa bumi real-time Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat magnitudo 4,1 dengan kedalaman 10 kilometer.

Catatan BMKG menunjukkan waktu kejadian tepat pukul 01.23.42 WIB. Titik gempa berada pada koordinat 1,52 derajat Lintang Utara dan 99,23 derajat Bujur Timur.

BMKG mengelompokkan lokasi tersebut dalam wilayah Northern Sumatra, Indonesia. Koordinat itu berada di kawasan Sumatera Utara, sekitar wilayah Padangsidimpuan.

- Advertisement -

Data ini berbeda dari informasi awal gempa Padangsidimpuan yang beredar pada dini hari. Informasi awal menyebut magnitudo 3,9, kedalaman 5 kilometer, dan lokasi sekitar 12 kilometer utara kota.

Perbedaan juga muncul pada koordinat awal, yakni 1,47 Lintang Utara dan 99,24 Bujur Timur. Karena itu, pembaca perlu memperhatikan waktu penerbitan setiap informasi gempa.

Mengapa Data Gempa Padangsidimpuan Berbeda?

BMKG mengingatkan bahwa parameter gempa pada menit-menit pertama dapat berubah. Sistem pemantauan mengutamakan kecepatan informasi, sedangkan pengolahan lanjutan dapat memperbarui hasilnya.

Dengan demikian, angka magnitudo 4,1 dan kedalaman 10 kilometer menjadi rujukan berdasarkan katalog real-time yang terpantau pada Selasa sore. Angka tersebut tidak perlu dicampur dengan koordinat serta kedalaman pada laporan awal.

Magnitudo menunjukkan ukuran kekuatan gempa. Adapun kedalaman menjelaskan posisi sumber gempa di bawah permukaan bumi, bukan jarak pusat gempa dari permukiman.

Dalam katalog yang sama, BMKG juga mencatat gempa lain pada pukul 00.07.55 WIB. Gempa itu memiliki magnitudo 3,6 dengan koordinat 1,58 LU dan 99,25 BT.

Catatan lain muncul pada pukul 02.46.26 WIB dengan magnitudo 3,0. Posisinya tercatat pada 1,50 LU dan 99,24 BT, dengan kedalaman 10 kilometer.

Meski lokasinya berdekatan, belum ada keterangan resmi yang memastikan hubungan antarkejadian tersebut. Karena itu, kejadian lain tersebut tidak otomatis dapat disebut gempa susulan.

Katalog real-time BMKG menampilkan peristiwa sebagai aktivitas seismik di wilayah Northern Sumatra. Catatan parameternya tidak memuat penilaian kerusakan bangunan ataupun jumlah korban di Padangsidimpuan.

Belum Ada Konfirmasi Resmi Mengenai Dampak

Hingga penelusuran pada Selasa sore, belum ditemukan laporan resmi BNPB atau BPBD yang memastikan korban maupun kerusakan akibat gempa Padangsidimpuan. Ketiadaan laporan terverifikasi bukan berarti dampak pasti tidak ada.

Informasi mengenai wilayah yang merasakan guncangan juga masih memerlukan konfirmasi. Besaran magnitudo saja tidak cukup untuk menyimpulkan tingkat getaran di setiap permukiman.

Dalam daftar gempa dirasakan BMKG saat pemeriksaan, belum terdapat rincian intensitas guncangan khusus untuk kejadian pukul 01.23.42 WIB. Karena itu, wilayah terdampak tidak dapat dirinci secara pasti.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi dari saluran resmi. Jika guncangan kembali terjadi, lindungi kepala dan badan serta berlindung di bawah meja yang kokoh.

Setelah getaran berhenti, periksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk. Hindari bangunan yang menunjukkan kerusakan dan jauhi benda yang berisiko jatuh.

Masyarakat juga dapat memeriksa perkembangan gempa Sumatera Utara melalui situs bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG. Perhatikan tanggal, jam, koordinat, dan status pembaruan agar tidak tertukar dengan kejadian lain.

Untuk sementara, catatan gempa Padangsidimpuan yang dapat diverifikasi langsung mencantumkan magnitudo 4,1 pada pukul 01.23.42 WIB. Informasi dampak dan hubungan dengan gempa lain masih menunggu kepastian otoritas. (AA)

[lapak_produk layout="grid" source="random" limit="4" columns="4" rows="1"]
[lapak_post layout="grid" source="latest" limit="4" columns="4" rows="1"]

PRIANGAN TIMUR

Loket LPPOM Tasikmalaya Mulai 3 November, Ini Jadwal dan Jenis Layanannya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu...

Wisata Onthel Basadjan Banjar Singgahi UMKM Balokang, Dampak Ekonominya Perlu Diukur

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Kegiatan Wisata Onthel Basadjan Banjar...

65 Pramuka Ikuti Dianpinsat Kota Banjar, Tindak Lanjut Pembinaan Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Sebanyak 65 anggota Pramuka Penegak...

Dandim Cup 2026 Kota Banjar Berakhir, Pembinaan Pemain Perlu Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Turnamen sepak bola Dandim Cup...

Penanganan Keluarga Korban Rumah Ambruk di Banjarsari Ciamis Perlu Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penanganan keluarga Dadan Heryaman, warga Dusun...

JAWA BARAT

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Tanggul Sungai Cikalintu Jebol, BPBD Soroti Belum Adanya Saluran Pengalihan Air di Hulu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti,...

Pohon Tumbang di Bandung Timpa Kendaraan di Jalan Mohammad Toha

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. BANDUNG – Pohon tumbang di Bandung...

Olahraga

Kategori Populer