lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Area parkir Asia Plaza Tasikmalaya dipadati ratusan bonsai dalam Kontes dan Pameran Nasional yang digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia Cabang Kota Tasikmalaya, Sabtu (25/4/2026).
Sebanyak 548 pohon dipamerkan dalam ajang yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah.
Ketua Umum PPBI, Iwan Alex R. Tangkulung, hadir langsung dan mengapresiasi antusiasme peserta. Ia menilai kualitas bonsai yang ditampilkan di Tasikmalaya mengalami perkembangan signifikan.
“Saya bersyukur bisa hadir. Peserta mencapai 500 orang, kualitas dan mutunya luar biasa,” ujarnya.
Peserta datang dari berbagai wilayah, mulai Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sumenep, Madura.
Menurut Iwan, posisi Tasikmalaya kini sejajar dengan cabang besar lainnya di Indonesia.
“Tasikmalaya ini sudah setara dengan cabang-cabang besar lain,” katanya.
Ia menambahkan, setelah pelaksanaan di Bandung pada akhir tahun lalu, Tasikmalaya menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event berskala nasional.
Dengan dukungan pemerintah daerah, ia optimistis penyelenggaraan ke depan bisa lebih besar.Meski peraih juara masih didominasi peserta dari luar daerah, hal itu dinilai menjadi pemicu semangat bagi pegiat bonsai lokal untuk terus berkembang.
Dalam kontes ini, ratusan bonsai dipamerkan dalam berbagai kelas, mulai dari bahan, pratama, madya, utama hingga kelas bintang.
Saat ini penilaian masih berlangsung di kelas pratama, sementara tahap berikutnya akan masuk ke kelas tertinggi.Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 25–28 April 2026.
Baca Juga : Azis Gagap Hadiri Kontes Bonsai Tasikmalaya Dorong Ekonomi Petani dan Pedagang
Selain kontes, panitia juga menggelar demonstrasi pembuatan bonsai sebagai sarana edukasi bagi pemula. Biaya pendaftaran peserta berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp650 ribu.
Saat ini PPBI memiliki 255 cabang di seluruh Indonesia. Agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Cianjur pada Juni mendatang.
Iwan berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut, mengingat Jawa Barat dinilai sebagai barometer perkembangan bonsai nasional.(DH)
