KDM Coret UMSK, Ribuan Buruh Geruduk Gedung Sate Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Ribuan buruh dari berbagai sektor industri di Jawa Barat direncanakan akan turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin (29/12/2025). Aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB dan dipicu oleh keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mencoret usulan atau rekomendasi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026.

Hingga Senin dini hari, konsolidasi massa buruh masih terus dilakukan di sejumlah daerah industri. Informasi yang dihimpun menyebutkan, buruh berasal dari kawasan industri Bekasi, Karawang, Purwakarta, hingga Bandung Raya. Sebagian buruh berencana berangkat menggunakan bus, kendaraan pribadi, dan konvoi sepeda motor menuju pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Bagi kalangan buruh, rencana aksi ini bukan sekadar bentuk protes simbolik. Keputusan pencoretan UMSK dinilai menyentuh langsung urusan paling mendasar dalam kehidupan pekerja, mulai dari isi dapur, biaya pendidikan anak, cicilan rumah, hingga ongkos hidup harian yang kian meningkat.

Ketua DPD SPN Jawa Barat, Dadan Sudiana, mengatakan aksi ini akan melibatkan gabungan lebih dari 25 federasi dan konfederasi serikat buruh. Ia menyebut UMSK selama ini menjadi penopang penting bagi pekerja di sektor-sektor tertentu agar tetap mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi.

“UMSK itu hak pekerja sektor tertentu. Ketika dicoret, dampaknya sangat nyata bagi kehidupan buruh. Ini bukan soal angka di atas kertas, tapi soal keberlangsungan hidup keluarga kami,” ujar Dadan, Minggu (28/12/2025).

Apa Itu UMSK dan Mengapa Buruh Mempertahankannya?

UMSK atau Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota merupakan standar upah minimum yang berlaku khusus untuk sektor-sektor tertentu dalam satu wilayah. Sektor tersebut umumnya memiliki karakteristik kerja lebih berat, risiko kerja lebih tinggi, jam kerja panjang, serta kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

Nilai UMSK selalu lebih tinggi dari UMK dan ditetapkan melalui pembahasan di Dewan Pengupahan yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Setelah disepakati di tingkat kabupaten/kota, rekomendasi UMSK diajukan kepada gubernur untuk disahkan.

Berbeda dengan UMSK, UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) berlaku umum bagi seluruh pekerja di satu wilayah tanpa membedakan sektor usaha. UMK berfungsi sebagai batas bawah perlindungan upah, sementara UMSK dirancang sebagai instrumen keadilan sektoral.

Bagi buruh, UMSK bukan bonus dan bukan pula privilese. Ia dipandang sebagai bentuk kompensasi atas:

  • Risiko kerja yang tinggi
  • Target produksi yang ketat
  • Jam kerja panjang dan tekanan kerja
  • Kontribusi besar sektor industri terhadap ekonomi daerah

Ketika UMSK dicoret, buruh di sektor berat merasa diperlakukan sama dengan sektor yang risikonya jauh lebih rendah. Di titik inilah muncul rasa ketidakadilan yang memicu rencana aksi.

Efek Domino yang Dikhawatirkan Buruh

Serikat buruh menilai pencoretan UMSK berpotensi menimbulkan efek domino yang luas. Penurunan upah sektoral dikhawatirkan akan menekan daya beli pekerja. Ketika pengeluaran rumah tangga harus ditekan, konsumsi masyarakat ikut melemah dan berdampak pada ekonomi lokal.

“Kalau upah turun, yang terdampak bukan cuma buruh. Warung, kontrakan, pedagang kecil, sampai ojek juga akan merasakan,” ujar seorang buruh manufaktur di Bekasi yang menyatakan akan ikut aksi.

Tak hanya berhenti di Bandung, buruh juga merencanakan langkah lanjutan. Mereka menyebut akan membawa aspirasi ke Jakarta sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah pusat agar persoalan UMSK mendapat perhatian serius.

Gedung Sate Jadi Titik Aksi

Gedung Sate dipilih sebagai lokasi aksi karena menjadi pusat pengambilan keputusan strategis di Jawa Barat. Di sanalah kebijakan UMSK diteken. Bagi buruh, Gedung Sate kini menjadi simbol kebijakan yang dianggap belum sepenuhnya berpihak pada realitas pekerja.

Hingga berita ini ditulis, aparat keamanan disebut telah bersiap melakukan pengamanan. Buruh menyatakan aksi akan berlangsung damai dan fokus menyuarakan tuntutan. Mereka berharap pemerintah membuka ruang dialog dan memberikan kepastian terkait nasib UMSK 2026. (AS)

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Viman Pimpin Aksi Bersih-bersih Jalan, Ajak Warga Jaga Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan memimpin aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Mangin, Kecamatan Bungursari, Jumat (12/6/2026)....

Hampir Rp900 Miliar Anggaran Jabar Bermasalah, KDM Diminta Bongkar Praktik Nakal

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM diminta turun tangan membongkar praktik nakal dalam pengelolaan...

Lengkap! Jadwal Piala Dunia dalam WIB, WITA dan WIT

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Jadwal Piala Dunia 2026 mulai dicari publik Indonesia menjelang laga pembuka turnamen sepak bola terbesar di dunia...

Terbaru

Polres Ciamis Gencarkan KRYD, Sasar C3 hingga Miras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polres Ciamis kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas...

BLK Ciamis Santuni 50 Anak Yatim di Hari Jadi Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dimanfaatkan...

Avanza Tabrak Pohon di Gunungkalong, 5 Penumpang Luka-luka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Provinsi kawasan...

Cek! Ini 5 SMA Negeri di Kota Tasikmalaya Paling Diminati di SPMB 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persaingan masuk SMA Negeri di Kota Tasikmalaya...

Prediksi Skor Swedia vs Tunisia: Tim Tajam Lawan Tembok Sabar

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Swedia vs Tunisia pada laga pembuka...

Prediksi Skor Spanyol vs Cape Verde: La Roja Tetap Unggul

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Spanyol vs Cape Verde di Piala...

Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Oranye Menang Tipis

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Belanda vs Jepang menjadi salah satu...

Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Der Panzer Unggul, Tapi Lawan Punya Celah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Jerman vs Curacao menjadi salah...

Prediksi Ivorie vs Ekuador: Duel Sabar yang Bisa Meledak

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Ivorie vs Ekuador menjadi salah satu laga menarik...

Swedia vs Tunisia: Saat Tim Tajam Bertemu Tembok Sabar

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Swedia vs Tunisia menjadi salah satu laga...

Priangan Timur

Polres Ciamis Gencarkan KRYD, Sasar C3 hingga Miras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polres Ciamis kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas...

BLK Ciamis Santuni 50 Anak Yatim di Hari Jadi Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dimanfaatkan...

Avanza Tabrak Pohon di Gunungkalong, 5 Penumpang Luka-luka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Provinsi kawasan...

Cek! Ini 5 SMA Negeri di Kota Tasikmalaya Paling Diminati di SPMB 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persaingan masuk SMA Negeri di Kota Tasikmalaya...

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama dengan Kepri untuk Dongkrak IPM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjajaki peluang kerja sama...

Sepuluh Ribu Warga Banjiri Mapolresta, Bhayangkara Galunggung Fun Walk 2026 Pecah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lautan manusia membanjiri kawasan Mapolresta Tasikmalaya, Jalan...

Bupati Tasikmalaya Serahkan BPJS dan Dana Stimulan untuk Laskar Singa Galuh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, resmi menyerahkan...

RSUD Ciamis Semarakkan Hari Jadi ke-384, Senam Massal hingga Donor Darah Digelar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten...

Perspektif

Popular Categories