lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah finis di posisi kedua pada balapan Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).
Podium tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi pembalap Honda Team Asia itu. Setelah melewati akhir pekan penuh tantangan, Veda akhirnya berhasil mengubah kerja kerasnya menjadi hasil membanggakan di hadapan publik Indonesia.
Dalam wawancara seusai balapan, Veda mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Namun, kebahagiaannya bukan hanya tentang keberhasilan pribadi. Ia secara khusus mempersembahkan podium Sepang untuk keluarga yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya.
Ayah, ibu, adik, hingga para sepupunya turut menjadi bagian dari momen emosional tersebut. Sebagian keluarga bahkan datang langsung ke Sepang untuk menyaksikan perjuangannya di lintasan.
Kekecewaan Phillip Island Terbayar di Sepang
Podium kedua di Malaysia memiliki makna tersendiri jika melihat perjalanan Veda pada seri sebelumnya di Phillip Island, Australia.
Dalam seri tersebut, Veda sempat merebut pole position. Namun, ia tidak dapat mengikuti balapan. Situasi itu tentu menjadi pengalaman mengecewakan setelah melalui proses persiapan dan berhasil menunjukkan kecepatan kompetitif saat kualifikasi.
Sepang kemudian menjadi kesempatan bagi Veda untuk menjawab pengalaman kurang menyenangkan tersebut.
Dalam balapan yang berlangsung selama 15 lap, ia harus menghadapi persaingan ketat dengan sejumlah pembalap di barisan depan. Veda akhirnya menyentuh garis finis di posisi kedua, terpaut 3,734 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang.
Sementara itu, Alvaro Carpe mengamankan posisi ketiga.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Veda mampu menjaga daya saingnya dan memanfaatkan kesempatan untuk kembali naik podium.
Keluarga dan Tim Jadi Bagian dari Perjalanan
Di tengah kegembiraan meraih podium, Veda tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada orang-orang yang berada di balik perjuangannya.
Selain keluarga, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang telah bekerja keras sepanjang akhir pekan balapan. Dukungan sponsor, teman, dan berbagai pihak lainnya turut ia sebut sebagai bagian dari perjalanan menuju pencapaian tersebut.
Kehadiran keluarga di Sepang membuat keberhasilan itu terasa semakin berarti. Bagi seorang pembalap muda yang menjalani kompetisi di level internasional, dukungan orang-orang terdekat menjadi salah satu sumber semangat dalam menghadapi tekanan dan tantangan.
Veda memperlihatkan bahwa podium bukan semata hasil kemampuan individu. Ada kerja tim, persiapan teknis, dukungan keluarga, serta kepercayaan dari berbagai pihak yang ikut mengiringi perjuangannya.
Tak Larut dalam Perayaan, Veda Fokus ke Balapan Berikutnya
Meski ingin menikmati momen bahagia di Sepang, Veda menyadari bahwa perjalanan musim balap belum berakhir.
Ia mengingatkan dirinya sendiri bahwa balapan berikutnya sudah menanti pada pekan selanjutnya. Karena itu, pencapaian di Malaysia tidak boleh membuatnya kehilangan fokus.
Veda menegaskan pentingnya kembali bekerja keras untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Podium kedua di Sepang menjadi modal berharga bagi pembalap Indonesia tersebut. Selain memberikan tambahan poin, hasil ini juga menjadi suntikan kepercayaan diri setelah pengalaman mengecewakan di Phillip Island.
Persembahan untuk keluarga, apresiasi kepada tim, dan tekad untuk terus bekerja keras menjadi pesan penting dari Veda setelah balapan di Malaysia.
Bagi publik Indonesia, keberhasilan Veda Ega Pratama di Sepang bukan sekadar kabar tentang hasil perlombaan. Ada cerita tentang perjuangan, dukungan orang-orang terdekat, dan semangat untuk bangkit setelah menghadapi kekecewaan. (HS)







