Alita (10 Tahun), Nekat Menerjang Kobaran Api Demi Selamatkan Bayi

lintaspriangan.com, HUMANIORA. Malam di Kampung Sapiri Pangka Palangisang, Kabupaten Bulukumba, biasanya tak pernah gaduh. Namun Kamis, 20 November 2025 itu, langit kampung mendadak berganti warna menjadi merah. Api memanjat kios barang campuran milik Agus dan Hijrah, menebar kepanikan seketika. Warga berlari ke arah sumber suara, sebagian membawa ember, sebagian lagi hanya berdiri tertegun menatap kobaran yang tumbuh terlalu cepat.

Di tengah hiruk-pikuk itulah seorang bocah perempuan berdiri terpaku. Tubuhnya kecil, napasnya tersengal, tapi matanya menangkap sesuatu yang tidak sempat dilihat orang dewasa: masih ada seorang bayi di dalam kios itu.

Bayi itu bernama Maisyah.

- Advertisement -

Dan bocah itu bernama Alita Nurul Magfira, 10 tahun.

Dalam hitungan detik, Alita membuat keputusan yang jarang lahir dari seorang anak. Ia kembali masuk ke dalam ruangan yang sedang berubah menjadi tungku besar. Tidak dengan sorak-sorai heroik. Tidak dengan pengumuman. Hanya dengan langkah kecil yang tegas, seolah tubuhnya tahu apa yang harus dilakukan sebelum otaknya sempat memprotes.


Langkah Kecil yang Melawan Logika Orang Dewasa

Api sudah menggerogoti bagian depan dan atap kios. Asap menari di udara, membuat nyali siapa pun yang mendekat menciut. Tetapi dari celah sempit bangunan itu, Alita menyelinap masuk. Suhu di dalam ruangan melonjak drastis, membuat siapa pun akan mundur. Namun Alita terus berjalan.

Ia tidak membawa alat. Tidak membawa basah-basahan untuk melindungi diri. Ia hanya membawa keyakinan sederhana, bahwa seorang bayi tidak boleh dibiarkan sendirian di tempat seperti itu.

Warga yang melihatnya sontak menjerit, meminta Alita kembali. Tapi suara mereka tertutup oleh gemuruh api. Dalam situasi yang kacau, langkah anak itu seperti garis tipis keberanian yang menembus badai.

Beberapa detik kemudian, yang terasa sangat panjang bagi orang-orang di luar, Alita muncul kembali. Di dalam pelukannya sudah ada Maisyah. Tubuh bayi itu terayun pelan, masih dalam kondisi setengah tidur. Dan di balik bayi itu, kulit Alita memerah oleh panas, rambutnya berbau asap dan sebagian terbakar, tangan dan kakinya terlihat bergetar.

Namun langkahnya tetap stabil. Ia menggendong bayi itu sampai benar-benar berada di titik aman. Sedetik setelah ia yakin bayi aman, ia lalu bergegas menuju kolam kecil di dekat kios. Ia menceburkan diri, sekadar untuk meredam panas yang mulai membakar kulitnya.

Seseorang berteriak “Selamatkan dulu anak itu!”
Seseorang lagi berkata, setengah tercekat, “Dia baru sepuluh tahun.”
Dan sisanya hanya bisa menatap Alita dengan wajah tercampur takjub dan cemas.


Gaung Keberanian yang Melesat ke Luar Kampung

Keesokan paginya, kabar tentang Alita menyebar cepat. Aktivis sosial Bulukumba, Farman Maulana Gibran, mengunggah kisahnya. Ia menyebut Alita sebagai “pahlawan cilik yang layak diapresiasi pemerintah,” sebuah penilaian yang langsung disetujui banyak warganet. Relawan kemanusiaan Andhika Mappasomba juga mengonfirmasi kondisi Alita yang dirawat di Puskesmas Palangisang sebelum dirujuk ke IGD RSUD Bulukumba.

Di kampungnya, kisah itu menjadi obrolan semua orang. Di warung kopi. Di lorong rumah panggung. Di group WhatsApp keluarga. Semua membicarakan keberanian seorang bocah duduk di kelas tiga SD yang melakukan sesuatu yang orang dewasa pun ragu melakukannya.

Ada yang bilang Alita nekat.
Ada yang bilang Alita gila.
Tapi lebih banyak yang bilang Alita punya hati dan kebaranian yang jauh lebih besar dari tubuhnya.

Dan mungkin itulah inti dari semuanya. Di malam ketika api menguji keberanian banyak orang, seorang bocah justru maju paling depan. Tidak menunggu arahan. Tidak menunggu keberanian orang lain.

Ia hanya tahu bahwa ada nyawa yang harus diselamatkan. Dan untuk alasan yang bahkan ia sendiri mungkin belum bisa jelaskan, ia memilih menjadi orang yang melakukannya.

Kadang pahlawan tidak datang dari seragam.
Kadang mereka datang dari langkah kecil yang bergerak tanpa menunggu persetujuan siapa pun.
Dan malam itu, di sebuah kampung kecil di Bulukumba, pahlawan itu bernama Alita. (GPS)

Abiba Guard
Produk Digital

Abiba Guard

Abiba Guard adalah plugin keamanan WordPress yang menggabungkan pembatasan percobaan login, kendali mode darurat Cloudflare, perlindungan konten premium,…

Rp198.999Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk Digital

Abiba Booster

Abiba Booster adalah plugin optimasi WordPress yang membantu mengelola cache halaman, mengonversi gambar JPG dan PNG ke WebP,…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

PRIANGAN TIMUR

AMPEL Desak Kepastian Hukum Pengecer BBM dan Pemerataan Pembangunan Langkaplancar

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Aliansi Masyarakat Peduli Langkaplancar (AMPEL) mendesak...

Sumpah Pemuda dan Asap Hitam-Putih di Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Asap hitam mengepul tepat di depan...

Kepala SMPN 6 Rajadesa Klarifikasi Isu Perundungan, Sebut Belum Ada Fakta Kejadian

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala SMPN 6 Rajadesa, Kartiningsih, S.Pd.,...

AWP Kota Tasikmalaya Menginjak Usia 7 Tahun: Independensi dan Kode Etik Jadi Harga Mati

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. TASIKMALAYA – Tujuh tahun berkiprah di...

Demo BEM se-Tasikmalaya Tuntut Penanganan Karhutla Hingga Masalah Geng Motor

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Demo BEM se-Tasikmalaya di Gedung DPRD...

JAWA BARAT

Tari Merak Massal Jadi Agenda Pelestarian Budaya Pemuda Jawa Barat pada Hari Sumpah Pemuda

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Tari Merak Massal menjadi salah satu...

Pengendalian Inflasi Kota Sukabumi, TPID Sepakati Empat Langkah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Pengendalian inflasi Kota Sukabumi menjadi fokus...

Festival Literasi Kota Cirebon Digelar hingga 29 Oktober, Ini Agenda dan Tujuannya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Literasi Kota Cirebon 2026 resmi...

Job Fair Kabupaten Bekasi 2026, Tawarkan 1.313 Lowongan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Job Fair Kabupaten Bekasi 2026 menawarkan...

Lomba Toilet Bersih Sekolah Kota Bandung, Ini 8 Kriteria Penilaiannya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Lomba toilet bersih sekolah Kota Bandung...

Pilkades Digital Sumedang Digelar Hari Ini, Keamanan Suara Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemilihan kepala desa (Pilkades) digital Sumedang...

Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor di PORPROV Jabar 2026, Misi Emas Langsung Diuji!

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Futsal Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor...

Futsal Purwakarta VS Bekasi di PORPROV Jabar 2026, Ambisi Emas Bertemu Tantangan Grup C

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Tim Futsal Purwakarta VS Bekasi menjadi...

Olahraga

Kategori Populer