Padepokan STJ Tasikmalaya Dibakar, Berawal dari TikTok?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya yang terjadi pada 1 April 2026 kembali menjadi sorotan. Pada Selasa (7/4/2026), Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kesbangpol akhirnya mengungkap perkembangan terbaru terkait pemicu kejadian tersebut.

Kepala Kesbangpol Jabar, Wahyu Mijaya, menyebut aktivitas di media sosial, khususnya TikTok, menjadi bagian awal yang memicu keresahan masyarakat. Pernyataan yang beredar di platform tersebut dinilai memancing reaksi hingga berujung pada aksi pembakaran.

Meski demikian, hingga kini belum ada kejelasan pasti konten mana yang secara spesifik menjadi pemicu utama dalam kasus Padepokan STJ Tasikmalaya.

Dari Konten Digital ke Emosi Warga

Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana cepatnya emosi publik terbentuk di era media sosial. Konten yang beredar tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga ditafsirkan secara beragam oleh masyarakat.

Dalam situasi sensitif, tafsir yang paling emosional sering kali lebih cepat menyebar dibanding klarifikasi. Hal inilah yang diduga terjadi dalam kasus Padepokan STJ Tasikmalaya.

Percakapan warga yang awalnya sebatas diskusi berubah menjadi keresahan. Dalam waktu singkat, keresahan itu berkembang menjadi kecurigaan, lalu meningkat menjadi kemarahan kolektif.

Mediasi Sudah Dilakukan, Tapi Gagal Redam Situasi

Sebelum pembakaran terjadi, upaya mediasi sebenarnya telah dilakukan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama unsur Forkopimcam turun tangan untuk menjembatani komunikasi antara pihak padepokan dan masyarakat.

Dialog sempat berlangsung, namun tidak berhasil meredakan ketegangan. Pernyataan yang beredar di media sosial terlanjur memicu emosi sebagian warga.

Dalam kondisi seperti ini, persoalan tidak lagi dilihat sebagai perbedaan pandangan. Ia berubah menjadi isu keyakinan yang sulit dikompromikan.

Massa Datangi Lokasi, Situasi Memanas

Pada hari kejadian, sekelompok orang mendatangi lokasi Padepokan STJ Tasikmalaya untuk mencari sosok yang dianggap bertanggung jawab atas konten yang beredar.

Mereka disebut ingin meminta penjelasan. Namun, situasi tidak berjalan sesuai harapan. Orang yang dicari tidak ditemui, sementara jumlah massa dan tekanan di lokasi terus meningkat.

Ketegangan yang awalnya bisa dikendalikan perlahan berubah menjadi situasi yang tidak terkendali. Dalam kondisi itulah, aksi pembakaran akhirnya terjadi.

LANJUT KE HALAMAN 2: Pascapembakaran, Rasa Takut Masih Tersisa

PRIANGAN TIMUR

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

Begal Bojonggambir? Polisi Pastikan Video Viral Itu Ternyata Kecelakaan Tunggal

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di...

5 Bulan Tak Didengar Wali Kota, Pedagang Pasar Cikurubuk Akan Lakukan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pedagang Pasar Cikurubuk mulai kehilangan kesabaran. Surat...

Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394, Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 membawa tiga...

JAWA BARAT

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Olahraga

Popular Categories