BSI Tasikmalaya: Gedungnya Mewah, Transparansi Lemah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gedung baru Bank Syariah Indonesia (BSI) Tasikmalaya berdiri mencolok di Jalan Otto Iskandar Dinata, salah satu jalan paling strategis di pusat kota. Empat lantai, berdiri di atas lahan 1.795 meter persegi, berkonsep green building, lengkap dengan layanan prioritas, safe deposit box, kantor gadai, musala, serta fasilitas ramah difabel. Gedung ini baru diresmikan 5 Desember 2025, dengan narasi besar tentang inklusivitas, modernitas, dan keberpihakan pada UMKM.

Dalam peresmian itu, manajemen BSI menegaskan komitmen untuk mendorong ekonomi syariah, UMKM, dan ekosistem halal di Tasikmalaya. Pesannya jelas: BSI hadir sebagai mitra masyarakat kecil. Gedungnya tinggi, pesannya indah.
Sayangnya, tidak semua cerita di balik gedung itu setegak dindingnya.

KUR BSI Salah Sasaran

Di balik kemegahan BSI Tasikmalaya, terungkap fakta Kredit Usaha Rakyat (KUR) salah sasaran di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya (termasuk Singaparna hingga Kabupaten Ciamis). Ini bukan satu-dua kasus, melainkan pola. Jika ditotal, nilainya mencapai sekitar miliaran rupiah, tersalur ke pihak yang secara aturan tidak berhak.

Pola pertama adalah penerima KUR berstatus ASN/TNI/Polri. Padahal Permenko Perekonomian secara tegas menyatakan bahwa penerima KUR adalah usaha mikro, kecil, dan menengah bukan untuk aparatur negara. Aturan ini tidak multitafsir. Namun faktanya, terdapat akad KUR pada 2024 kepada aparatur negara dengan nilai hingga Rp100 juta. Secara kebijakan, status penerima itu saja seharusnya cukup untuk menghentikan proses sejak awal.

Pola kedua adalah penerima yang sebelumnya telah memperoleh kredit usaha komersial, tetapi kembali menerima KUR. Permenko Perekonomian yang sama juga menegaskan, bahwa calon penerima KUR mikro belum pernah menerima kredit investasi atau modal kerja komersial. Namun di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, ditemukan KUR mengalir ke penerima yang sudah bankable, dengan nilai ratusan juta rupiah, bahkan mencapai Rp500 juta, dengan akad pada 2023–2024.

Pertanyaannya sederhana: bagaimana verifikasi bisa meloloskan penerima yang secara regulasi jelas-jelas dilarang?

Banyak Usaha Rakyat Sekarat

Ironinya, KUR dirancang untuk mereka yang belum punya akses modal. Namun di lapangan, banyak pelaku usaha mikro di Tasikmalaya masih terseok mengakses pembiayaan. Berkas bolak-balik, usaha bertahun-tahun jalan, tapi tetap dianggap belum layak, hingga akhirnya sekarat.

Sementara itu, KUR justru mengalir ke mereka yang secara ekonomi sudah lebih mapan. Setiap Rp100 juta KUR yang salah alamat berarti ada beberapa UMKM yang seharusnya bisa tertahan. Dari Rp500 juta yang mengalir ke usaha bankable ini bearti ada antrean semakin panjang bagi yang benar-benar membutuhkan. Jika KUR adalah tangga, maka di sini tangga itu justru ditarik oleh mereka yang sudah berada di atas, bukan menjadi pijakan bagi usaha rakyat untuk naik kelas.

Bungkam saat Dimintai Klarifikasi

Masalah pengawasan menjadi lebih serius ketika disandingkan dengan persoalan transparansi. Permohonan klarifikasi terkait KUR salah sasaran telah diajukan oleh Lintas Priangan. Namun hingga tenggat berlalu, Kamis (29/01/2026), BSI Tasikmalaya lebih memilih bungkam.

Sikap bungkam ini jelas-jelas kontras dengan gegap gempita peresmian gedungnya. Saat narasi inklusivitas dan keberpihakan pada UMKM disampaikan lantang, upaya klarifikasi justru disambut sunyi. Dalam isu yang menyangkut uang publik, diam seharusnya tidak menjadi pilihan. Karena ketika diam, pesannya jelas: transparansi belum menjadi prioritas.

KUR Itu Uang Rakyat, Bukan Warisan Nenek Moyang

Dalam penyaluran KUR, BSI tidak bisa diposisikan semata sebagai entitas bisnis privat. KUR bersumber dari APBN, uang rakyat yang dikelola negara untuk kepentingan publik. Karena itu, dalam konteks ini, BSI menjalankan fungsi publik.

Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Pasal 1 angka 3 UU KIP menyebutkan bahwa badan publik adalah lembaga atau badan lain yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/APBD. Dalam konteks KUR, posisi BSI jelas: badan yang mengelola dana publik wajib transparan kepada publik.

BSI bukan perusahaan warisan nenek moyang. Ia berdiri dan menjalankan program negara dari keringat rakyat, dari pajak yang dibayar masyarakat, dan karena itu keterbukaan bukan kemurahan hati, melainkan kewajiban.

Gedung Tinggi, Transparansi Jangan Tertinggal

Gedung megah di Otto Iskandar Dinata mungkin cukup berhasil jadi simbol kemajuan fisik. Namun simbol hanya bermakna jika diikuti substansi. Dalam kasus BSI Tasikmalaya, substansi itu bernama pengawasan yang ketat dan transparansi yang jujur. Ketika KUR salah sasaran dibungkus rapi, substansi yang diharapkan justru hancur.

Terlebih, BSI membawa nama syariah. Ketika kata itu dipakai, publik wajar berharap nilai amanah, keadilan, dan keterbukaan benar-benar menjadi ruh dalam kebijakan dan praktik, bukan sekadar label dan slogan.

Gedungnya memang empat lantai, tapi semangat transparansinya masih tertahan di lantai dasar, atau jangan-jangan masih jauh di luar pagar.

Berita lainnya:

Terima Kasih RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Kami, Redaksi Lintas Priangan, harus jujur sejak awal.Kami tidak mengenal keluarga korban. Tidak punya hubungan apa pun...

Wow! Laskar Gibran Resmi Terbentuk di 34 Provinsi

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Pembentukan Laskar Gibran di 34 provinsi resmi dimulai. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) organisasi relawan ini melantik jajaran...

Pengerukan Pasir Sungai: Kencang di Larangan, Sunyi di Solusi

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Saat hujan turun deras, air sungai tak lagi sekadar mengalir—ia berlari. Debit meningkat cepat, permukaan naik perlahan tapi...

Terbaru

Babak Pertama Persib vs Bali United: Maung Bandung Unggul 1-0

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Laga panas babak pertama Persib vs Bali United di...

Gerakan Indonesia ASRI Ciamis, Libatkan Partisipasi Masyarakat

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan keberhasilan Gerakan...

Haul Nike Ardilla ke-31: Legenda Bintang Kehidupan yang Terus Benderang

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pagi itu di Ciamis terasa berbeda. Aula Dinas...

Prediksi Persib vs Bali United: Bali Belum Pernah Menang!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Prediksi Persib vs Bali United menjadi perbincangan hangat jelang...

Persis Solo vs Semen Padang: Salah Langkah, Tamat!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Laga panas bertajuk Persis Solo vs Semen Padang akan...

UMB Tasikmalaya: Kampus Muda yang Menolak Biasa-Biasa Saja

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Di sebuah sudut Kota Tasikmalaya, kampus yang bahkan...

Malam Penentuan! Final Futsal Indonesia vs Thailand, Siapa Raja ASEAN 2026?

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Final panas tersaji dalam duel Futsal Indonesia vs Thailand...

Lebih dari 50% Dapur MBG Tasikmalaya Belum SLHS, Anak Jadi Taruhan?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tasikmalaya...

Prediksi Skor Persib vs Bali United: Analisis Tajam Berbasis Data

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Prediksi skor Persib vs Bali United jadi topik...

Persib Hari Ini: Jamu Bali United, 83% Publik Yakin Menang

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Persib hari ini kembali jadi sorotan saat menjamu Bali...

Priangan Timur

Gerakan Indonesia ASRI Ciamis, Libatkan Partisipasi Masyarakat

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan keberhasilan Gerakan...

Haul Nike Ardilla ke-31: Legenda Bintang Kehidupan yang Terus Benderang

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pagi itu di Ciamis terasa berbeda. Aula Dinas...

UMB Tasikmalaya: Kampus Muda yang Menolak Biasa-Biasa Saja

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Di sebuah sudut Kota Tasikmalaya, kampus yang bahkan...

Lebih dari 50% Dapur MBG Tasikmalaya Belum SLHS, Anak Jadi Taruhan?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tasikmalaya...

7 Fakta di Balik Peristiwa Penemuan Mayat di Ciamis

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Peristiwa penemuan mayat di Ciamis di aliran...

Penemuan Mayat di Ciamis Gegerkan Warga, Mengambang di Citanduy

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, digegerkan oleh penemuan...

BerSeKa Wujudkan Ciamis Bersih dan Berkelanjutan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Di bawah kepemimpinan Bupati Ciamis, Dr....

Gerakan Bank Sampah di Ciamis Hadapi Kendala SDM dan Fasilitas

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Gerakan bank sampah di Kabupaten Ciamis...

Perspektif

Popular Categories