Berita Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya Mulai Dikepung Banjir, Warga Mulai Was-Was!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Baru beberapa hari memasuki musim hujan, sejumlah titik di Kota Tasikmalaya sudah tergenang banjir. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, mengingat curah hujan diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Liputan langsung wartawan Lintas Priangan, Deni Heryanto, pada Sabtu (01/11/2025), mencatat sedikitnya ada lima lokasi yang dilanda banjir, yakni Sukawarni, Cikurubuk, Nagarawangi, Perum Cisalak, dan kawasan Elang Subandar. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai level ekstrem di beberapa titik.

Air Menggenang di Banyak Titik

Di wilayah Sukawarni dan ruas Jalan Dua Jalur Cikurubuk, banjir dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter, membuat sejumlah kendaraan harus melambat bahkan memilih putar balik.

Sementara itu, Perum Cisalak dan Elang Subandar pun mengalami genangan cukup mengganggu.

“Baru beberapa hari hujan saja, sudah banjir di beberapa lokasi,” keluh Yudi, salah seorang Ketua RT di Nagarasari, Kecamatan Cipedes. Ia mengaku sejak Jumat malam sudah mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan.

Warga Mulai Khawatir, Pemerintah Diminta Siaga

Menurut Yudi, kondisi banjir kali ini cukup membuat warga waswas, karena baru 2-3 hari hujan tapi sudah memicu banjir di beberapa wilayah termasuk di luar Kota Tasikmalaya. Ia berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak menunggu adanya kejadian besar baru bergerak.

“Kami berharap pemerintah kota siaga penuh menghadapi potensi banjir. Jangan sampai ada korban dulu baru sibuk. Drainase yang mampet perlu segera dibersihkan dan tanggul-tanggul sistem pengairan harus dicek,” ujarnya.

Di media sosial, foto-foto banjir Kota Tasikmalaya mulai berseliweran sejak dua hari ini. Warga memotret ruas jalan, halaman rumah, hingga saluran air yang sudah tidak mampu menahan debit hujan. Unggahan-unggahan itu membuat kata kunci “banjir Tasikmalaya” menjadi salah satu topik lokal yang ramai dibicarakan hari ini.

Sejumlah pedagang di area Cikurubuk juga mengaku aktivitas pasar sedikit terganggu karena genangan membuat akses masuk sulit dilalui kendaraan roda dua. Beberapa dari mereka terpaksa menunda membuka lapak sampai air mulai surut.

Hingga berita ini diturunkan, genangan di beberapa titik masih tampak belum sepenuhnya surut. Warga diminta tetap waspada, terutama pada sore hingga malam hari ketika curah hujan biasanya meningkat.

Jika kondisi tak segera ditangani, dikhawatirkan genangan hari ini menjadi tanda awal bahwa Kota Tasikmalaya memasuki musim hujan yang cukup berat. Warga berharap ada langkah antisipasi nyata agar banjir tidak semakin meluas dalam beberapa hari ke depan.

Related Articles

Back to top button