Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital, 40 Desa Hadapi Ujian Baru

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Ciamis 2026 akan memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, pemungutan suara direncanakan menggunakan sistem digital di 40 desa.

Namun, perubahan dari sistem konvensional ke digital tidak hanya soal menyiapkan perangkat. Pemerintah Kabupaten Ciamis juga menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan seluruh pemilih memahami mekanisme baru tersebut dan tidak ada warga yang kehilangan hak pilih karena persoalan teknis.

Persiapan itu kembali dibahas dalam Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa Serentak secara Digital Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis, Kamis (10/9/2026).

- Advertisement -

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengatakan digitalisasi Pilkades merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat maupun penyelenggara di daerah tersebut.

Karena itu, menurut dia, mekanisme pemungutan suara harus dijelaskan secara menyeluruh sebelum hari pelaksanaan.

“Pilkades di 40 desa ini menggunakan digitalisasi. Karena ini hal yang baru, tentu harus dipahami bersama, terutama bagaimana mekanismenya nanti ketika diterapkan di lapangan,” kata Andang.

Pilkades digital bukan berarti warga memilih dari rumah menggunakan telepon seluler masing-masing. Berdasarkan persiapan yang telah disampaikan pemerintah, pemilih tetap datang ke TPS dan menggunakan perangkat elektronik yang disediakan di lokasi pemungutan suara.

Tantangan terbesar justru berada pada kesiapan masyarakat.

Andang mencontohkan kemungkinan adanya warga yang tidak memiliki telepon seluler. Kondisi tersebut harus dijelaskan sejak awal agar penggunaan teknologi dalam Pilkades tidak menimbulkan kekhawatiran maupun kebingungan.

“Jangan sampai masyarakat paranoid dengan sistem digital. Misalnya ada warga yang tidak memiliki handphone, itu harus kita jelaskan mekanismenya sejak awal supaya di lapangan tidak menimbulkan persoalan,” ujarnya.

40 Desa, 176 TPS Jadi Titik Uji

Pilkades Serentak Ciamis 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026.

Sebanyak 40 desa yang tersebar di 22 kecamatan akan mengikuti pemilihan tersebut dengan total 176 TPS. Dari jumlah itu, seluruh TPS direncanakan menggunakan sistem digital.

Skala tersebut membuat kesiapan teknis menjadi faktor penting. Sebab, gangguan pada satu perangkat atau kesalahan prosedur di TPS dapat berpengaruh langsung terhadap proses pemungutan suara.

Pemerintah sebelumnya menyebut kebutuhan perangkat digital akan dipenuhi melalui dukungan pemerintah provinsi dan pengadaan oleh Pemkab Ciamis. Karena itu, selain jumlah perangkat, aspek pemeliharaan, kesiapan operator, cadangan perangkat serta prosedur apabila terjadi gangguan juga menjadi bagian yang perlu dipastikan sebelum hari pencoblosan.

Anggaran dan Perangkat Disiapkan

Pemkab Ciamis menyatakan dukungan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades telah disiapkan.

Andang mengatakan persiapan tidak hanya menyangkut panitia, tetapi juga perangkat keras yang dibutuhkan di lapangan.

“Perangkat kerasnya tentu harus tersedia. Kalau diperlukan, mungkin menggunakan sistem sewa, dan itu sudah kita persiapkan,” katanya.

Digitalisasi diharapkan membuat proses pemungutan dan penghitungan suara lebih efektif serta mengurangi potensi kesalahan maupun kecurangan.

Tetapi teknologi tidak otomatis menjamin sebuah pemilihan berlangsung jujur.

Faktor manusia tetap menjadi penentu, mulai dari panitia, operator, aparatur desa, calon kepala desa hingga pihak yang melakukan pengawasan.

Integritas Panitia Tetap Jadi Persoalan Penting

Andang menegaskan penggunaan teknologi harus dibarengi dengan integritas penyelenggara.

“Dengan sistem ini mudah-mudahan risiko kecurangan bisa diperkecil. Tetapi teknologi saja tidak cukup. Integritas panitia tetap menjadi faktor utama dalam menjaga proses pemilihan,” tegasnya.

Poin tersebut menjadi penting karena digitalisasi pada dasarnya mengubah alat dan prosedur pemungutan suara, bukan menghapus potensi persoalan dalam penyelenggaraan pemilu di tingkat desa.

Karena itu, transparansi mengenai cara kerja sistem, siapa yang mengoperasikan perangkat, bagaimana data suara disimpan, bagaimana hasil diverifikasi, serta apa yang dilakukan apabila perangkat mengalami gangguan menjadi hal yang perlu dipahami masyarakat.

Terlebih, Pilkades 2026 menjadi pengalaman pertama Ciamis menerapkan sistem digital secara luas.

Hak Pilih Warga Jangan Sampai Terganggu

Persoalan lain yang perlu mendapat perhatian adalah kelompok pemilih yang kurang familiar dengan teknologi, termasuk warga lanjut usia atau masyarakat yang memiliki keterbatasan tertentu.

Pemerintah sebelumnya juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar perubahan sistem tidak justru membuat pemilih ragu menggunakan hak suaranya.

Andang menyebut pendampingan bagi warga yang memang membutuhkan dapat dilakukan sepanjang sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada warga yang memang tidak bisa datang ke tempat pemungutan dan membutuhkan pendampingan, itu dimungkinkan sesuai aturan,” ujarnya.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan Pilkades digital tidak cukup hanya dilihat dari seberapa cepat hasil penghitungan suara diperoleh.

Yang tidak kalah penting adalah apakah seluruh pemilih dapat menggunakan haknya secara bebas, rahasia dan tanpa tekanan, serta apakah setiap tahapan dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan.

Secara regulasi, pelaksanaan Pilkades kini memiliki kerangka baru setelah terbitnya PP Nomor 16 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Peraturan tersebut antara lain mengatur tata cara pemilihan kepala desa.

Bagi Ciamis, penerapan sistem digital pada 40 desa sekaligus menjadi ujian tersendiri. Pemerintah tidak hanya dituntut menyediakan perangkat, tetapi juga memastikan masyarakat memahami sistem dan panitia mampu mengoperasikannya secara transparan.

Pada akhirnya, teknologi hanya menjadi alat. Kepercayaan masyarakat tetap akan ditentukan oleh bagaimana seluruh proses Pilkades dijalankan.

Andang berharap Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung aman, tertib, jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia.

“Kita harus sama-sama percaya bahwa Pilkades ini dapat dilaksanakan tanpa kecurangan,” pungkasnya. (FSL/HS)

Abiba Guard
Produk Digital

Abiba Guard

Abiba Guard adalah plugin keamanan WordPress yang menggabungkan pembatasan percobaan login, kendali mode darurat Cloudflare, perlindungan konten premium,…

Rp198.999Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk Digital

Abiba Booster

Abiba Booster adalah plugin optimasi WordPress yang membantu mengelola cache halaman, mengonversi gambar JPG dan PNG ke WebP,…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

PRIANGAN TIMUR

Futsal Kabupaten Tasikmalaya Tantang Kota Bandung di Laga Perdana PORPROV Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya akan menghadapi Kota Bandung...

180 Guru dan Siswa SMK LPT Ciamis Tak Terima Jatah MBG, Ini Kata Pihak Dapur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. CIAMIS, LINTASPRIANGAN.COM – Sebanyak 180 guru...

Target Porprov Kota Tasikmalaya 2026 Tembus 15 Besar, Mampukah Melompat dari Peringkat ke-23?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Target Porprov Kota Tasikmalaya 2026 adalah...

Kontingen Garut Diperkuat 526 Atlet, Mampukah Pertahankan Peringkat 11 di Porprov 2026?

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kontingen Garut mulai menghadapi tantangan mempertahankan...

Kasus ISPA Kabupaten Tasikmalaya Capai 1.405, Pelaporan SKDR Baru 60 Persen

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus ISPA Kabupaten Tasikmalaya menjadi perhatian...

JAWA BARAT

Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor di PORPROV Jabar 2026, Misi Emas Langsung Diuji!

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Futsal Kota Bekasi VS Kabupaten Bogor...

Futsal Purwakarta VS Bekasi di PORPROV Jabar 2026, Ambisi Emas Bertemu Tantangan Grup C

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Tim Futsal Purwakarta VS Bekasi menjadi...

Futsal Kota Cirebon Hadapi Kabupaten Bandung, Misi Emas Dimulai dari Laga Pembuka PORPROV Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. LINTAS PRIANGAN – Futsal Kota Cirebon...

Siaga Hujan di Jawa Barat hingga 29 Oktober, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Data Korban MBG Kota Cirebon Berbeda, Pembaruan Penanganan Perlu Dibuka ke Publik

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Data korban dugaan keracunan dalam program...

Kejati Jabar Setujui Lima Permohonan Restorative Justice dari Tiga Kejari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. – Kejaksaan...

Jabar Saber Hoaks Ungkap Modus Bantuan HP Gratis dan Saldo Rp50 Ribu, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Jabar Saber Hoaks mengungkap modus penipuan...

Rokok Ilegal Majalengka: 233 Ribu Batang Ditindak, Puluhan Juta Dimusnahkan di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Rokok ilegal Majalengka menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer